Pelaku Penyiraman Air Keras Ditangkap, Motifnya Ternyata Sakit Hati
Seorang pelaku penyiraman air keras terhadap warga Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya berhasil ditangkap pada Senin (4/5/2026). Pelaku ini berprofesi sebagai kurir paket yang setiap harinya menghantarkan paket di wilayah Manonjaya. Aksi brutal ini terjadi di sebuah gudang konveksi di Kecamatan Manonjaya, yang menyebabkan 9 orang mengalami luka bakar serius.
Awalnya, jumlah korban hanya 7 orang, tetapi kini bertambah menjadi 9 orang. Dari total tersebut, 8 di antaranya adalah laki-laki dan satu perempuan. Mereka mengalami luka bervariasi di sekujur tubuh akibat aksi pelaku.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra menjelaskan bahwa pelaku inisial D melakukan aksinya secara direncanakan sejak awal. Ia membawa cairan kimia dan langsung menyiramkan ke arah korban yang sedang berada di lokasi kejadian. Menurut informasi yang diperoleh, pelaku memiliki rasa sakit hati terhadap salah satu korban.
“Yang kami dapat info awal, kalau pelaku ini sakit hati ke salah satu korban. Dan pelaku datang ke lokasi membawa air keras dan langsung menyiramkan ke arah korban,” kata AKP Herman.
Meskipun begitu, pihak kepolisian tetap melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti dari pelaku. Saat ini, pelaku sudah dibawa ke Polres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut secara intensif.
AKP Herman menambahkan bahwa luka yang dialami para korban cukup parah. Hal ini disebabkan oleh cairan kimia yang merusak berbagai bagian tubuh korban secara acak saat disiramkan di dalam gudang yang sempit.
“Lumayan parah, karena saat kejadian pelaku menyiramkan di dalam gudang yang ukurannya sempit,” ungkap AKP Herman.
Detail Kejadian dan Peristiwa Terkait
Berikut beberapa informasi penting terkait kejadian penyiraman air keras:
- Pelaku: Berprofesi sebagai kurir paket di wilayah Manonjaya.
- Waktu Kejadian: Pada Senin (4/5/2026).
- Lokasi Kejadian: Gudang konveksi di Kecamatan Manonjaya.
- Jumlah Korban: 9 orang dengan kondisi luka bakar serius.
- Motif: Diduga berkaitan dengan rasa sakit hati terhadap salah satu korban.
- Cara Pelaku Melakukan Aksi: Menyiramkan air keras secara mendadak ke arah korban yang ada di lokasi.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Para korban mengalami luka bakar di berbagai bagian tubuh akibat cairan kimia yang digunakan oleh pelaku. Karena kejadian terjadi di dalam gudang yang sempit, efek dari cairan kimia tersebut lebih parah karena tidak bisa terdispersi dengan baik.
Saat ini, para korban sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat. Tim medis telah memberikan tindakan pertama untuk mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan.
Proses Penyidikan dan Pemeriksaan Pelaku
Polisi telah membawa pelaku ke Polres Tasikmalaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, barang bukti yang diduga terkait dengan kejadian ini juga sedang dalam proses uji laboratorium.
AKP Herman Saputra mengatakan bahwa penyidikan akan terus dilakukan hingga semua fakta terungkap. Ia juga memastikan bahwa proses hukum akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kesimpulan
Kejadian penyiraman air keras di Manonjaya menunjukkan betapa pentingnya kesadaran masyarakat akan bahaya penggunaan bahan kimia yang tidak aman. Selain itu, kasus ini juga menjadi peringatan bagi siapa pun yang memiliki masalah pribadi untuk tidak mengambil tindakan yang tidak bertanggung jawab.









Discussion about this post