Perkembangan Performa Madura United di Bawah Kepemimpinan Rakhmat Basuki
Madura United menunjukkan peningkayaan signifikan dalam performa mereka, terutama di bawah arahan pelatih caretaker, Rakhmat Basuki. Lini pertahanan tim ini kini tampil lebih solid, dengan hanya kebobolan empat gol dalam lima laga terakhir. Bahkan, dua pertandingan terakhir berhasil mencatatkan clean sheet. Sementara itu, lini depan juga menunjukkan produktivitas yang baik, dengan mencetak delapan gol dari total lima pertandingan.
Strategi yang diterapkan oleh Rakhmat Basuki berfokus pada permainan bertahan dan serangan balik yang efektif. Ia menekankan pentingnya menjaga pertahanan yang kuat agar tim tidak mudah kalah. Selain itu, ia memilih untuk menunggu lawan di area sendiri sebelum melakukan transisi cepat, alih-alih menerapkan high pressing.
Strategi Bertahan yang Efektif
Rakhmat Basuki mengatakan bahwa pendekatannya lebih logis dibandingkan cara-cara yang sebelumnya digunakan. Menurutnya, jika pertahanan kuat, maka minimal tim tidak akan kalah. Namun, jika pertahanan gagal, kemungkinan besar tim akan kalah. Oleh karena itu, ia fokus memperbaiki pertahanan dengan memastikan formasi fleksibel dan adaptif.
Pendekatan ini telah terbukti efektif, terutama ketika Madura United mengalahkan Bali United dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5/2026). Meski terus ditekan oleh lawan, Madura United tetap tenang dan tidak terpancing untuk meladeni permainan terbuka lawan.
“Beberapa momen tadi saya bilang, saya tidak mau pemain melakukan high pressing. Kami tunggu di bawah, rebut bola itu, kami lakukan transisi,” ujar Rakhmat Basuki.
Pengaruh Pelatih Iwan Setiawan
Skema permainan yang mengandalkan lini pertahanan yang kuat juga tidak lepas dari pengaruh Iwan Setiawan, pelatih yang pernah bekerja sama dengan Rakhmat Basuki di akademi Madura United. Iwan dianggap sebagai mentor yang memberikan kontribusi besar dalam membentuk pola permainan bertahan yang efektif.
“Ketika saya belajar di akademi, coach Iwan menanamkan bagaimana bisa kuat secara unit di belakang,” jelas Rakhmat Basuki.
Ujian Berikutnya untuk Madura United
Masih tersisa tiga pertandingan lagi bagi Madura United untuk membuktikan solidnya lini pertahanan mereka musim ini. Pertandingan tersebut adalah:
- Menghadapi Bhayangkara FC di kandang mereka, tanggal 11 Mei 2026
- Menghadapi PSIM Yogyakarta di kandang mereka, tanggal 17 Mei 2026
- Menerima kunjungan PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, tanggal 23 Mei 2026
Gelandang Madura United, Iran Junior, berharap timnya dapat terus menunjukkan performa konsisten di tiga pertandingan sisa ini. Ia menyatakan bahwa tim akan berlatih sangat keras setiap hari untuk memastikan hasil yang maksimal.
“Kami akan berlatih sangat keras setiap hari. Kami berharap bisa membawa Madura terus naik di klasemen,” ujar Iran Junior.










Discussion about this post