Mahanni Yulindha Pratiwi, yang lebih dikenal sebagai Linda Benny, kembali mendapat peran penting di Pemerintah Kabupaten Klaten dalam tempo sangat singkat. Tiga hari setelah resmi dilantik sebagai wakil bupati, kader Gerindra itu kini ditunjuk menjadi pelaksana tugas Bupati Klaten setelah Bupati Hamenang Wajar Ismoyo terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Penunjukan Linda dilakukan untuk menjaga agar roda pemerintahan di Klaten tetap berjalan. Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno menyebut, secara aturan, jabatan kepala daerah sementara otomatis diisi oleh wakilnya. Keputusan itu juga sudah dituangkan dalam surat penugasan yang diserahkan pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Linda sendiri baru dilantik Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Senin, 12 Oktober 2026, di Gedung Gardhika Bhakti Praja, Semarang. Saat itu, ia masuk ke kursi wakil bupati untuk menggantikan suaminya, Benny Indra Ardhianto, yang wafat pada 7 Februari 2026 sebelum masa jabatan mereka berjalan genap setahun. Dengan demikian, perjalanan politik Linda berubah cepat dari pengisi kursi wakil menjadi penjaga sementara kepemimpinan daerah.
Nama Linda sebenarnya sudah lebih dulu mencuat ketika DPRD Klaten menggelar rapat paripurna pada 26 Agustus 2026 untuk memilih wakil bupati pengganti Benny. Dalam proses itu, ia menjadi salah satu dari dua kandidat yang diajukan, bersama Sriyunanto. Setelah terpilih, Linda menyatakan siap meneruskan tugas yang sebelumnya diemban almarhum suaminya dan mendampingi Hamenang menjalankan pemerintahan.
Dalam pernyataan usai pelantikan, Linda menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pembangunan yang telah disusun. Ia juga meminta dukungan masyarakat agar mampu menjalankan amanah dengan baik. Linda berharap kepemimpinannya dapat membawa Klaten menuju kondisi yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Di luar jabatan politiknya, Linda memiliki latar pendidikan Diploma III Komunikasi Terapan dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta, serta menyandang gelar Ahli Madya. Ia lahir di Boyolali pada 27 Juli 1992 dan berasal dari Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Klaten. Di bidang usaha, Linda dikenal sebagai pendiri Central Oil dan Motor di Delanggu sejak 2018, lalu pada 2019 disebut bergabung dengan Partai Gerindra dan pada 2025 dipercaya memimpin Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Klaten.
Perubahan jabatan yang dialami Linda tak lepas dari rangkaian peristiwa yang menimpa pimpinan daerah Klaten dalam beberapa bulan terakhir. Setelah Benny meninggal dunia pada awal 2026, posisi wakil bupati sempat kosong dan diisi melalui mekanisme politik di DPRD. Kini, setelah Hamenang tersangkut perkara hukum dan ditahan KPK di rutan Kuningan, Jakarta Selatan, Linda kembali harus mengambil peran yang lebih besar di pemerintahan daerah.










Discussion about this post