klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Nasional

Sinergi Rais ‘Aam dan Ketua Umum: Kunci Kejayaan NU

Redaksi by Redaksi
27 April 2026 - 09:59
Reading Time: 3 mins read
0
Sinergi Rais ‘Aam dan Ketua Umum: Kunci Kejayaan NU

Peran Strategis NU dalam Masa Kini

Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia memiliki peran strategis, tidak hanya dalam menjaga tradisi keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah, tetapi juga dalam merawat kebangsaan. Di tengah dinamika sosial, politik, dan globalisasi yang semakin kompleks, NU membutuhkan kepemimpinan yang tidak sekadar kuat dalam ilmu agama, tetapi juga matang dalam membaca realitas zaman.

Kepemimpinan Rais ‘Aam yang Tidak Sekadar Alim

Ke depan, NU membutuhkan sosok Rais ‘Aam yang bukan hanya alim dalam penguasaan ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga memiliki kecakapan dalam siyasah dengan memahami dinamika politik, kekuasaan, serta relasi antar kepentingan. Hal ini penting agar NU tidak mudah dipengaruhi oleh pihak-pihak tertentu, serta tetap mampu menjaga independensi dan marwahnya sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah. Rais ‘Aam yang memiliki kedalaman spiritual sekaligus ketajaman analisis sosial-politik akan mampu menjadi penuntun arah yang bijak bagi organisasi.

Peran Ketua Umum Tanfidziyah PBNU

Di sisi lain, Ketua Umum Tanfidziyah PBNU wajib menjadi motor penggerak organisasi yang profesional dan teknokratis. Sosok ini harus berasal dari kader NU yang memahami kultur dan tradisi jam’iyyah, namun juga memiliki kemampuan manajerial modern, berpikir sistematis, dan adaptif terhadap perubahan. NU sebagai organisasi besar membutuhkan tata kelola yang rapi, inovatif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Sinergi Antara Rais ‘Aam dan Ketua Umum

Kunci kekuatan NU terletak pada sinergi antara Rais ‘Aam dan Ketua Umum. Keduanya bukan untuk saling mendominasi, tetapi saling melengkapi. Rais ‘Aam menjaga arah, nilai, dan kebijaksanaan, sementara Ketua Umum memastikan roda organisasi berjalan efektif dan responsif. Ketika keduanya berjalan harmonis, NU akan tampil sebagai organisasi yang berwibawa, solid, dan mampu menjawab tantangan zaman, karena hal tersebut juga termuat dalam Muqaddimah Qanun Asasi yaitu seruan persatuan dan menjaga ukhuwah.

Kepemimpinan yang Menjadi Pengayom

Kepemimpinan NU juga harus menjadi pengayom bagi seluruh nahdliyyin. Dari tingkat Pengurus Wilayah (PW), Cabang (PC), hingga Ranting, dibutuhkan figur yang meneduhkan, bukan yang memperkeruh suasana. NU harus kembali pada khittahnya sebagai rumah besar yang inklusif, di mana perbedaan pandangan—termasuk dalam hal politik—dipandang sebagai ikhtilafiyah yang wajar. Tidak semestinya perbedaan pilihan politik berujung pada pemecatan kader. Perbedaan tersebut justru dapat menjadi kekayaan yang memperkuat dinamika internal NU, selama tidak menyentuh aspek ideologi dan manhaj.

Memperluas Jejaring di Tingkat Global

Di tengah perubahan global, NU juga dituntut untuk memperluas jejaring, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pemimpin NU harus mampu menjalin relasi dengan berbagai pihak—pemerintah, masyarakat sipil, hingga komunitas global—tanpa kehilangan jati diri. Hubungan baik dengan pemerintah tetap penting sebagai bagian dari kontribusi NU dalam pembangunan bangsa. Namun, kedekatan tersebut tidak boleh menghilangkan keberanian untuk berpihak pada rakyat.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Peran Moral sebagai Penjaga Keseimbangan

NU harus tetap menjadi kekuatan moral yang mampu mengkritisi kebijakan yang kurang tepat dan memberikan masukan konstruktif demi kebaikan bersama. Inilah peran strategis NU sebagai penjaga keseimbangan antara kekuasaan dan kepentingan umat.

Masa Depan NU yang Terbentuk dari Kualitas Pemimpin

Pada akhirnya, masa depan NU sangat ditentukan oleh kualitas pemimpinnya. Sosok yang alim, memahami siyasah, profesional, serta mampu bersinergi adalah kebutuhan mendesak. Pemimpin yang mampu merangkul perbedaan, memperkuat persatuan, dan berani bersuara demi kebenaran akan membawa NU tetap tegak sebagai penjaga tradisi sekaligus pelopor perubahan.

Momentum Muktamar NU ke-35

Momentum Muktamar NU ke-35 menjadi sangat krusial dalam menentukan arah tersebut. Seluruh elemen harus mampu mendudukkan ego sektoralnya, meninggalkan kepentingan sempit, dan mengedepankan kemaslahatan jam’iyyah. Hanya dengan kedewasaan kolektif itulah NU dapat melahirkan pemimpin yang berwibawa, kuat, dan benar-benar mampu menjawab harapan umat. Demi terpilihnya pemimpin yang mampu membawa NU tetap solid, inklusif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung
Nasional

Diduga Lompat dari KMP Kirana II, Pemuda Bandar Lampung Masih Hilang di Perairan Pulau Tempurung

3 Agustus 2026 - 15:33
Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata
Nasional

Jenazah Ryamizard Ryacudu Disemayamkan di Kemhan Sebelum Dimakamkan di TMP Kalibata

2 Juni 2026 - 23:59
Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata
Nasional

Qodari Jawab Kritik Prabowo Prancis: Ungkap Manfaat Nyata

2 Juni 2026 - 22:21
Alasan Kampus Tolak Dapur MBG
Nasional

Alasan Kampus Tolak Dapur MBG

2 Juni 2026 - 22:08
SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri
Nasional

SARA Bukan Lagi Isu Utama di Mata Mendagri

2 Juni 2026 - 21:28
Nasional

ASN Riau Tertipu Batu Delima: Jual Mobil Demi Jodoh Palsu

2 Juni 2026 - 17:12
Next Post
Walikota Amsakar Salurkan Santunan untuk Ahli Waris RT-RW di Sagulung

Walikota Amsakar Salurkan Santunan untuk Ahli Waris RT-RW di Sagulung

Walikota Amsakar: Kolektivitas Kunci Batam Harmonis dan Maju

Walikota Amsakar: Kolektivitas Kunci Batam Harmonis dan Maju

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com