Hubungan Cristiano Ronaldo dan Timnas Portugal belum juga mereda setelah insiden saat melawan Norwegia di UEFA Nations League 2026-2027. Pemain berusia 41 tahun itu disebut memiliki satu syarat utama jika ingin kembali membela Selecao das Quinas, yakni Jorge Jesus tidak lagi menangani tim nasional. Situasi ini membuat peluang Ronaldo comeback ke skuad Portugal kini bergantung pada masa depan sang pelatih.
Persoalan bermula pada matchday kedua ketika Ronaldo hanya berada di bangku cadangan saat Portugal menghadapi Norwegia. Ia bahkan sudah menjalani pemanasan dan diyakini akan diberi kesempatan tampil sebagai pemain pengganti. Namun Jesus tak kunjung memainkannya, padahal ada kesan sebelumnya Ronaldo akan mendapat menit bermain. Keputusan itu memicu kekecewaan besar dari peraih banyak rekor bersama Portugal tersebut.
Setelah pertandingan itu, Ronaldo meninggalkan kamp latihan tim lebih cepat. Ia kemudian menyampaikan pesan lewat akun media sosial pribadinya, yang makin memperbesar sorotan publik terhadap ketegangan antara dirinya dan Jesus. Federasi Sepak Bola Portugal, FPF, ikut turun tangan untuk meredakan suasana yang memanas, tetapi persoalan itu belum benar-benar tuntas.
Ketika Portugal menang 2-1 atas Norwegia pada matchday ketiga, Senin (5/10/2026), Jorge Jesus mencoba membuka pintu bagi Ronaldo. Ia menegaskan bahwa keputusan ada di tangan sang pemain. “Semuanya masih terbuka. Cristiano harus memutuskan nasibnya sendiri, hal itu tidak bergantung pada saya,” kata Jesus. Ia juga menyebut konflik itu hanya kesalahpahaman yang menurutnya mudah diselesaikan, seraya menegaskan dirinya tidak merasa sedih.
Jesus bahkan masih berharap Ronaldo bersedia bergabung pada jeda internasional November. Namun, kabar dari CNN Portugal menunjukkan situasinya tidak sesederhana itu. Jurnalis Rui Santos melaporkan bahwa Ronaldo sudah menyampaikan kepada orang-orang terdekatnya bahwa ia tidak akan kembali memperkuat tim nasional selama Jesus tetap berada di kursi pelatih. Artinya, hubungan keduanya kini menjadi faktor penentu bagi masa depan Ronaldo di tim nasional.
Di sisi lain, posisi Jesus sendiri belum mudah digoyang. Mantan pelatih Benfica dan Al Hilal itu terikat kontrak sampai Juli 2030 setelah ditunjuk menggantikan Roberto Martinez, yang gagal di Piala Dunia 2026. FPF juga dinilai tidak akan buru-buru mengambil keputusan ekstrem, apalagi Jesus baru membawa Portugal lolos ke perempat final Liga Antarbangsa Eropa. Dengan kondisi tersebut, kembalinya Ronaldo ke timnas dalam waktu dekat tampak belum akan terjadi.
Padahal, kontribusi Ronaldo untuk Portugal masih luar biasa. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional sekaligus pemilik jumlah penampilan terbanyak, dengan 146 gol dari 234 laga. Rekor itu membuat setiap perkembangan soal masa depannya bersama Portugal tetap menjadi perhatian besar publik sepak bola dunia.









Discussion about this post