Serang — Polres Serang mengerahkan ratusan personel dalam latihan simulasi pengamanan untuk menghadapi kemungkinan aksi unjuk rasa yang berkembang menjadi anarkistis. Kegiatan ini berlangsung di Mapolres Serang, Jalan Bhayangkara, Kecamatan Kragilan, pada Selasa (6/10), dengan fokus utama pada kesiapan anggota saat situasi di lapangan memburuk.
Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menjelaskan, simulasi tersebut dibuat agar setiap personel memahami peran dan tanggung jawab masing-masing ketika menghadapi demonstrasi dengan tingkat eskalasi tinggi. Menurut dia, latihan semacam ini penting sebagai bekal agar petugas tidak gagap saat harus mengambil tindakan di tengah kondisi yang dinamis.
Dalam latihan itu, para personel diperlihatkan alur penanganan aksi secara bertahap. Urutannya dimulai dari munculnya informasi mengenai rencana demonstrasi, lalu pengamanan massa di lokasi, peningkatan ketegangan, proses penanganan, hingga kondisi setelah unjuk rasa berakhir. Melalui pola tersebut, petugas dilatih untuk mengenali perubahan situasi sejak awal.
Andri menekankan bahwa kemampuan membaca keadaan menjadi kunci saat pengamanan berlangsung. Ia mengingatkan agar setiap anggota benar-benar mengetahui tugasnya masing-masing sehingga tidak terjadi kebingungan ketika kondisi di lapangan berubah cepat. “Jadi, dalam simulasi diperagakan lima tahapan mulai dari munculnya informasi rencana aksi, pengamanan massa di lokasi, peningkatan eskalasi, penanganan, dan situasi setalah unjuk rasa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan penanganan aksi harus tetap dijalankan dengan prosedur yang berlaku. Bagi Polres Serang, latihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya memastikan personel siap bertindak secara terukur, tertib, dan sesuai aturan bila menghadapi kejadian serupa secara nyata.
“Pelaksanaan simulasi pengamanan merupakan bekal kesiapan personel dalam menghadapi aksi unjuk rasa anarkistis,” ucap AKBP Andri. Harapannya, keterampilan yang diasah lewat latihan tersebut dapat diterapkan secara efektif ketika petugas benar-benar berhadapan dengan situasi yang menuntut respons cepat di lapangan.









Discussion about this post