klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Politik

Prabowo Minta Kabinet Fokus pada Proyek Cipta Kerja

Redaksi by Redaksi
26 Mei 2026 - 02:42
Reading Time: 2 mins read
0
Prabowo Minta Kabinet Fokus pada Proyek Cipta Kerja
Buy JNews
ADVERTISEMENT

Presiden Prabowo Subianto Tekankan Pembangunan Proyek Produktif

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat pembangunan proyek-proyek produktif yang mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikannya dalam sebuah kesempatan yang menunjukkan perhatiannya terhadap kebutuhan rakyat dan kemajuan ekonomi negara.

Pernyataan tersebut diucapkan oleh Presiden setelah menghadiri acara panen raya udang di kawasan Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya fokus pada program yang benar-benar mampu memberikan nilai tambah bagi negara dan masyarakat.

“Saya kira dalam bulan-bulan ke depan kita akan mempercepat pembangunan yang produktif. Semua yang produktif akan kita jalankan,” ujar Prabowo. Ia menjelaskan bahwa proyek produktif yang dimaksud adalah program yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan penghasilan masyarakat, serta menambah kekayaan negara.

Menurut Presiden, pemerintah akan meminta seluruh jajaran kabinet untuk memprioritaskan proyek-proyek yang memiliki manfaat ekonomi nyata bagi rakyat. Ia menilai bahwa keberhasilan sebuah pembangunan tidak diukur dari megahnya infrastruktur atau gedung yang dibangun, melainkan dari hasil yang dapat dirasakan masyarakat secara langsung.

“Produktif artinya harus menghasilkan nilai tambah. Harus menciptakan lapangan kerja untuk rakyat kita, menambah kekayaan bangsa Indonesia, dan meningkatkan penghasilan rakyat,” ujarnya. Dengan demikian, ia menekankan bahwa proyek yang hanya berupa bangunan megah tanpa dampak ekonomi nyata tidak akan menjadi prioritas utama.

Prabowo juga menyampaikan pandangan tentang pembangunan gedung perkantoran. Menurutnya, pembangunan kantor-kantor baru yang tidak mendukung peningkatan ekonomi sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Ia menilai bahwa pemerintah lebih membutuhkan proyek yang menghasilkan produk, membuka peluang kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tapi produknya bagus. Hasilnya banyak, penghasilan untuk rakyat banyak, karena rakyat kita butuh pekerjaan,” katanya. Hal ini menunjukkan bahwa Presiden lebih mengutamakan hasil nyata daripada estetika atau kesan megah dari sebuah proyek.

Prioritas Pemerintah: Proyek yang Memberikan Manfaat Nyata

Dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah akan fokus pada program yang benar-benar mampu memberikan nilai tambah bagi negara. Prabowo menegaskan bahwa semua proyek yang bersifat produktif akan dipercepat pelaksanaannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa rakyat dapat merasakan manfaat langsung dari pembangunan yang dilakukan.

Ia juga menekankan bahwa proyek yang tidak memiliki dampak langsung bagi masyarakat tidak akan diprioritaskan. Dengan demikian, pemerintah akan lebih memilih proyek yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan penghasilan rakyat.

Dalam konteks ini, Presiden Prabowo menilai bahwa pembangunan kantor megah bukanlah prioritas utama jika tidak dibarengi dengan produktivitas. Ia meminta agar pembangunan kantor-kantor baru yang tidak mendukung peningkatan ekonomi ditunda terlebih dahulu. Dengan pendekatan ini, pemerintah berupaya untuk menjalankan kebijakan yang lebih berorientasi pada kebutuhan rakyat.

Kesimpulan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat pembangunan proyek-proyek produktif yang mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa proyek yang dijalankan harus mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penghasilan rakyat, dan menambah kekayaan negara. Dengan fokus pada proyek yang memiliki manfaat ekonomi nyata, pemerintah berkomitmen untuk menjalankan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Linda Benny Ditunjuk Jadi Plt Bupati Klaten Setelah Hamenang Ditahan KPK
Politik

Linda Benny Ditunjuk Jadi Plt Bupati Klaten Setelah Hamenang Ditahan KPK

19 Oktober 2026 - 07:34
Prabowo dan António Guterres Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-PBB di Hambalang
Politik

Prabowo dan António Guterres Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-PBB di Hambalang

19 Oktober 2026 - 06:41
Koalisi Sipil Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah Gibran, PKB dan Golkar Ditemui
Politik

Koalisi Sipil Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah Gibran, PKB dan Golkar Ditemui

19 Oktober 2026 - 05:48
Analis: Jokowi Diduga Ubah Sikap karena Merasa Tersisih dan Diserang Isu Ijazah
Politik

Analis: Jokowi Diduga Ubah Sikap karena Merasa Tersisih dan Diserang Isu Ijazah

18 Oktober 2026 - 14:47
Prancis Tuduh Elon Musk Ikut Memanaskan Polarisasi Politik di Eropa
Politik

Prancis Tuduh Elon Musk Ikut Memanaskan Polarisasi Politik di Eropa

18 Oktober 2026 - 05:57
SMRC Catat Elektabilitas Prabowo Turun ke 9,8 Persen, Dedi Mulyadi Naik ke 35,5 Persen
Politik

SMRC Catat Elektabilitas Prabowo Turun ke 9,8 Persen, Dedi Mulyadi Naik ke 35,5 Persen

18 Oktober 2026 - 00:39
Next Post
BPOM Temukan 22 Merek Obat Alami Berbahaya, Mayoritas Obat Kuat Daftar Ini

BPOM Temukan 22 Merek Obat Alami Berbahaya, Mayoritas Obat Kuat Daftar Ini

Ingin Kamar Lebih Mewah? Coba Tips Ini!

Ingin Kamar Lebih Mewah? Coba Tips Ini!

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com