BATAM, KLIKKEPRI.com — Pemerintah Kota (Pemko) Batam meresmikan operasional Gedung Perpustakaan Tanjung Uncang yang dibangun sepenuhnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Wasco Engineering Indonesia.
Langkah ini diambil sebagai strategi taktis pemerintah daerah dalam menambal keterbatasan alokasi APBD untuk pemenuhan fasilitas publik dan literasi masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan bahwa tingginya usulan pembiayaan pembangunan dari masyarakat sering kali tidak sebanding dengan kapasitas APBD setiap tahunnya.
Oleh karena itu, keterlibatan aktif sektor swasta dinilai menjadi instrumen penyeimbang yang vital.
“Pemerintah Kota Batam menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Wasco Engineering Indonesia.
Kebutuhan pembiayaan pembangunan sering lebih besar dari alokasi APBD, maka program CSR perusahaan diharapkan dapat menjadi penyeimbang,” ujar Rudi Panjaitan, Jumat (12/6/2026).
Menanggapi isu tata kelola kemitraan, Rudi mengklarifikasi secara tegas bahwa Pemko Batam sama sekali tidak menerima, menguasai, maupun menyimpan dana CSR tersebut ke dalam rekening pemerintah.
Seluruh anggaran dikelola mandiri oleh korporasi, sementara pemerintah daerah hanya bertindak sebagai fasilitator dan koordinator agar pembangunan tepat sasaran.
Sesuai regulasi UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan PP Nomor 47 Tahun 2012, perusahaan wajib menyelaraskan program sosialnya.
Pemko Batam telah menyediakan portal resmi Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memastikan proyek yang diajukan swasta—seperti renovasi sekolah, penyediaan air bersih, hingga infrastruktur literasi—tidak tumpang tindih dengan proyek negara.
Rudi juga mengimbau perusahaan-perusahaan lain di Batam yang selama ini masih menyalurkan bantuan secara tertutup atau mandiri, agar segera melapor dan berkoordinasi dengan Bagian Kerjasama Pemko Batam demi pemerataan pembangunan infrastruktur kota.(din)










Discussion about this post