Revitalisasi Lapangan Pancasila Ende Menjadi Taman Kota Modern: Fasilitas Rekreasi dan Olahraga Terpadu
Pemerintah Kabupaten Ende memiliki rencana ambisius untuk mentransformasi kawasan Lapangan Pancasila dan area sekitarnya menjadi sebuah taman kota yang modern dan multifungsi. Proyek revitalisasi ini dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan rekreasi dan olahraga masyarakat, dengan penambahan berbagai fasilitas unggulan yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga.
Fasilitas Unggulan yang Direncanakan
Rencana pembangunan taman kota ini mencakup sejumlah fasilitas yang menarik, di antaranya adalah:
- Sport Center: Sebuah fasilitas olahraga terpadu yang akan menjadi pusat kegiatan atletik dan rekreasi bagi masyarakat.
- Water Boom: Taman air yang dirancang untuk menjadi destinasi hiburan keluarga yang menyegarkan, terutama di tengah cuaca yang hangat.
- Jogging Track: Jalur lari yang memadai untuk aktivitas kebugaran sehari-hari, membentang di area Lapangan Pancasila.
- Kolam Renang: Fasilitas kolam renang yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari latihan renang hingga rekreasi.
- Bianglala: Wahana rekreasi klasik yang menawarkan pemandangan kota dari ketinggian.
- Roller Coaster: Wahana permainan yang mendebarkan, menambah unsur hiburan dan adrenalin bagi pengunjung.
Fasilitas-fasilitas ini direncanakan akan dibangun di area memanjang dari kawasan Lapangan KONI hingga Taman Rendo, yang terletak di belakang Lapangan Pancasila.
Tantangan Tender dan Langkah Selanjutnya
Dua proyek utama yang menjadi sorotan dalam rencana revitalisasi ini adalah pembangunan sport center dengan anggaran senilai Rp1,247 miliar dan pembangunan water boom senilai Rp6,432 miliar. Kedua proyek ini, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2026, sayangnya mengalami kegagalan pada tahap awal tender.
Upaya Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ende, Mustaqim Mberu, menjelaskan bahwa revitalisasi Lapangan Pancasila merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. “Selain pembangunan sport center dan water boom, kami juga memiliki program pemeliharaan jalan dalam kota serta beberapa kegiatan lainnya untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang akan segera dikerjakan,” ujar Mustaqim.
Ia menambahkan bahwa sumber pendanaan untuk berbagai kegiatan ini tidak hanya berasal dari APBD Kabupaten Ende Tahun 2026, tetapi juga didukung oleh Dana Bagi Hasil (DBH) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Keragaman sumber pendanaan ini diharapkan dapat memastikan kelancaran dan keberlanjutan program-program pembangunan.
Proyek Lain yang Sedang Berjalan dan Telah Selesai
Selain proyek-proyek besar yang disebutkan di atas, data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Tahun 2026 menunjukkan adanya sejumlah paket pekerjaan lain yang sedang dalam proses atau telah diselesaikan.
Paket Pekerjaan Melalui Pengadaan Langsung (PL):
- Pembangunan deker Fataatu Timur menuju Aendoko (tahap unggah dokumen penawaran).
- Pembangunan deker di Desa Raburia (tahap unggah dokumen penawaran).
- Pemeliharaan rutin jalan kabupaten (tahap unggah dokumen penawaran).
- Jasa konsultasi perencanaan pembangunan kolam renang (tahap evaluasi penawaran).
- Jasa perencanaan pembangunan gapura batas Kota Ende arah barat dan timur (tahap unggah dokumen penawaran).
Paket Pekerjaan yang Telah Selesai:
- Jasa konsultan perencanaan peningkatan jalan usaha tani di Desa Nduaria dan instalasi pembibitan ternak Wolofeo, Kecamatan Detusoko.
- Jasa konsultan perencanaan rehabilitasi gedung kantor.
- Restorasi Sungai Kali Ngalupolo.
- Rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Sokomaki Kiri.
- Penyaluran bantuan sosial berupa uang kepada lembaga nonpemerintah di bidang pendidikan, keagamaan, dan lainnya.
- Pemeliharaan rutin Jalan Sokoria–Roga.
- Pemeliharaan jalan di Desa Taniwoda.
- Peningkatan Jalan Watunggere–Nida–Boto.
- Sejumlah paket pekerjaan lainnya.
Paket Pekerjaan yang Dibatalkan
Dalam proses pengadaan barang dan jasa, terdapat pula paket pekerjaan yang dibatalkan. Paket-paket tersebut meliputi pemeliharaan Gedung SMA Adhyaksa dan jasa perencanaan pembangunan kolam renang. Pembatalan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan prioritas, kendala teknis, atau penyesuaian anggaran.
Dengan adanya rencana revitalisasi yang komprehensif ini, diharapkan kawasan Lapangan Pancasila dapat bertransformasi menjadi pusat kegiatan masyarakat yang dinamis, menawarkan ruang publik yang berkualitas, serta mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi lokal Kabupaten Ende di masa mendatang.









Discussion about this post