Persebaya Surabaya Tampil Dominan, Kalahkan PSBS Biak 4-0
Persebaya Surabaya tampil luar biasa saat menjamu PSBS Biak dalam lanjutan pekan ke-31 Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (2/5/2025) sore, berakhir dengan skor telak 4-0 untuk kemenangan tim berjuluk Bajul Ijo.
Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Persebaya, tetapi juga menjadi pukulan telak bagi PSBS Biak. Kekalahan ini resmi membuat PSBS Biak terdegradasi ke kasta kedua kompetisi sepak bola Indonesia, karena perolehan poin mereka tidak mungkin lagi mengejar zona aman di peringkat 15.
Perubahan Taktik Jitu Bernardo Tavares
Pertandingan babak pertama berjalan alot. Pertahanan rapat yang dikawal oleh Dimas Galih sempat menghambat serangan Persebaya. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares melakukan langkah berani dengan menarik keluar Gali Freitas dan Arief Catur untuk memasukkan Bruno Moreira dan Malik Risaldi.
Strategi ini terbukti menjadi kunci kemenangan. Pada menit ke-54, Milos Raickovic membuka keunggulan Persebaya setelah menerima umpan dari Bruno Moreira. Di menit ke-66, Raickovic mencatatkan brace setelah memanfaatkan umpan silang akurat dari Malik Risaldi.
Dominasi Total Rivera di Menit Akhir
Setelah unggul dua gol, intensitas serangan Persebaya tidak menurun. Lini pertahanan PSBS Biak mulai goyah akibat cedera yang menimpa kiper utama mereka, Dimas Galih, yang terpaksa digantikan oleh Andika Wisnu. Francisco Rivera kemudian mengambil alih panggung pada menit ke-75 dengan mencetak gol ketiga.
Tidak berhenti di situ, pada menit ke-81, Rivera kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan 4-0 bagi tuan rumah. Kekalahan ini menjadi momen pahit bagi PSBS Biak, yang harus menerima kenyataan pahit kembali turun kasta.
Statistik dan Fakta Pertandingan
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Bajul Ijo yang berhasil menyapu bersih tiga laga terakhir dengan kemenangan beruntun. Ketajaman duet Milos Raickovic dan Rivera menjadi ancaman serius bagi tim-tim papan atas lainnya dalam perebutan posisi championship series.
Skor Akhir: Persebaya 4-0 PSBS Biak
Pencetak Gol: Milos Raickovic (54′, 66′), Rivera (75′, 81′)
Stadion: Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya
Wasit: Muhammad Tri Santoso
Bagi para Bonek, hasil ini menjadi sinyal positif bahwa tim kesayangan mereka berada di jalur yang tepat untuk bersaing di papan atas hingga akhir musim.
Rahasia Taktik di Ruang Ganti
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, kebuntuan di babak pertama terjadi karena permainan yang cenderung lambat dan kurangnya kreativitas dalam membongkar pertahanan lawan. Di ruang ganti, Tavares memberikan instruksi khusus untuk mempercepat sirkulasi bola.
“Di ruang ganti, kami membicarakan apa yang bisa kami perbaiki agar terus berlanjut. Saya rasa, fakta bahwa kami mengoper bola lebih cepat di babak kedua adalah kuncinya,” kata Bernardo Tavares saat ditemui ai pertandingan.
Selain aspek teknis, Tavares menekankan pentingnya intensitas permainan. Hal ini terbukti efektif karena PSBS Biak mulai kewalahan menutup ruang gerak pemain-pemain lini tengah Persebaya yang tampil lebih agresif sejak peluit babak kedua dibunyikan.
Pergantian Pemain yang Mengubah Alur Laga
Keputusan krusial diambil Tavares dengan memasukkan tiga tenaga baru sekaligus di babak kedua, yakni Bruno Moreira, Malik Risaldi dan Bruno Paraiba. Masuknya ketiga pemain ini memberikan warna berbeda pada pola serangan Persebaya.
Bruno Moreira: Memberikan tekanan di sisi sayap dengan kecepatan dribel.
Malik Risaldi: Menambah daya gedor lewat pergerakan tanpa bola.
Bruno Paraiba: Memperkuat transisi dari bertahan ke menyerang.
“Babak kedua kami menunjukkan intensitas yang lebih tinggi. Dan setelah kami mencetak satu gol, semuanya menjadi lebih mudah karena kami menciptakan banyak peluang,” terang pelatih kelahiran 2 Mei 1980 tersebut.
Dampak Cedera Kiper PSBS Biak
Keberuntungan juga tampak berpihak pada Persebaya ketika kiper utama PSBS Biak, Dimas Galih, terpaksa ditarik keluar akibat cedera pada menit ke-50. Padahal, Dimas tampil gemilang di babak pertama dengan melakukan setidaknya tiga penyelamatan krusial.
Posisi Dimas kemudian digantikan oleh Andika Wisnu. Perubahan di bawah mistar gawang lawan ini dimanfaatkan dengan maksimal oleh lini depan Persebaya. Hanya tiga menit setelah pergantian kiper tersebut, Milos Raickovic berhasil memecah kebuntuan yang kemudian memicu aliran gol-gol berikutnya.
Milos Raickovic, sang gelandang jangkar, mengaku sangat puas dengan hasil ini. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif Persebaya yang menyapu bersih tiga laga terakhir dengan kemenangan dan catatan clean sheet (tanpa kebobolan).
“Kiper mereka tampil sangat baik di babak pertama. Namun di babak kedua, kami mampu mencetak gol karena bermain dengan skema yang kami inginkan,” ungkap Milos.
Posisi Klasemen dan Langkah Selanjutnya
Tambahan tiga poin krusial ini membuat Persebaya Surabaya meroket ke peringkat 4 klasemen sementara. Mereka berhasil menggeser Malut United dengan koleksi 49 poin. Meskipun Malut United masih menyimpan satu pertandingan sisa, posisi ini memberikan modal kepercayaan diri yang besar bagi skuad Bajul Ijo untuk menatap sisa kompetisi.
“Sekarang kami berharap dapat bangkit kembali dan mulai bekerja untuk pertandingan selanjutnya,” pungkas Tavares dengan optimis.










Discussion about this post