Persib Bandung dan Borneo FC Pastikan Tiket ke ASEAN Club Championship 2026
Dua klub besar sepak bola Indonesia, Persib Bandung dan Borneo FC, telah dipastikan menjadi wakil resmi negara dalam ajang ASEAN Club Championship musim depan. Keputusan ini diambil berdasarkan regulasi yang dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF), sehingga memastikan bahwa hanya dua tim dengan prestasi terbaik di kompetisi domestik yang akan mewakili Indonesia.
Keputusan ini juga mematahkan spekulasi mengenai kemungkinan keikutsertaan klub lain, seperti Persija Jakarta, yang sempat dikabarkan memiliki peluang untuk tampil di level regional. Namun, I.League memilih untuk tetap berpegang pada aturan yang jelas dan menghindari risiko penolakan dari AFF, seperti yang terjadi pada musim lalu.
Regulasi AFF Menentukan Wakil Indonesia
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menyampaikan kepastian tersebut pada Jumat (29/5/2026). Saat dikonfirmasi, ia mengonfirmasi bahwa Persib Bandung dan Borneo FC akan menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang bergengsi tersebut.
“Yup (Persib dan Borneo FC ikut),” ujarnya tanpa memberikan detail tambahan.
Menurut aturan AFF, slot untuk ASEAN Club Championship harus diberikan kepada dua tim dengan capaian terbaik di kompetisi domestik sebelumnya. Berdasarkan klasemen akhir Super League 2025/2026, Persib Bandung berada di posisi pertama, sedangkan Borneo FC menempati posisi kedua setelah kalah head-to-head dengan sang juara.
“Seperti yang pernah kita sampaikan, sesuai entry regulation ASEAN Club Championship. Yang menjadi wakil adalah peringkat 1 dan 2 kompetisi. Jadi yang mewakili Indonesia adalah Persib Bandung dan Borneo FC,” tambah Asep Saputra.
Menghindari Kesalahan Masa Lalu
Langkah hati-hati yang diambil oleh I.League bertujuan untuk menghindari pengulangan kesalahan yang terjadi pada musim 2025/2026. Pada masa itu, Indonesia tidak memiliki representasi sama sekali di ajang tersebut karena pendaftaran Persebaya Surabaya dan Malut United ditolak oleh AFF.
Pada saat itu, PT Liga Indonesia Baru, operator lama, mencoba mendaftarkan dua klub yang berada di posisi ketiga dan keempat klasemen Liga 1 2024/2025. Namun, AFF menolak pendaftaran tersebut karena dinilai melanggar aturan formal turnamen.
Sebelum keputusan final diumumkan, Asep Saputra sempat menyebutkan kemungkinan bagi klub lain, termasuk Persija Jakarta, untuk ikut serta. Namun, manajemen I.League memilih untuk tetap konservatif dan mengikuti instruksi terbaru dari AFF.
“Saya harus hati-hati menyiapkan ini karena ini bukan sebuah janji. Tapi kami berupaya kalau memang harus bisa diberikan kepada peringkat ketiga (Persija) atau seperti apa. Tapi berdasarkan regulasi ya memang harus peringkat pertama dan kedua. Tapi kami masih menunggu saja dan AFF akan merilisnya,” pungkasnya.
Spekulasi yang Dihentikan
Pernyataan resmi ini juga sekaligus membantah berbagai spekulasi yang sempat berembus tentang kans tim-tim peringkat ketiga dan keempat untuk tampil di ASEAN Club Championship. Meskipun ada upaya untuk mempertimbangkan klub-klub lain, I.League memutuskan untuk tetap berpegang pada aturan yang jelas dan transparan.
Dengan keputusan ini, Persib Bandung dan Borneo FC siap bersaing di level regional, menjaga reputasi sepak bola Indonesia di kancah Asia Tenggara. Kedua klub ini diharapkan dapat membawa nama baik Indonesia dan menunjukkan performa terbaik mereka di ajang tersebut.










Discussion about this post