klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Lokal

4 Fakta Menyedihkan Bocah SMP di Singkawang yang Tewas Akibat Persoalan Kecil

Redaksi by Redaksi
26 Mei 2026 - 17:01
Reading Time: 3 mins read
0

Fakta-Fakta Mengenai Kasus Siswa SMPN 2 Singkawang yang Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Seorang siswa berusia 12 tahun, Wesley, diketahui menjadi korban penganiayaan oleh temannya sendiri. Kejadian ini menimpa Wesley, seorang siswa kelas satu SMP Negeri 2 Singkawang, Kalimantan Barat. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala hingga tengkoraknya pecah dan salah satu kakinya tidak bisa digerakkan secara normal. Berikut fakta-fakta yang telah terungkap:

1. Kronologi Peristiwa

Peristiwa memilukan ini bermula dari perselisihan kecil saat korban dan pelaku sedang bermain game bersama beberapa waktu lalu. Menurut pengakuan ibu korban, Chinusha, pelaku diduga emosi karena merasa kalah dalam permainan setelah tersentuh oleh korban.

“Sejak itu pelaku beberapa kali mengajak anak saya berkelahi,” ujar Chinusha saat ditemui pada Jumat, 22 Mei 2026. Namun, Wesley disebut tidak pernah menanggapi ajakan tersebut karena menganggap pelaku adalah temannya sendiri. Hingga akhirnya korban sempat bertanya alasan dirinya terus diajak berkelahi meski hubungan mereka sebelumnya baik-baik saja.

Perselisihan kecil sempat terjadi dan keduanya pernah terlibat perkelahian ringan. Namun situasi kembali memanas beberapa bulan kemudian. Penganiayaan itu baru terjadi pada Jumat pekan lalu saat Wesley sedang bermain di rumah temannya di kawasan Jalan KS Tubun, Singkawang. Saat itu, pelaku diduga datang lalu langsung memukul kepala korban menggunakan palu.

“Anak saya langsung kejang-kejang setelah dipukul,” kata Chinusha. Warga dan teman-teman korban kemudian segera memberi tahu keluarga sebelum Wesley dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

2. Cedera Serius yang Dialami Wesley

Dari hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami pecah tengkorak kepala dan gangguan saraf yang berdampak pada salah satu kakinya hingga sulit digerakkan. Kini Wesley masih menjalani perawatan intensif dan terapi lanjutan. Bahkan keluarga menyebut korban kemungkinan masih harus menjalani operasi pemasangan tempurung kepala.

“Kami hanya berharap dia bisa pulih seperti semula,” ungkap sang ibu dengan mata berkaca-kaca. Chinusha mengaku sedih melihat kondisi putranya yang dikenal pendiam dan tidak pernah mencari masalah. Akibat insiden tersebut, Wesley juga untuk sementara harus menghentikan aktivitas sekolah karena kondisinya belum memungkinkan untuk belajar seperti biasa.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Keluarga korban pun berharap ada tanggung jawab dari pihak pelaku atas biaya pengobatan yang masih panjang. Meski demikian, mereka menegaskan tidak menyimpan dendam. “Kami tidak dendam. Kami hanya ingin ada tanggung jawab dan anak kami bisa sembuh kembali,” tutup Chinusha.

3. Anak Pendiam yang Kehilangan Masa Sekolah

Di mata sang ibu, Wesley adalah sosok anak yang tidak pernah merepotkan orang tua. Kesehariannya yang tenang dan jauh dari masalah membuat pihak keluarga sangat terpukul atas tindakan brutal yang menimpa dirinya.

“Anaknya itu pendiam, tidak banyak tingkah dan tidak pernah cari masalah sama orang lain,” kenang Chinusha. Akibat kondisi ini, mimpi Wesley untuk menimba ilmu di sekolah terpaksa terhenti. Pihak keluarga telah memutuskan untuk menunda aktivitas sekolah Wesley hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Pendidikannya terpaksa ditunda dulu. Kondisinya sama sekali tidak memungkinkan untuk sekolah dalam waktu dekat,” ungkapnya.

4. Pernyataan dari SMP Negeri 2 Singkawang

Kepala SMP Negeri 2 Singkawang, Dina Aprilliya, memberikan klarifikasi terkait insiden pemukulan antar remaja yang menimpa salah satu siswanya itu. Dina mengatakan klarifikasi tersebut disampaikan agar informasi yang diterima masyarakat tetap utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Saya selaku kepala sekolah ingin memberikan klarifikasi agar informasi yang diterima masyarakat utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujarnya kepada , Sabtu 23 Mei 2026. Ia mengaku pihak sekolah sangat prihatin dan menyayangkan insiden pemukulan yang menimpa Wesley.

Namun, Dina menegaskan bahwa pelaku bukan berasal dari SMPN 2 Singkawang. “Pelaku bukan dari sekolah kami,” tegasnya. Menurut Dina, kejadian tersebut terjadi di luar jam sekolah dan di luar lingkungan sekolah. Bahkan insiden berlangsung pada malam hari saat libur cuti bersama.

“Peristiwa tersebut terjadi sepenuhnya di luar jam operasional sekolah dan di luar lingkungan sekolah,” jelasnya. Ia menerangkan, sesuai aturan dan tata tertib sekolah, tanggung jawab pengawasan siswa akan kembali kepada orang tua atau wali murid setelah jam pelajaran selesai dan siswa meninggalkan area sekolah.

Meskipun demikian, Dina menegaskan pihak sekolah tidak tinggal diam dalam menyikapi kasus tersebut. “Meskipun secara hukum dan struktural kejadian ini berada di luar ranah tanggung jawab pihak sekolah, kami tidak tinggal diam,” katanya. Sebagai bentuk kepedulian, pihak sekolah terus menjalin komunikasi dengan keluarga korban untuk memantau perkembangan kondisi Wesley yang saat ini masih menjalani pemulihan.


ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah
Lokal

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah

31 Juli 2026 - 09:33
Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini
Lokal

Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini

30 Juli 2026 - 09:28
Patung Santo Yusuf Arimatea Buatan Indonesia Sambut Paskah Paus Leo XIV
Lokal

Bupati Arsal Aras Pastikan Anak Pelosok Mamuju Tengah Nikmati Sekolah Layak

29 Juli 2026 - 23:50
Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan
Lokal

Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

29 Juli 2026 - 11:47
Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Lokal

Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

29 Juli 2026 - 06:58
Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah
Lokal

Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah

29 Juli 2026 - 02:10
Next Post
Aldi Taher Ungkap Dewi Perssik Jadi Orang Pertama yang Semangati Dirinya Saat Kanker

Aldi Taher Ungkap Dewi Perssik Jadi Orang Pertama yang Semangati Dirinya Saat Kanker

RSBP Batam Aktifkan Kembali Layanan BPJS Ketenagakerjaan Mulai 1 Juni 2026

RSBP Batam Aktifkan Kembali Layanan BPJS Ketenagakerjaan Mulai 1 Juni 2026

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com