Profil Letnan Jenderal (Letjen) TNI Djon Afriandi
Letnan Jenderal (Letjen) TNI Djon Afriandi saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Kopassus merupakan satuan elite dari TNI Angkatan Darat (AD) yang memiliki kemampuan tempur khusus, seperti operasi khusus, intelijen, anti-teror, dan penindakan terhadap ancaman keamanan negara. Jabatan ini merupakan posisi penting dalam struktur militer Indonesia.
Pangkat Letjen TNI AD adalah pangkat perwira tinggi satu tingkat di bawah Jenderal dan satu tingkat di atas Mayor Jenderal (Mayjen). Tanda pangkat Letjen TNI adalah tiga bintang yang ditempatkan di pundak seragam. Letjen Djon Afriandi dilantik sebagai Panglima Kopassus oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2025, setelah sebelumnya menjabat sebagai Danjen Kopassus sejak Agustus 2024.
Promosi Letjen Djon Afriandi tertuang dalam Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1033/VIII/2025 yang ditetapkan pada 6 Agustus 2025. Perubahan nomenklatur jabatan untuk pimpinan pasukan elite TNI seperti Kopassus telah diubah dari Komandan Jenderal (Danjen) menjadi Panglima. Perubahan ini merupakan bagian dari reformasi struktur organisasi TNI dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 84 Tahun 2025 yang diteken oleh Presiden Prabowo Subianto pada 5 Agustus 2025.
Perpres No. 84/2025 secara resmi mengubah istilah Danjen Kopassus dan setara (seperti Danjen Marinir, Danjen Kopasgat) menjadi Panglima Kopassus (Pangkopassus), Panglima Korps Marinir (Pangkormar), dan Panglima Korps Kopasgat (Pangkorpasgat). Perubahan ini juga disertai dengan kenaikan pangkat dari Mayjen menjadi bintang tiga (Letnan Jenderal TNI) untuk para pemimpin pasukan elite tersebut, termasuk Letjen Djon Afriandi.
Profil Lengkap Letjen Djon Afriandi
Nama lengkap Letjen TNI Djon Afriandi adalah Djon Afriandi, S.I.P, MS.DA. Gelar S.I.P singkatan dari Sarjana Ilmu Politik, sedangkan MS.DA adalah Master of Science in Defense Analysis. Gelar MS.DA diperoleh dari Naval Postgraduate School (NPS) USA, yang berfokus pada analisis pertahanan.
Letjen Djon Afriandi lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat, pada 14 Juni 1972. Usianya kini 53 tahun. Ia lahir dari pasangan Mayjen TNI (Purn.) Afifuddin Thaib, S.H., dan Surja Bhakti. Mayjen TNI (Purn.) Afifuddin Thaib adalah seorang Purnawirawan TNI-AD yang terakhir menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat.
Letjen Djon Afriandi adalah lulusan terbaik atau peraih Adhi Makayasa Akademi Militer (Akmil) 1995. Berikut adalah pendidikan akademik dan militer Letjen Djon Afriandi:
- Pendidikan Umum
- SDN Sukarasa 3/5 Bandung
- SMPN 5 Bandung
-
SMAN 2 Bandung
-
Pendidikan Akademik Tinggi
- S1 Sarjana Ilmu Politik
-
S2 Master of Science in Defense Analysis dari Naval Postgraduate School (NPS), Amerika Serikat (USA)
-
Pendidikan Militer
- Akademi Militer (1995)
- Dik PARA
- Sesarcabif (1996)
- Komando 71 (1996)
- Dik PARA Utama
- Dik Free Fall
- Dik Pandu Udara
- Selapa Inf (2004)
- Seskoad (2009)
- Lat Standarisasi Paspampres
- Sesko TNI
- Lemhannas RI PPSA XXIV (2023)
Riwayat Jabatan Letjen Djon Afriandi
- Letnan Dua s/d Kapten
- Danton 3/2 Yon 13 Grup 1 Kopassus (1997)
- Danton 2/2 Yon 13 Grup 1 Kopassus (1997)
- Danton 2/1 Yon 11 Grup 1 Kopassus (1998)
- Danton 1/1 Yon 11 Grup 1 Kopassus (1998)
- Danki 3 Yon 11 Grup 1 Kopassus (2001)
-
Pasilat Ops Grup 1 Kopassus (2002)
-
Mayor
- Wadanyon 23 Grup 2 Kopassus (2007)
- Pabandya Ops Kopassus (2009)
- Danyon 13 Grup 1/Kopassus (2010-2011)
-
Danden 1 Grup A Paspampres (2011-2013)
-
Letnan Kolonel
- Wadan Grup A Paspampres (2013-2014)
-
Asops Danjen Kopassus (2014-2016)
-
Kolonel
- Dan Grup 1/Kopassus (2016-2017)
- Koorspri Kasad (2017-2020)
-
Danrem 012/Teuku Umar (2020-2022)
-
Brigadir Jenderal
- Danmentar Akmil (2022-2023)
-
Staf Khusus Kasad (2023-2024)
-
Mayor Jenderal
-
Danjen Kopassus (2024-9 Agustus 2025)
-
Letnan Jenderal
- Panglima Kopassus (10 Agustus 2025-sekarang)
Penugasan
Letjen Djon Afriandi pernah menjabat sebagai Komandan Upacara Peringatan Ke-79 Hari Tentara Nasional Indonesia Tahun 2024 di Silang Monas, Jakarta.









Discussion about this post