klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Nasional

Nasib menyedihkan korban kecelakaan KA, pesan WA ke ibu, jari terjepit

Redaksi by Redaksi
2 Mei 2026 - 22:24
Reading Time: 3 mins read
0
Nasib menyedihkan korban kecelakaan KA, pesan WA ke ibu, jari terjepit

Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi: Cerita Pilu Keluarga Korban

Kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam telah menimbulkan duka mendalam bagi banyak keluarga. Dalam kejadian ini, KA Argo Bromo Anggrek bertabrakan dengan KRL Commuter Line, mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka yang cukup banyak. Salah satu korban yang masih dalam pencarian adalah Apriyus Nazahra (25), yang diduga masih terjebak dalam gerbong kereta.

Sementara itu, data sementara menyebutkan bahwa sebanyak tujuh orang meninggal dunia, sedangkan puluhan lainnya terluka dan dibawa ke berbagai rumah sakit. Raut kecemasan terlihat jelas di wajah Sufi, ibu dari Apriyus, saat ia tiba di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026). Ia ditemani oleh kerabatnya, Musin, untuk mencari keberadaan anaknya yang diduga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Pesan Terakhir yang Membuat Keluarga Bimbang

Musin menceritakan pesan singkat terakhir yang dikirimkan oleh Apriyus kepada keluarganya. Pesan tersebut baru terbaca pada pukul 11 malam ketika ponsel milik Ibu Sufi terhubung ke koneksi internet. Isinya adalah, “Ma, Apri… jari aku kejepit.” Meski pesan itu terdengar sederhana, keluarga masih bingung apakah jari Apriyus benar-benar kejepit atau ada hal lain yang terjadi.

Menurut Musin, pesan tersebut diperkirakan dikirim antara pukul 19.00 hingga 20.00 WIB, tepat di saat jam pulang kerja Apriyus. Pihak keluarga mengaku sempat berkomunikasi lancar dengan Apriyus pada pukul 20.00 WIB. Namun, hanya berselang dua menit kemudian, korban sudah tidak bisa lagi dihubungi.

Anehnya, meskipun telepon seluler korban dalam keadaan aktif dan nada sambung terdengar, tidak ada satu pun orang yang mengangkat panggilan dari keluarga.

Upaya Pencarian yang Masih Berlangsung

Sebelum menyambangi RSUD Bekasi, Musin dan Ibu Sufi telah melakukan penyisiran ke beberapa lokasi, mulai dari Stasiun Telaga Murni hingga lokasi kejadian di Stasiun Bekasi Timur dan RS Bella. Namun, nama Apriyus Nazahra belum tercantum dalam daftar korban yang dievakuasi di titik-titik tersebut.

“Di lokasi kejadian namanya tidak ada. Makanya saya cari ke RSUD ini untuk memastikan. Saya khawatir dia dibawa ke rumah sakit lain,” ujar Musin.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Hingga berita ini diturunkan, keluarga masih terus berupaya mencari informasi valid mengenai keberadaan Apriyus di tengah simpang siurnya data korban kecelakaan kereta api yang melibatkan banyak korban jiwa dan luka-luka.

Jumlah Korban yang Bertambah

Jumlah korban dalam kecelakaan maut yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut sebanyak 74 penumpang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban luka di antaranya 59 dirawat di RSUD Bekasi, 12 di RS Primaya, dan 3 di RS Bella. Selain korban luka, tercatat ada empat korban jiwa dalam insiden tersebut. Korban jiwa tiga di RSUD Bekasi dan satu di RS Bella.

Korban Terperangkap Masih Dicari

Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan berupaya mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam rangkaian kereta. Operasi difokuskan pada penyelamatan penumpang yang terjepit di antara badan gerbong yang mengalami kerusakan parah. Masih terdapat lima orang yang terperangkap di dalam himpitan rangka baja KRL, upaya evakuasi dilakukan dengan peralatan khusus.

Data Korban Luka dan Jiwa

Tujuh orang tewas dan 82 dilarikan ke RS dalam kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur. Sebanyak 71 orang dilarikan ke RS dan tujuh korban tewas dalam kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

Mengutip Kompas.com, Selasa (28/4/2026), jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tersebut bertambah menjadi tujuh orang, sementara 82 penumpang lainnya mengalami luka-luka. KAI menyampaikan bahwa seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Proses evakuasi dilakukan secara terpadu bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis di lapangan.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung
Nasional

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung

3 Agustus 2026 - 15:33
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata
Nasional

Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata

2 Juni 2026 - 23:59
Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata
Nasional

Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata

2 Juni 2026 - 22:21
Alasan Kampus Tolak Dapur MBG
Nasional

Alasan Kampus Tolak Dapur MBG

2 Juni 2026 - 22:08
SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri
Nasional

SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri

2 Juni 2026 - 21:28
Nasional

ASN Riau Tertipu Batu Delima: Jual Mobil Demi Jodoh Palsu

2 Juni 2026 - 17:12
Next Post
Kenali Green SM, Taksi Listrik Vietnam yang Jadi Sorotan Insiden KRL di Bekasi Timur

Kenali Green SM, Taksi Listrik Vietnam yang Jadi Sorotan Insiden KRL di Bekasi Timur

MUI Banyumas Bentuk Tim Tabayyun Selidiki Dugaan Diskriminasi Hijab di Tempat Kerja

MUI Banyumas Bentuk Tim Tabayyun Selidiki Dugaan Diskriminasi Hijab di Tempat Kerja

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com