Kuku yang Berubah Warna: Bisa Jadi Tanda Melanoma Kuku
Kuku yang berubah warna sering kali dianggap sebagai akibat dari cedera atau infeksi. Namun, bisa jadi perubahan tersebut merupakan tanda awal dari kondisi yang lebih serius, seperti melanoma kuku. Melanoma kuku atau disebut juga dengan melanoma subungual adalah jenis kanker kulit yang terjadi di bawah kuku. Penyakit ini biasanya muncul dalam bentuk garis vertikal gelap (dari atas ke bawah) pada kuku dan memerlukan perhatian serius.
Apa Itu Melanoma Kuku?
Melanoma kuku adalah bentuk kanker kulit yang agresif dan jarang terjadi. Jenis kanker ini dikenal sebagai melanoma lentiginosa akral. Berbeda dengan kanker kulit lainnya yang terkait dengan paparan sinar matahari, melanoma kuku tidak berkaitan dengan UV. Kanker ini biasanya muncul di jempol kaki, ibu jari, atau jari telunjuk.
Kanker kuku terjadi di bagian yang disebut matriks kuku, yaitu jaringan merah muda di bawah kuku yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan kuku. Di sini, sel-sel yang disebut melanosit menghasilkan melanin, yang memberi warna pada kulit. Ketika sel-sel ini berkembang secara abnormal, produksi melanin meningkat dan menciptakan garis vertikal yang muncul di bawah kuku.
Gejala Melanoma Kuku
Gejala utama dari melanoma kuku adalah garis berwarna gelap yang muncul di kuku. Garis ini biasanya berwarna cokelat atau hitam dan membentang dari atas ke bawah. Dalam beberapa kasus, garis tersebut dapat berbentuk tidak beraturan dan semakin panjang serta lebar seiring waktu.
Jika kamu memiliki melanoma kuku, kuku mungkin:
* Terbelah, retak, atau berubah bentuk.
* Memiliki pigmentasi yang tidak teratur (perubahan warna tidak merata).
* Membengkak atau meradang.
* Terangkat dari bantalan kuku.
* Mengembangkan ulkus, nodul, atau mulai berdarah.
* Menunjukkan perubahan warna kulit di sekitar kuku (tanda Hutchinson).
Dalam beberapa kasus, perubahan warna kuku tidak terjadi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan perubahan apa pun yang terlihat tidak biasa pada kuku, terutama jika kamu sebelumnya tidak pernah mengalami cedera atau kerusakan pada kuku.
Penyebab dan Faktor Risiko
Melanoma kuku biasanya disebabkan oleh jenis kanker yang disebut melanoma akral-lentiginosa. Ketika jumlah sel melanosit yang diproduksi berlebihan, beberapa di antaranya dapat tumbuh secara abnormal, menyebabkan tumor atau merusak jaringan di sekitarnya.
Beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan terkena melanoma kuku meliputi:
* Riwayat keluarga: Jika kamu memiliki kerabat tingkat pertama dengan jenis melanoma akral-lentiginosa, risikonya lebih tinggi.
* Usia: Melanoma kuku paling sering didiagnosis pada orang berusia antara 50-70 tahun.
* Etnis: Meskipun melanoma kuku memengaruhi semua ras, penyakit ini lebih umum pada orang Afrika-Amerika, Asia, dan Hispanik.
Diagnosis Melanoma Kuku
Untuk mendiagnosis melanoma kuku, dokter mungkin merekomendasikan beberapa tes dan prosedur skrining. Ini termasuk:
* Pemeriksaan fisik kuku oleh dokter kulit.
* Mengumpulkan informasi tentang riwayat medis pasien, termasuk faktor risiko melanoma kuku.
* Onychoscopy, yaitu pemeriksaan kuku menggunakan dermoskop untuk melihat kuku secara lebih detail.
* Biopsi kuku dan bantalan kuku, yang melibatkan pengangkatan kuku dan jaringan di bawahnya untuk diperiksa di laboratorium.
* Biopsi kelenjar getah bening sentinel, yaitu prosedur untuk mengetahui apakah kanker telah menyebar ke sistem limfatik tubuh.
Pengobatan Melanoma Kuku
Sebagian besar penderita melanoma kuku memerlukan prosedur pembedahan untuk mengangkat jaringan yang terkena tumor. Radiasi dan imunoterapi juga merupakan opsi pengobatan.
- Pembedahan: Dokter biasanya merekomendasikan amputasi kuku yang terkena, tetapi saat ini pembedahan yang lebih konservatif sedang digunakan untuk mempertahankan lebih banyak kuku dan jari.
- Radiasi: Radiasi biasanya digunakan jika kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening atau bagian tubuh lainnya.
- Imunoterapi: Untuk orang dengan stadium kanker tertentu, imunoterapi dapat meningkatkan tingkat keberhasilan pembedahan dan mengurangi risiko kambuh.
Pencegahan Melanoma Kuku
Meski tidak ada cara pasti untuk mencegah melanoma kuku, kamu dapat mengurangi risiko cedera pada kuku dengan:
* Menjaga kuku tetap rapi, bersih, dan kering.
* Mengenakan alas kaki dan sarung tangan pelindung saat beraktivitas fisik.
* Mengenakan sepatu yang pas dan mendukung.
* Menghindari menggigit atau mencabut kuku.
* Menghindari memotong kutikula selama manikur atau pedikur.
Mengetahui tanda-tanda melanoma kuku adalah langkah terbaik untuk menghadapi jenis kanker kulit ini. Jika kamu melihat garis gelap atau perubahan lain pada kuku, segera hubungi penyedia layanan kesehatan. Kebanyakan orang pulih ketika melanoma didiagnosis dan ditangani sejak dini.










Discussion about this post