klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Lokal

Antre Solar Maut: Sopir Truk Tewas Dikeroyok di Palembang

Redaksi by Redaksi
4 Juni 2026 - 05:50
Reading Time: 3 mins read
0
Antre Solar Maut: Sopir Truk Tewas Dikeroyok di Palembang

Tragedi Antrean BBM: Sopir Truk Tewas Dikeroyok di Palembang Setelah Menegur Penyerobot

Peristiwa tragis kembali mewarnai situasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Seorang sopir truk bernama Yepran Firmansyah (38) harus meregang nyawa di Palembang setelah terlibat dalam pengeroyokan brutal di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Insiden yang terjadi di SPBU Jalan Noerdin Panji, Palembang, pada Kamis malam (2/6/2026), ini diduga dipicu oleh tindakan sepele namun berujung maut: penyerobotan antrean solar.

Kematian Yepran Firmansyah menambah daftar panjang korban kekerasan yang dipicu oleh ketegangan di tengah kesulitan mendapatkan BBM. Kejadian ini menjadi pengingat akan rentannya situasi sosial ketika kebutuhan dasar seperti bahan bakar menjadi langka dan memicu konflik.

Kronologi Maut yang Memicu Kemarahan

Kejadian nahas ini bermula saat Yepran Firmansyah, yang mengendarai truknya bernomor polisi BG 9479 CE, tengah sabar mengantre untuk mengisi solar di SPBU Jalan Noerdin Panji. Ketegangan mulai muncul ketika sebuah kendaraan yang diduga milik pelaku nekat menyerobot barisan antrean.

Yepran, yang merasa dirugikan, tak tinggal diam. Ia kemudian menegur pengendara yang menyerobot tersebut. Teguran sederhana ini rupanya memicu amarah pelaku. Perdebatan sengit pun tak terhindarkan, yang kemudian berujung pada perkelahian singkat di area pintu keluar SPBU. Perkelahian ini sempat berhasil dilerai oleh sesama sopir yang berada di lokasi, dan pelaku sempat meninggalkan tempat kejadian.

Namun, situasi tidak berhenti sampai di situ. Sekitar 30 menit berselang, pelaku kembali ke SPBU. Kali ini, ia tidak sendirian. Pelaku datang bersama sekitar tujuh orang rekannya dengan mengendarai sepeda motor. Kedatangan rombongan ini disambut dengan niat yang jelas untuk melakukan serangan balasan.

Tanpa basa-basi, kelompok tersebut langsung mengeroyok Yepran Firmansyah. Aksi penyerangan dilakukan secara membabi buta menggunakan senjata tajam. Yepran mengalami luka parah di berbagai bagian tubuhnya.

Dalam kondisi terluka parah dan berlumuran darah, Yepran berusaha menyelamatkan diri. Ia berhasil masuk kembali ke dalam kabin truknya dan mencoba mengemudikan kendaraan menjauh dari lokasi penyerangan. Namun, para pelaku tidak berhenti mengejar.

Truk yang dikemudikan Yepran yang oleng akibat luka parah dan pendarahan hebat, akhirnya berhenti setelah menabrak dan berhenti dengan sendirinya di seberang SPBU. Diduga, meskipun korban sudah tidak berdaya di dalam kendaraannya, para pelaku masih sempat melakukan penyerangan tambahan sebelum akhirnya melarikan diri dari tempat kejadian.

Upaya Penyelamatan dan Pernyataan Kematian

Warga sekitar dan sesama sopir yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. Yepran yang sudah bersimbah darah segera dilarikan ke Rumah Sakit Myria Palembang.

Sayangnya, upaya penyelamatan tersebut tidak membuahkan hasil. Setibanya di rumah sakit, pihak medis menyatakan bahwa nyawa Yepran Firmansyah sudah tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang sangat parah.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban menderita sejumlah luka tusuk yang fatal di bagian dada, rusuk, punggung, dan lengan kanannya. Luka-luka ini menunjukkan betapa brutalnya serangan yang dialami korban.

Penyelidikan Polisi dan Perburuan Pelaku

Menyikapi peristiwa tragis ini, pihak kepolisian dari Polsek Sukarami dan Polrestabes Palembang segera bergerak cepat. Tim identifikasi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi yang ada di lokasi kejadian.

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Benar terjadi peristiwa tersebut. Dari keterangan saksi di lokasi, pelaku berjumlah sekitar tujuh orang,” ungkap Kompol Alex Andriyan saat dikonfirmasi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian dan mengidentifikasi semua pelaku yang terlibat. Tim Reskrim Polrestabes Palembang juga telah dikerahkan untuk melakukan perburuan terhadap para pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai buron.

Peristiwa ini menjadi pukulan telak bagi keluarga korban dan juga masyarakat Palembang, yang kembali dihadapkan pada kenyataan pahit tentang dampak negatif dari kelangkaan BBM yang memicu kekerasan dan hilangnya nyawa. Pihak berwenang diharapkan dapat segera menangkap para pelaku agar keadilan dapat ditegakkan dan kejadian serupa tidak terulang kembali.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah
Lokal

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah

31 Juli 2026 - 09:33
Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini
Lokal

Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini

30 Juli 2026 - 09:28
Patung Santo Yusuf Arimatea Buatan Indonesia Sambut Paskah Paus Leo XIV
Lokal

Bupati Arsal Aras Pastikan Anak Pelosok Mamuju Tengah Nikmati Sekolah Layak

29 Juli 2026 - 23:50
Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan
Lokal

Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

29 Juli 2026 - 11:47
Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Lokal

Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

29 Juli 2026 - 06:58
Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah
Lokal

Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah

29 Juli 2026 - 02:10
Next Post

Pocong Muncul, Polisi Gandeng Indigo Patroli Desa

Fakta Terbaru: Tersangka Penikaman Bilato Gorontalo Ternyata Teman Dekat Korban

Fakta Terbaru: Tersangka Penikaman Bilato Gorontalo Ternyata Teman Dekat Korban

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com