klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Politik

Abu Janda Sebut Sumbar Barbar, Wagub Vasco: Cukup Tertawa, Jangan Marah

Redaksi by Redaksi
2 Juni 2026 - 17:44
Reading Time: 2 mins read
0
Abu Janda Sebut Sumbar Barbar, Wagub Vasco: Cukup Tertawa, Jangan Marah

Respons Santai Wakil Gubernur Sumatera Barat terhadap Pernyataan Abu Janda

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, memberikan respons santai terhadap pernyataan pegiat media sosial Abu Janda yang menyebut wilayah Sumatera Barat sebagai “barbar”. Ia menilai pernyataan tersebut tidak tepat dan tidak perlu ditanggapi secara berlebihan. Menurut Vasco, label yang diberikan kepada Sumatera Barat tidak hanya menyederhanakan realitas, tetapi juga mengabaikan sejarah panjang serta nilai adat yang hidup di masyarakat Minangkabau.

“Jadi kalau ditanya ke saya, nanggapin orang seperti ini, ya cukup senyumin aja maksimal ketawain deh, tapi cukup di dalam hati,” katanya dikutip dari Instagram resminya, Sabtu (30/5).

Pernyataan Abu Janda Dinilai Sederhanakan Peradaban

Vasco menegaskan bahwa masyarakat Minangkabau selama ini dikenal memegang teguh nilai adat dan penghormatan terhadap budaya setempat. Ia menilai bahwa pernyataan yang menyebut Sumatera Barat sebagai “bar-bar” bukan hanya keliru, tetapi juga menyederhanakan sebuah peradaban yang dibangun dari nilai, adat, dan sejarah panjang.

Dalam falsafah Minangkabau, terdapat prinsip “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” yang mencerminkan sikap menghormati budaya serta nilai di tempat masyarakat berada. Selain itu, Sumatera Barat juga memiliki filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah yang menjadi fondasi kehidupan sosial masyarakat.

“Nilai ini tercermin dalam cara masyarakat berinteraksi, tegas dalam prinsip, namun santun dalam sikap,” ujarnya.

Mengabaikan Kontribusi Minangkabau

Vasco menilai pelabelan “barbar” oleh Abu Janda terhadap masyarakat Minangkabau mengabaikan fakta bahwa daerah tersebut telah melahirkan banyak tokoh bangsa dan pemimpin nasional. Ia menyinggung tradisi merantau serta sistem adat yang menjunjung tinggi musyawarah sebagai bukti kedewasaan sosial masyarakat Minang.

“Melabeli masyarakat Minangkabau sebagai ‘bar-bar’ jelas mengabaikan fakta bahwa budaya ini justru melahirkan banyak tokoh bangsa, pemikir, dan pemimpin yang berkontribusi besar bagi Indonesia,” ucapnya.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Meski demikian, Vasco meminta masyarakat tidak terpancing emosi atau larut dalam provokasi. Ia menekankan bahwa kematangan sebuah masyarakat tidak hanya diukur dari bagaimana ia membangun dirinya, tetapi juga dari bagaimana ia merespons kritik, bahkan yang tidak berdasar sekalipun.

Latar Belakang Pernyataan Abu Janda

Polemik bermula dari pernyataan Abu Janda dalam sebuah forum yang membahas isu intoleransi di Indonesia. Dalam forum itu, ia menyebut wilayah Indonesia bagian barat memiliki sentimen anti-Kristen yang cukup tinggi. Ia menyebutkan bahwa tiga tahun terakhir ini, ada sentimen anti-Kristen yang lumayan parah di negara kita, terutama di wilayah WIB seperti Jawa Barat, Banten, Lampung, Sumatera Barat, dan Riau.

Pernyataan tersebut kemudian memicu polemik setelah Abu Janda menyinggung karakter masyarakat di Jawa Barat dan Sumatera Barat dengan istilah yang dianggap provokatif. Ia menyampaikan, “Nah itu yang satu di Jabar satu lagi di Sumbar, saya gak tahu nih yang ada barbar-nya ini. Saya juga aneh gitu yang ada barbar-nya kok banyak yang barbar gitu.”

Kesimpulan

Vasco Ruseimy menegaskan bahwa masyarakat Minangkabau memiliki nilai-nilai adat dan budaya yang kuat, serta kontribusi besar terhadap perkembangan bangsa Indonesia. Ia menyarankan agar masyarakat tidak terlalu terpengaruh oleh pernyataan yang tidak objektif dan lebih fokus pada pembangunan serta harmonisasi antar komunitas.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Analis: Jokowi Diduga Ubah Sikap karena Merasa Tersisih dan Diserang Isu Ijazah
Politik

Analis: Jokowi Diduga Ubah Sikap karena Merasa Tersisih dan Diserang Isu Ijazah

18 Oktober 2026 - 14:47
Prancis Tuduh Elon Musk Ikut Memanaskan Polarisasi Politik di Eropa
Politik

Prancis Tuduh Elon Musk Ikut Memanaskan Polarisasi Politik di Eropa

18 Oktober 2026 - 05:57
SMRC Catat Elektabilitas Prabowo Turun ke 9,8 Persen, Dedi Mulyadi Naik ke 35,5 Persen
Politik

SMRC Catat Elektabilitas Prabowo Turun ke 9,8 Persen, Dedi Mulyadi Naik ke 35,5 Persen

18 Oktober 2026 - 00:39
Jokowi Singgung ‘Penumpang Gelap’ di Polemik Ijazah, Denny Indrayana Beri Respons
Politik

Jokowi Singgung ‘Penumpang Gelap’ di Polemik Ijazah, Denny Indrayana Beri Respons

17 Oktober 2026 - 21:07
SMRC Juli 2026: Dedi Mulyadi Unggul Jauh atas Prabowo dalam Simulasi Capres
Politik

SMRC Juli 2026: Dedi Mulyadi Unggul Jauh atas Prabowo dalam Simulasi Capres

17 Oktober 2026 - 20:14
Dimas Budi Prasetyo Nilai Munculnya Lagi Isu Ijazah Gibran Berkaitan dengan Peta Persaingan Elite
Politik

Dimas Budi Prasetyo Nilai Munculnya Lagi Isu Ijazah Gibran Berkaitan dengan Peta Persaingan Elite

17 Oktober 2026 - 16:42
Next Post
Botol PP vs. PPSU: Mana Terbaik untuk Si Kecil?

Botol PP vs. PPSU: Mana Terbaik untuk Si Kecil?

Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal

Mobil Berplat B Dipalak di Bandung, Dedi Mulyadi: Cari Kerja Halal

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com