klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Nasional

Gereja di Papua Pegunungan Gagal Bimbing Umat, Denda Miliaran Jadi Bisnis

Redaksi by Redaksi
9 Mei 2026 - 14:28
Reading Time: 2 mins read
0
Gereja di Papua Pegunungan Gagal Bimbing Umat, Denda Miliaran Jadi Bisnis

Kritik Terhadap Gereja dan Pemerintah atas Praktik Denda di Papua Pegunungan

Sebuah kritik tajam terhadap kegagalan Gereja dan pemerintah dalam menangani konflik di wilayah Papua Pegunungan muncul dari akademisi asal Jayawijaya, Marlince Siep. Ia menyatakan bahwa praktik penyelesaian konflik melalui pembayaran denda miliaran rupiah telah menjadi masalah serius yang perlu segera diatasi.

Gereja Dianggap Gagal Menggembalakan Umat

Marlince menilai bahwa Gereja gagal dalam menjalankan fungsi penggembalaan kepada umatnya. Ia menyoroti adanya ketidaksejajaran antara ajaran kasih dengan praktik hukum balas dendam yang masih dominan di tengah masyarakat. Menurutnya, hal ini merupakan bukti kegagalan Gereja dalam mengedepankan nilai-nilai cinta kasih dan pengampunan.

“Kegagalan Gereja dalam menggembalakan umat bisa dilihat dari fakta bahwa hukum ‘mata ganti mata’ masih sangat kuat dibanding ajaran kasih,” ujarnya.

Ia membandingkan pola penyelesaian konflik di wilayah Lembah yang masih menghormati adat dan nilai kekatolikan, yang lebih cenderung mengedepankan pengampunan dan sanksi denda yang masih dalam batas kemanusiaan. Dalam refleksi tertulisnya, Marlince menekankan bahwa semangat perang yang dulunya merupakan bagian dari “semangat ekonomi positif dalam adat”, kini telah bergeser menjadi “lahan bisnis” yang merugikan kemanusiaan.

Pemerintah Dinilai Memanjakan Konflik

Selain itu, Marlince juga mengkritik pemerintah yang dinilai terus-menerus memberikan bantuan denda hingga miliaran rupiah. Menurutnya, tindakan tersebut justru memperkuat rantai konflik dan memelihara kebiasaan buruk di masyarakat.

“Pemerintah harus menekan agar tidak perlu ikut membayar denda miliaran. Jika terus dilakukan, ini seolah-olah melegalkan pembunuhan sebagai pola bertahan hidup di tengah ekonomi yang sulit,” katanya.

Ia memperingatkan bahwa jika pemerintah terus melakukan hal ini, maka akan menciptakan lingkungan yang tidak sehat bagi masyarakat, di mana konflik dianggap sebagai cara untuk menyelesaikan masalah.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Dampak Terhadap Citra Kota Wamena

Kritik Marlince juga menyasar dampak sosial terhadap citra Kota Wamena dan Kabupaten Jayawijaya. Ia merasa prihatin karena konflik yang terus berulang membuat nama besar pemilik “Kota Tua Wamena, Huwulama” menjadi kotor di mata dunia luar.

Ia juga menyentil peran aparat keamanan yang dinilainya seringkali hanya menjadi penonton atau penyedia pertolongan pertama saat jatuh korban, tanpa mampu melakukan pencegahan yang efektif karena takut dikambinghitamkan.

Seruan untuk Sadar Kolektif

Menutup refleksinya, Marlince mengajak seluruh masyarakat Papua Pegunungan untuk sadar bahwa pola perang fisik seharusnya sudah ditinggalkan dan diganti dengan persaingan prestasi dan strategi yang lebih baik.

“Orang lain menonton kita sambil tertawa melihat kita sesama adik-kakak saling bunuh. Kapan kita mau sadar? Belajarlah saling menyayangi, mengampuni, dan mengasihi dari sekarang sebelum kita habis oleh tangan kita sendiri,” pungkasnya.




ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung
Nasional

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung

3 Agustus 2026 - 15:33
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata
Nasional

Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata

2 Juni 2026 - 23:59
Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata
Nasional

Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata

2 Juni 2026 - 22:21
Alasan Kampus Tolak Dapur MBG
Nasional

Alasan Kampus Tolak Dapur MBG

2 Juni 2026 - 22:08
SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri
Nasional

SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri

2 Juni 2026 - 21:28
Nasional

ASN Riau Tertipu Batu Delima: Jual Mobil Demi Jodoh Palsu

2 Juni 2026 - 17:12
Next Post
Kementerian UMKM Panggil Shopee dan TikTok Shop Soal Kenaikan Ongkir

Kementerian UMKM Panggil Shopee dan TikTok Shop Soal Kenaikan Ongkir

Jadwal Kapal Pelni KM Egon Mei 2026: Rute Waingapu–Bontang hingga Surabaya

Jadwal Kapal Pelni KM Egon Mei 2026: Rute Waingapu–Bontang hingga Surabaya

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com