Penemuan Jenazah Bayi di Saluran Air Menggegerkan Warga Surabaya
Warga Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, digegerkan dengan penemuan jenazah bayi laki-laki di saluran pembuangan atau selokan, di Jalan Pulo Wonokromo pada Rabu malam (30/6). Kejadian ini menarik perhatian masyarakat dan memicu investigasi dari berbagai pihak terkait.
Penemuan tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Linda Novanti. Menurutnya, pihak BPBD menerima informasi tentang adanya penemuan jenazah bayi di lokasi tersebut pada Selasa (30/6) pukul 21.41 WIB. Petugas segera bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 21.47 WIB.
Peristiwa Awal yang Memicu Penemuan
Kasus ini terungkap setelah saksi mata berinisial S, seorang warga Ketintang, Wonokromo, berusia 68 tahun, memergoki seorang pria asing membuang kendil dengan sikap mencurigakan di tepi Sungai Pulo Wonokromo. Awalnya, S mengira itu hanya tumpukan sampah biasa. Namun, karena rasa penasaran, ia mendekati kendil tersebut untuk mengecek isinya.
Betapa terkejutnya S ketika menemukan seorang bayi laki-laki yang sudah meninggal. Kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak berwajib, sehingga memicu tindakan evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Identifikasi dan Proses Evakuasi
Menurut Linda, korban dikenal sebagai Mr X, karena identitasnya belum diketahui. Yang jelas, jenis kelaminnya adalah laki-laki. Saat petugas tiba di lokasi, jenazah bayi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di saluran air pembuangan.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah bayi laki-laki tersebut dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo. Tim Inafis Polrestabes Surabaya juga melakukan proses identifikasi untuk mengetahui identitas korban secara pasti.
Penyelidikan Berlangsung
Setelah identifikasi selesai, jenazah bayi tersebut akan dievakuasi oleh Posko Terpadu Selatan. Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan dari pihak kepolisian. Hingga saat ini, masih belum ada informasi resmi mengenai motif atau pelaku dari kejadian ini.
Tindakan yang Dilakukan Pihak Berwenang
Selain proses identifikasi, pihak BPBD juga melakukan koordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan tidak ada risiko kesehatan masyarakat akibat kejadian ini. Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Kesimpulan
Kejadian penemuan jenazah bayi di saluran air ini menjadi perhatian serius bagi warga Surabaya dan aparat setempat. Dengan adanya proses identifikasi dan penyelidikan yang dilakukan, diharapkan dapat segera ditemukan identitas korban serta pelaku jika ada. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memberikan informasi jika memiliki data yang relevan.










Discussion about this post