klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Politik

Polda Aceh Berantas Judi, Amankan Kamtibmas Piala Dunia 2026

Redaksi by Redaksi
5 Juni 2026 - 13:12
Reading Time: 3 mins read
0
Polda Aceh Berantas Judi, Amankan Kamtibmas Piala Dunia 2026
Buy JNews
ADVERTISEMENT

Seruan Jaga Ketertiban dan Hindari Perjudian Selama Piala Dunia 2026 di Aceh

Menyambut gelaran akbar sepak bola dunia, Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026, otoritas keamanan di Aceh telah mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh masyarakat. Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, secara tegas meminta masyarakat untuk menjauhi segala bentuk aktivitas perjudian yang kerap marak terselubung di balik euforia turnamen olahraga terbesar ini.

Piala Dunia, menurut Kapolda, seharusnya menjadi momen untuk merayakan sportivitas, mempererat tali silaturahmi antar sesama, serta meningkatkan rasa persatuan dan kebersamaan. Namun, potensi penyalahgunaan momen ini sebagai sarana pelanggaran hukum, terutama perjudian, harus diantisipasi sejak dini.

“Sepak bola adalah olahraga yang sangat digemari. Mari kita jadikan Piala Dunia sebagai ajang hiburan yang sehat dan sarana mempererat silaturahmi. Jaga keamanan dan ketertiban, serta jangan mudah terprovokasi oleh perbedaan dukungan tim,” ujar Kapolda Aceh.

Perjudian dalam bentuk apa pun, baik secara langsung maupun melalui platform digital, ditekankan sebagai tindakan ilegal yang memiliki konsekuensi hukum serius. Selain itu, praktik ini juga berpotensi menimbulkan dampak sosial negatif yang merugikan individu, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Menjunjung Tinggi Sportivitas dan Kearifan Lokal

Lebih lanjut, masyarakat diimbau untuk tidak terbawa dalam fanatisme berlebihan terhadap tim favorit. Perbedaan pilihan dalam olahraga adalah hal yang lumrah dan seharusnya disikapi dengan kedewasaan, kesantunan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Jangan sampai perbedaan dukungan tim berujung pada saling mengejek, menghina, menyebarkan ujaran kebencian, atau provokasi yang dapat memicu konflik. Sepak bola seharusnya menjadi pemersatu, bukan pemecah belah,” tegas Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan agar euforia kemenangan tidak berlebihan, seperti konvoi kendaraan yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan. Sebaliknya, jika tim yang didukung mengalami kekalahan, masyarakat diminta untuk bersikap dewasa dan tidak melakukan tindakan anarkis atau pengrusakan fasilitas umum. Pengrusakan terhadap tempat menonton bersama, warung kopi, kafe, atau fasilitas publik lainnya akibat kekecewaan dinilai sebagai tindakan yang merugikan dan berimplikasi hukum.

Dalam konteks Aceh yang dikenal sebagai “Serambi Mekkah”, Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan pelaksanaan Syariat Islam. Semangat mendukung tim favorit harus sejalan dengan norma kesopanan, etika bermasyarakat, dan budaya saling menghormati yang menjadi identitas masyarakat Aceh.

“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Aceh menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan nilai-nilai Syariat Islam. Nikmati pertandingan dengan cara yang santun, tertib, dan bermartabat,” imbuhnya.

Bijak Bermedia Sosial dan Menghormati Hak Siar

Masyarakat juga diingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial selama periode Piala Dunia 2026. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, atau konten provokatif yang dapat memicu perselisihan antar suporter harus dihindari.

Selain itu, Kapolda Aceh juga mengimbau masyarakat, pelaku usaha, dan pengelola tempat umum untuk mematuhi ketentuan terkait hak siar Piala Dunia 2026. Penayangan pertandingan secara publik maupun untuk kepentingan komersial harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku. Antusiasme menyaksikan Piala Dunia tidak boleh berujung pada permasalahan hukum terkait hak siar.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Polda Aceh dan seluruh jajarannya akan terus melakukan langkah-langkah preventif, edukatif, dan pengawasan di lapangan. Dengan menjunjung tinggi sportivitas, menghormati perbedaan, menjaga nilai-nilai Syariat Islam, serta mematuhi hukum, diharapkan seluruh rangkaian Piala Dunia 2026 dapat dinikmati sebagai hiburan yang membahagiakan, mempererat persaudaraan, dan menjaga kondusivitas keamanan di Aceh.

Euforia Jersey Tim Nasional Mulai Terasa di Aceh Tengah

Di sisi lain, semangat menyambut Piala Dunia 2026 sudah mulai terasa hingga ke Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah. Atmosfer antusiasme masyarakat dan pencinta sepak bola di kota dingin ini mulai tampak, salah satunya melalui peningkatan penjualan jersey tim nasional kontestan turnamen.

Meskipun perhelatan akbar ini baru akan dimulai pertengahan Juni mendatang, penjualan jersey negara-negara peserta Piala Dunia 2026 dilaporkan mulai meningkat dan cukup ramai. Fenomena ini terpantau di beberapa toko perlengkapan olahraga.

Pemilik salah satu toko, Alfian, mengungkapkan bahwa gairah pencinta sepak bola di Aceh Tengah untuk membeli jersey timnas peserta Piala Dunia 2026 sudah mulai terasa. Ia memprediksi bahwa omzet penjualan akan melonjak drastis beberapa hari menjelang pertandingan pembuka, seiring dengan memanasnya tensi turnamen.

Alfian mengaku hanya berani menyediakan stok jersey dari negara-negara yang memiliki basis pendukung besar di Indonesia, bertabur pemain bintang, dan diunggulkan kuat untuk meraih gelar juara. Di tokonya, jersey tersebut dibanderol mulai dari harga Rp150.000. Beberapa negara unggulan yang menjadi andalannya antara lain Portugal, Spanyol, Prancis, Jerman, dan Inggris, yang dinilai paling aman dan cepat laku karena selalu memiliki tempat di hati masyarakat lokal.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Analis: Pergeseran Listyo Sigit dan Pratikno untuk Mengecilkan Pengaruh Poros Solo
Politik

Analis: Pergeseran Listyo Sigit dan Pratikno untuk Mengecilkan Pengaruh Poros Solo

4 Oktober 2026 - 04:55
MK Telusuri Dokumen Pendidikan Gibran, Kemendikdasmen Sebut Hanya Ada Sertifikat Kehadiran dari UTS Insearch
Politik

MK Telusuri Dokumen Pendidikan Gibran, Kemendikdasmen Sebut Hanya Ada Sertifikat Kehadiran dari UTS Insearch

4 Oktober 2026 - 02:55
Penempatan Listyo Sigit di KSP Dinilai Tunjukkan Prabowo Pakai Ukuran Pragmatis
Politik

Penempatan Listyo Sigit di KSP Dinilai Tunjukkan Prabowo Pakai Ukuran Pragmatis

3 Oktober 2026 - 00:55
Prabowo Lantik Pimpinan Wantimpres dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Rocky Gerung Hadir di Istana
Politik

Prabowo Lantik Pimpinan Wantimpres dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Rocky Gerung Hadir di Istana

2 Oktober 2026 - 20:55
MK Tolak Permintaan Hadirkan Gibran di Sidang Sengketa Pemilu Denny Indrayana
Politik

MK Tolak Permintaan Hadirkan Gibran di Sidang Sengketa Pemilu Denny Indrayana

2 Oktober 2026 - 04:55
Listyo Sigit Tanggapi Isu Pergantian Jabatan, Sebut KSP sebagai Tugas Kehormatan
Politik

Listyo Sigit Tanggapi Isu Pergantian Jabatan, Sebut KSP sebagai Tugas Kehormatan

2 Oktober 2026 - 02:55
Next Post
Leo & Virgo 3 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Leo & Virgo 3 Juni 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan

Oknum TNI Palsukan Sertifikat Tanah: Saling Lapor Berujung Sidang Militer

Oknum TNI Palsukan Sertifikat Tanah: Saling Lapor Berujung Sidang Militer

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com