Perbandingan Sapi Kurban Presiden dan Wakil Presiden di Jakarta
Penampakan sapi kurban yang disumbangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi perhatian utama warga sekitar masjid tempat hewan tersebut ditempatkan. Kedua sapi ini memiliki bobot yang sangat besar, yaitu lebih dari satu ton, sehingga menarik perhatian masyarakat yang ingin melihatnya secara langsung.
Sapi Kurban Presiden Prabowo: Si Gemoy
Sapi yang disumbangkan oleh Presiden Prabowo Subianto ditempatkan di Masjid Jami Al-Ichrom, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat. Hewan ini memiliki berat lebih dari 1 ton dan termasuk dalam jenis limosin. Nama kesayangan dari warga setempat adalah “Si Gemoy”, karena ukuran tubuhnya yang besar dan kondisi badannya yang bersih.
Warga mengungkapkan bahwa mereka sangat penasaran dengan keberadaan sapi presiden ini. Anak-anak terutama tertarik untuk melihat hewan tersebut dari dekat. Mereka juga memberikan nama “Si Gemoy” karena bentuk tubuhnya yang gemuk dan tampak sehat.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Al-Ichrom, Murasin Kilung menjelaskan bahwa proses penurunan sapi dari truk berjalan lancar. Ia menyebut bahwa sapi ini tenang dan mudah diturunkan karena sudah terbiasa dengan penggemukan yang baik. Daging dari sapi presiden ini akan didistribusikan kepada warga sekitar masjid, khususnya di wilayah RW 09 Kelurahan Kamal.
Hingga saat ini, masjid telah menerima total 11 ekor sapi dan 11 kambing sebagai hewan kurban. Penyembelihan rencananya akan dilakukan dalam dua sesi, yaitu pada hari H dan satu hari setelah Idul Adha.
Sapi Kurban Wapres Gibran: Wirobumi
Di sisi lain, sapi kurban milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditempatkan di halaman Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sapi ini memiliki bobot mencapai 1,1 ton dan diberi nama “Wirobumi”. Nama tersebut diberikan oleh Untung Edisusanto, perawat sapi tersebut, karena merasa cocok dengan pemiliknya.
Sapi berwarna coklat ini berasal dari peternakan di kawasan Tajurhalang, Bogor, Jawa Barat. Untung mengungkapkan bahwa jenis sapi ini adalah Brahman dan berusia sekitar lima tahun. Ia menyebut bahwa pemberian nama “Wirobumi” dilakukan secara spontan agar terasa sesuai dengan pemiliknya.
Sapi raksasa ini ditempatkan di Plaza Arrahman bersama sapi milik Presiden Prabowo Subianto. Kedua hewan ini rencananya akan dipotong pada Kamis (28/5/2026). Sebelumnya, sapi Presiden akan diserahkan pada Rabu (27/5/2026).

Kesamaan dan Perbedaan
Meskipun keduanya memiliki bobot yang sama-sama besar, ada beberapa perbedaan dalam cara penyampaian dan penamaan. Sapi Presiden Prabowo diberi nama oleh warga setempat, sedangkan sapi Wakil Presiden diberi nama oleh perawatnya sendiri. Selain itu, sapi Presiden ditempatkan di masjid yang lebih kecil, sementara sapi Wakil Presiden ditempatkan di masjid yang lebih besar dan terkenal.
Kedua hewan kurban ini menunjukkan kepedulian para pejabat terhadap masyarakat sekitar dan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin melihat langsung keberadaan mereka. Dengan bobot yang luar biasa, kedua sapi ini tidak hanya menjadi simbol kekayaan tetapi juga menjadi bagian dari tradisi berkurban yang kental di Indonesia.









Discussion about this post