klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Nasional

Kematian Kelasi Dua Ghofirul Kasyfi di KRI Radjiman Janggal, Keluarga Temukan Luka Lebam

Redaksi by Redaksi
6 Mei 2026 - 04:02
Reading Time: 3 mins read
0
Kematian Kelasi Dua Ghofirul Kasyfi di KRI Radjiman Janggal, Keluarga Temukan Luka Lebam

Keluarga Curiga atas Kematian Anggota TNI AL yang Disebut Bunuh Diri

Keluarga dari Kelasi Dua Ghofirul Kasyfi, seorang anggota TNI AL yang meninggal di dalam KRI Radjiman Wedyodiningrat pada akhir Maret 2026, mengungkapkan kecurigaan terhadap kematian korban. Menurut informasi yang diterima oleh pihak keluarga, kematian tersebut disebut sebagai bunuh diri oleh TNI AL. Namun, banyak bukti dan luka-luka yang ditemukan di tubuh korban menunjukkan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi.

Penemuan Luka Lebam yang Mencurigakan

Saat jenazah Ghofirul tiba di rumah duka, pihak keluarga menemukan banyak luka lebam di tubuh korban. Selain itu, ada pendarahan di bagian selangkangan yang membuat mereka semakin curiga. Menurut keluarga, luka-luka tersebut tidak bisa dijelaskan hanya sebagai tanda lahir seperti yang disampaikan oleh senior TNI AL.

Ayah dari Ghofirul, Mahbub Madani, menyatakan bahwa anaknya sering mengeluh tentang penganiayaan yang dialaminya selama bertugas. Ia mengaku bahwa Ovy, panggilan akrab Ghofirul, sering dipukul oleh puluhan senior setiap malam. Hal ini membuatnya sangat kesakitan dan ingin meminta pindah tugas karena merasa tidak sanggup lagi.

Pengalaman Buruk Saat Bertugas

Ghofirul mulai bertugas di KRI Radjiman Wedyodiningrat sekitar dua bulan sebelum kematiannya. Kapal bantu rumah sakit tersebut menjadi tempatnya menjalani masa orientasi selama tiga bulan. Meskipun begitu, ia masih sering berkomunikasi dengan keluarga, terutama ibunya.

Dalam komunikasinya, Ovy mengungkapkan bahwa jam istirahatnya sangat singkat, hanya satu jam per hari. Ia juga mengeluh bahwa malam-malamnya sering dihabiskan dengan pukulan dari senior. “Anak saya bilang kalau siang dia kerja dan malamnya di bantai. Dia selalu tidur jam 2 dan jam 3 sudah dibangunkan lagi,” ujar Mahbub.

Kejanggalan dalam Penemuan Jenazah

Pada akhir Maret lalu, keluarga mendapat kabar dari dua orang yang mengaku sebagai senior Ovy. Mereka datang ke Bangkalan untuk mencari Ovy karena diduga melarikan diri dari kapal. Namun, tak lama kemudian, keluarga menerima telepon dari salah satu seniornya yang memberi tahu bahwa Ovy meninggal dunia di dalam kamar kapal.

Menurut informasi yang diterima, Ovy ditemukan meninggal di dalam kamar kapal. Anehnya, sehari sebelumnya, kamar tersebut telah digeledah dan tidak ada tanda-tanda keberadaan Ovy. Pihak TNI AL kemudian memberikan informasi bahwa Ovy meninggal karena bunuh diri.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Ketidakpercayaan Keluarga

Mahbub menyatakan bahwa ia tidak percaya dengan klaim bunuh diri tersebut. “Bagi kami itu hal yang mustahil dilakukan anak saya. Dia itu orangnya tegar dan ikut bela diri jadi mentalnya cukup kuat. Pilihan bunuh diri bagi dia rasanya tidak mungkin,” ujarnya.

Jenazah Ovy akhirnya dipulangkan ke Bangkalan pada 27 April 2026. Saat peti jenazah dibuka, keluarga menemukan wajah Ovy yang lebam-lebam. Di pagi harinya, mereka memutuskan untuk membuka seluruh peti jenazah dan menemukan banyak luka lebam di tubuh korban serta darah yang mengalir dari bagian selangkangan.

Perjalanan Autopsi

Menurut Mahbub, luka di leher Ovy terletak di bagian bawah, yang berbeda dari ciri-ciri luka bunuh diri biasanya. “Seharusnya, kalau memang bunuh diri, tali ke atas karena tubuhnya merosot ke bawah,” ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa salah satu seniornya mengatakan bahwa lebam di tubuh Ovy bukanlah tanda lahir, namun ia yakin bahwa anaknya tidak memiliki tanda lahir.

Kejanggalan-kejanggalan ini membuat Mahbub sangat marah dan memutuskan untuk meminta otopsi terhadap jenazah Ovy. “Di situ saya bertekad ingin anak saya diotopsi,” pungkasnya.


ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung
Nasional

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung

3 Agustus 2026 - 15:33
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata
Nasional

Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata

2 Juni 2026 - 23:59
Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata
Nasional

Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata

2 Juni 2026 - 22:21
Alasan Kampus Tolak Dapur MBG
Nasional

Alasan Kampus Tolak Dapur MBG

2 Juni 2026 - 22:08
SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri
Nasional

SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri

2 Juni 2026 - 21:28
Nasional

ASN Riau Tertipu Batu Delima: Jual Mobil Demi Jodoh Palsu

2 Juni 2026 - 17:12
Next Post
RSUD Abdul Aziz Singkawang Kebakaran, Pasien Panik, Api Muncul dari Ruang Baterai

RSUD Abdul Aziz Singkawang Kebakaran, Pasien Panik, Api Muncul dari Ruang Baterai

Di Balik Kesuksesan Resto Jejamuran Jogja, Cinta dan Perhatian pada Jamur Sepenuh Hati

Di Balik Kesuksesan Resto Jejamuran Jogja, Cinta dan Perhatian pada Jamur Sepenuh Hati

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com