Kasus Penganiayaan di Desa Tontalete Kecamatan Kema
Pada hari Senin, 30 Maret 2026, terjadi kasus penganiayaan yang menimpa seorang laki-laki bernama Sulkifli Lambanaung (44) di Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Lokasi kejadian berada sekitar 37 kilometer dari Kota Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara. Jarak tersebut dapat ditempuh dalam waktu sekitar 46 menit dengan kendaraan bermotor melalui Jalan Tol Manado-Bitung.
Kejadian ini diduga dilakukan oleh seorang pemuda bernama Safril Antu (21), warga Jaga 4 Desa Tontalete Kecamatan Kema. Pelaku menggunakan senjata tajam jenis parang dalam melakukan aksinya. Peristiwa terjadi di Kebun Kresi Jaga 4 Desa Tontalete pada pukul 09.00 Wita.
Penjelasan dari Hukum Tua Desa
Hukum Tua Desa Tontalete, Jastus Watuna, membenarkan adanya kejadian tersebut dan memberikan keterangan terkait peristiwa ini. Menurutnya, pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian di rumahnya. Ia menyampaikan bahwa korban meninggal akibat penganiayaan yang dilakukan oleh Safril Antu.
“Ya benar, ada kejadian penganiayaan dan korban meninggal. Pelaku sudah ditangkap oleh pihak Kepolisian di rumahnya Desa Tontalete Jaga 4 Kecamatan Kema,” tulis Jastus Watuna saat di konfirmasi oleh reporter Tribun Manado Christian Wayongkere melalui sambungan WhatsApp, Selasa (31/3/2026).
Tanggapan dari Pihak Kepolisian
Di tempat terpisah, pihak Kepolisian Polres Minut juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Humas Polres Minut mengatakan bahwa akan diadakan press conference terkait kasus ini.
“Hari ini akan ada press conference, terkait kasus tersebut,” kata Humas Polres Minut kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).
Proses Penanganan Kasus
Kasus ini kini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menunggu hasil investigasi yang akan dilakukan secara transparan dan profesional. Dengan adanya penangkapan pelaku, diharapkan bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat serta menjaga ketertiban umum.
Informasi Tambahan
Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang perkembangan kasus ini dapat mengikuti saluran WhatsApp Tribun Manado atau mengakses Google News Tribun Manado. Berita-berita terkini dan populer lainnya juga tersedia di sana.










Discussion about this post