Sosialisasi dan Technical Meeting Program BBRS di Kecamatan Greged dan Beber
Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki kondisi hunian masyarakat melalui Program Bantuan Bedah Rumah Swadaya (BBRS). Kegiatan sosialisasi dan technical meeting digelar di Balai Desa Gumulung Lebak, Kecamatan Greged, pada Kamis (25/6/2026). Acara ini dihadiri oleh 22 calon penerima manfaat yang berasal dari Kecamatan Greged dan Beber. Hadir juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Raden Hasan Basori.
Program BBRS merupakan upaya nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pembangunan rumah akan dimulai pada Agustus hingga September 2026. Target utama program ini adalah mencapai 400 penerima manfaat pada tahun 2026, dengan rencana peningkatan jumlah penerima hingga 1.000 pada tahun berikutnya.
Hasan Basori menyampaikan bahwa program ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab aspirasi masyarakat terkait kebutuhan akan hunian yang layak. Ia mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi rumah-rumah yang tidak layak huni, yang sering kali disampaikan oleh masyarakat melalui media sosial.
“Saya sedih melihat kondisi rumah masyarakat yang kurang layak. Ini harus kita perbaiki karena rumah adalah kebutuhan primer setiap keluarga,” ujarnya. Menurut Hasan, jumlah penerima manfaat program BBRS masih perlu ditingkatkan mengingat kebutuhan rumah tidak layak huni di Kabupaten Cirebon diperkirakan mencapai sekitar 13 ribu unit.
Ia berharap agar program tersebut dapat terus didorong, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya. “Insyaallah saya akan terus mengupayakan agar tahun depan jumlah penerima manfaat bisa meningkat menjadi 1.000,” tambahnya.
Sinergi Lintas Sektor untuk Meningkatkan Kualitas Hunian
Menurut Hasan, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program BBRS. Dengan kolaborasi yang baik, program ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak warga yang benar-benar membutuhkan.
Sekretaris Desa Gumulung Lebak, Ulis, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon atas terealisasinya program BBRS di desanya. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut sangat membantu pemerintah desa yang saat ini menghadapi keterbatasan anggaran akibat efisiensi dana desa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon yang telah membawa Program BBRS ke Desa Gumulung Lebak. Saat ini dana desa mengalami efisiensi yang nilainya cukup besar, sehingga desa memiliki keterbatasan dalam melaksanakan pembangunan maupun menghadirkan program untuk masyarakat,” ujar Ulis.
Ia berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima serta menjadi awal dari semakin banyaknya rumah tidak layak huni yang dapat diperbaiki di masa mendatang.
Komitmen Bersama untuk Mewujudkan Kehidupan yang Lebih Layak
Melalui Program BBRS, DPRD Kabupaten Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hunian masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kehidupan yang lebih layak, sehat, dan sejahtera.
Ke depan, kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat penanganan ribuan rumah tidak layak huni yang masih menjadi pekerjaan bersama di Kabupaten Cirebon. Dengan kerja sama yang kuat, harapan besar terbuka untuk mengubah kondisi hunian masyarakat menjadi lebih baik.









Discussion about this post