klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Human Interest

Renungan Selasa 03 April 2026: Kasih yang Tak Pernah Pergi

Redaksi by Redaksi
3 April 2026 - 19:30
Reading Time: 4 mins read
0
Renungan Selasa 03 April 2026: Kasih yang Tak Pernah Pergi
Buy JNews
ADVERTISEMENT

Renungan Harian Katolik: Kasih yang Tidak Pergi

Renungan hari ini memiliki tema “kasih yang tidak pergi”. Khususnya untuk hari Selasa dalam pekan suci, yaitu hari perayaan Santo Benyamin, Martir, dengan warna liturgi ungu. Mari kita simak renungan hari ini yang diadakan pada 03 April 2026.

Bacaan Liturgi Katolik

Bacaan Pertama: Yesaya 49:1-6

“Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”

Dengarkanlah aku, hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! Tuhan telah memanggil aku sejak dari kandungan, telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku. Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam dan membuat aku berlindung dalam naungan tangan-Nya. Ia telah membuat aku menjadi anak panah yang runcing, dan menyembunyikan aku dalam tabung panah-Nya. Ia berfirman kepadaku, “Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku.” Tetapi aku berkata, “Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia! Namun, hakku terjamin pada Tuhan, dan upahku pada Allahku.” Maka sekarang berfirmanlah Tuhan yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya; yang karenanya aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allahku menjadi kekuatanku; beginilah firman-Nya, “Terlalu sedikit bagimu untuk hanya menjadi hamba-Ku, hanya menegakkan suku-suku Yakub, dan mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Maka Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm. 71:1-2.3-4a.5-6b.15.17

Ref. Mulutku akan menceritakan keadilan-Mu, ya Tuhan.

1. Pada-Mu, ya Tuhan, aku berlindung, jangan sekali-sekali aku mendapat malu. Lepaskan dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku!

2. Jadilah padaku gunung batu tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan diri; sebab Engkaulah bukit batu dan pertahananku, ya Allah, luputkanlah aku dari tangan orang fasik!

3. Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, Engkaulah kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah. Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkaulah yang telah mengeluarkan aku dari perut ibuku!

4. Mulutku akan menceritakan keadilan-Mu, dan sepanjang hari mengisahkan keselamatan yang datang dari-Mu, sebab aku tidak dapat menghitungnya. Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib.

Bait Pengantar Injil

Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Salam, ya Raja kami yang setia kepada Bapa; Engkau dibawa untuk disalibkan, tidak membuka mulut seperti domba yang dibawa ke pembantaian.

Bacaan Injil: Yohanes 13:21-33.36-38

“Salah seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku … Sebelum ayam jantan berkokok, engkau akan menyangkal Aku tiga kali.”

Di dalam perjamuan Paskah dengan murid-murid-Nya Yesus sangat terharu, lalu bersaksi, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku.” Murid-murid itu memandang seorang kepada yang lain; mereka bertanya-tanya siapa yang dimaksudkan-Nya. Seorang di antara murid-murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya. Kepada murid itu Simon Petrus memberi isyarat dan berkata, “Tanyakanlah siapa yang dimaksudkan-Nya!” Murid yang duduk dekat Yesus itu berpaling dan berkata kepada Yesus, “Tuhan, siapakah itu?” Jawab Yesus, “Dia adalah orang, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya.” Sesudah berkata demikian, Yesus mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot. Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya, “Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera.” Tetapi tidak ada seorang pun dari antara mereka yang duduk makan itu mengerti apa maksud Yesus mengatakan itu kepada Yudas. Karena Yudas memegang kas, ada yang menyangka bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin. Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam. Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus, Sekarang Anak Manusia dipermuliakan, dan Allah dipermuliakan dalam Dia. Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera. Hai anak-anak-Ku, tinggal sedikit waktu saja Aku bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi ‘Ke tempat Aku pergi tidak mungkin kamu datang’ demikian pula Aku mengatakannya sekarang kepada kamu. Simon Petrus berkata kepada Yesus, “Tuhan, ke manakah Engkau pergi?” Jawab Yesus, “Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang,, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.” Kata Petrus kepada-Nya, “Tuhan, mengapa aku tidak dapat mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu.” Sahut Yesus, “Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau akan menyangkal Aku tiga kali.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik: “Kasih yang Tidak Pergi”

Di tengah suasana Perjamuan Terakhir, Yesus tahu bahwa Ia akan dikhianati dan disangkal. Namun, dalam situasi seperti itu, Dia tidak menjauh; Dia tidak menghindar. Dia tetap hadir, tetap mengasihi. Bahkan, kepada Yudas Iskariot yang mengkhianati-Nya, Dia masih memberikan roti. Kepada Petrus, Ia tetap percaya, meskipun Dia tahu penyangkalan akan datang.

Yesus tidak menuntut kesempurnaan dari murid-murid-Nya. Ia tahu kelemahan mereka, dan tetap memilih mereka. Kasih-Nya tidak bergantung pada kesetiaan kita, tetapi pada hati-Nya yang tidak berubah. Kasih sejati tidak lari dari luka dan penderitaan. Kasih sejati tetap tinggal, bahkan ketika dikhianati.

Ya Tuhan, semoga kami mampu menjadi murid-murid-Mu yang setia. Amin.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Dua Harimau Bandung Zoo Meninggal, Dedi Mulyadi Turun Tangan untuk Ini
Human Interest

Dua Harimau Bandung Zoo Meninggal, Dedi Mulyadi Turun Tangan untuk Ini

6 April 2026 - 23:49
Kekayaan Wira Arizona Naik Rp300 Juta Tahunan, 4 Tahun Jadi Jaksa
Human Interest

Kekayaan Wira Arizona Naik Rp300 Juta Tahunan, 4 Tahun Jadi Jaksa

6 April 2026 - 17:30
Reaksi Ibu saat Okin Disebut Jual Rumah Anak, Mantan Mertua Rachel Vennya Sedih: Semakin Kacau
Human Interest

Reaksi Ibu saat Okin Disebut Jual Rumah Anak, Mantan Mertua Rachel Vennya Sedih: Semakin Kacau

6 April 2026 - 11:47
Penasihat hukum: Ammar Zoni prioritaskan kesehatan mental anaknya
Human Interest

Penasihat hukum: Ammar Zoni prioritaskan kesehatan mental anaknya

6 April 2026 - 06:11
Kondisi macan tutul di Puncak Bogor diduga berasal dari Gunung Gede Pangrango
Human Interest

Kondisi macan tutul di Puncak Bogor diduga berasal dari Gunung Gede Pangrango

6 April 2026 - 05:24
Anak 9 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo, Warga dan SAR Lakukan Pencarian
Human Interest

Anak 9 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo, Warga dan SAR Lakukan Pencarian

6 April 2026 - 03:43
Next Post
Sektor Publik Jerman Kurangi Ketergantungan pada Teknologi AS

Sektor Publik Jerman Kurangi Ketergantungan pada Teknologi AS

Jembatan Nusamara Jembrana Bali Dibangun Kembali Setelah Rusak Diterjang Banjir Sejak 2021

Jembatan Nusamara Jembrana Bali Dibangun Kembali Setelah Rusak Diterjang Banjir Sejak 2021

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com