
Empat pelaku perampokan yang melakukan tindakan kekerasan hingga menewaskan seorang lansia bernama Dumaris Denny Waty Sitio (60 tahun) di wilayah Pekanbaru, Riau, telah berhasil ditangkap oleh pihak berwajib. Polisi telah mengungkap identitas dari para tersangka tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, para pelaku memiliki inisial AFT, I, S, dan L. Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, dalam keterangannya. Meskipun demikian, Pandra belum menjelaskan secara rinci peran masing-masing pelaku dalam aksi perampokan tersebut.
Dari sumber terpercaya, dua di antara pelaku ditembak di bagian kaki oleh polisi karena melawan saat akan diamankan. Penangkapan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta, menjelaskan bahwa keempat pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda-beda. “Tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap empat pelaku kasus curas yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia di Rumbai, Pekanbaru,” ujarnya dalam pernyataannya.
“Satu pelaku ditangkap di Aceh Tengah dan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara,” tambahnya.

Peristiwa perampokan ini terjadi pada hari Rabu (29/4). Dari rekaman CCTV yang ada di dalam rumah korban, terlihat bahwa para pelaku diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Dalam video berdurasi 8 menit 39 detik tersebut, terlihat balok kayu sudah dipersiapkan dan dibawa dari luar rumah, kemudian digunakan untuk menganiaya korban.
Hasil autopsi menunjukkan bahwa korban meninggal akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala. Luka tersebut menyebabkan pendarahan di otak hingga akhirnya menyebabkan kegagalan fungsi vital.
Selain itu, para pelaku juga diduga membawa kabur barang berharga milik korban. Barang yang hilang antara lain: cincin kawin seberat 12 gram, cincin emas sekitar 10 gram, uang SGD 400, satu unit handphone Samsung A55 5G, serta perangkat elektronik seperti musik box dan speaker.
Pihak kepolisian kini sedang mempercepat proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif serta peran masing-masing pelaku dalam aksi kejahatan ini. Mereka juga masih mencari kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.
Penangkapan para pelaku ini menunjukkan komitmen pihak berwajib dalam memberantas tindakan kejahatan yang merugikan masyarakat. Selain itu, pengungkapan kasus ini juga menjadi bentuk kepedulian terhadap keadilan bagi keluarga korban.









Discussion about this post