Kematian Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara
Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau dikenal dengan nama Nus Kei, meninggal dunia setelah ditikam. Insiden ini terjadi saat ia berada di Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, pada Minggu (19/4/2026). Pelaku dari penikaman tersebut masih belum diketahui identitasnya.
Nus Kei dikenal sebagai sosok yang pernah menjadi korban dalam insiden Blowfish. Pernah mengalami pemukulan dalam peristiwa tersebut, ia kembali menjadi korban kekerasan beberapa tahun kemudian. Sebelumnya, Nus Kei juga pernah terlibat dalam perselisihan hubungan saudara akibat hasil pembagian tanah di Kota Ambon, Maluku, pada tahun 2020 silam. Akibatnya, rumah Nus Kei di Green Lake City, Tangerang dan Duri Kosambi, Jakarta Barat didatangi oleh kelompok massa.
Dalam peristiwa Blowfish yang terjadi pada April 2010, Nus Kei datang ke lokasi setelah satu hari sebelumnya terjadi keributan. Peristiwa itu juga menimbulkan kerusuhan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, di mana dua kelompok massa saling menyerang. Kerusuhan tersebut mengakibatkan empat orang tewas dan belasan lainnya luka-luka. Salah satu korban luka adalah Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selangan Komisaris Besar Gatot Eddy.
Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono, membenarkan kematian Nus Kei. Ia menjelaskan bahwa korban sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Karel Sadsuitubun sebelum dinyatakan meninggal dunia. Menurut Dave, Nus Kei menderita empat luka tusuk akibat penikaman oleh orang tak dikenal. Luka tersebut terdapat di bagian dada kanan dan kiri, leher bagian kiri, serta tulang belakang.
Latar Belakang Nus Kei
Nus Kei merupakan kerabat dari salah satu pemimpin kelompok massa yang berasal dari Pulau Kei, bagian tenggara provinsi Maluku. Identitasnya sering dikaitkan dengan kelompok-kelompok yang terlibat dalam berbagai konflik di wilayah Maluku. Hal ini membuatnya menjadi sosok yang tidak asing bagi masyarakat setempat.
Selain itu, Nus Kei juga pernah menjadi sorotan dalam kasus-kasus hukum yang melibatkan kelompok massa. Persidangan kasus Blowfish di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sempat rusuh, yang menunjukkan tingkat ketegangan yang tinggi antara berbagai pihak yang terlibat.
Penyebab Kematian Nus Kei
Penikaman yang dialami Nus Kei disebut dilakukan oleh orang tak dikenal. Hingga saat ini, penyebab pasti dari penikaman tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Namun, dari informasi yang diperoleh, pelaku belum berhasil ditangkap.
Pihak keluarga dan rekan-rekan Nus Kei menyampaikan rasa duka atas kematian korban. Mereka berharap pihak berwajib dapat segera menemukan pelaku dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Reaksi dari Partai Golkar
Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono, menyampaikan belasungkawa atas kematian Nus Kei. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan anggota partai, terutama bagi mereka yang terlibat dalam berbagai aktivitas politik dan masyarakat.
Dave juga mengimbau kepada seluruh pengurus dan kader Partai Golkar untuk tetap waspada dan menjaga sikap tenang dalam menghadapi situasi yang mungkin berpotensi memicu konflik.
Kesimpulan
Kematian Nus Kei menjadi peringatan akan bahaya kekerasan yang bisa terjadi di tengah masyarakat. Dengan adanya peristiwa ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya perdamaian dan kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.









Discussion about this post