klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Lifestyle

Panduan Perayaan Ekaristi Minggu 2 Agustus 2026 Pekan XVIII Tahun A

Redaksi by Redaksi
13 Agustus 2026 - 11:35
Reading Time: 14 mins read
0
Panduan Perayaan Ekaristi Minggu 2 Agustus 2026 Pekan XVIII Tahun A

Ringkasan Berita

Teks panduan tata perayaan ekaristi lengkap renungan harian Katolik. Teks panduan tata perayaan ekaristi disiapkan untuk hari Minggu biasa XVIII tahun A. Ikuti panduan tata perayaan ekaristi hari Minggu dengan penuh iman. Oleh: P. Petrus Cristologus Dhogo, SVD.

Mari simak teks panduan tata perayaan ekaristi Minggu 2 Agustus 2026. Teks panduan tata perayaan ekaristi lengkap renungan harian Katolik. Teks panduan tata perayaan ekaristi disiapkan untuk hari Minggu biasa XVIII tahun A. Ikuti panduan tata perayaan ekaristi hari Minggu dengan penuh iman.

Persiapan Misa

Para Petugas Liturgi berkumpul di sakristi. Untuk bacaan, siapkan Alkitab. Untuk nyanyian, bisa siapkan buku nyanyian. Sedapat mungkin, untuk kekhusukan suasana, alat-alat komunikasi dimatikan.

Ketika memulai, Pemimpin (P) berkata, “Penolong kita ialah Tuhan”, dan yang lain menyahut, “Yang menjadikan langit dan bumi”.

Kemudian dinyanyikan lagu pembuka untuk masa Biasa.

01. TANDA SALIB DAN SALAM

P : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U  : Amin.

P : Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.

U : Sekarang dan selama-lamanya.

02. KATA PEMBUKA

P : Bacaan-bacaan hari ini berbicara tentang kemurahan hati Tuhan. Tuhan selalu memperhatikan apa yang kita perlukan. Nabi Yesaya menggemakan sabda Tuhan yang mengundang kita sekalian untuk datang kepada-Nya dan menikmati kemurahan hatiNya. “…hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah!” Undangan ini mengingatkan kita bahwa Tuhanlah sumber segala kekuatan kita.  Dalam bacaan Injil kita akan mendengarkan tentang Yesus yang memperbanyakkan roti. Dari lima roti dan dua ikan, Ia dapat mengenyangkan ribuan orang. Meskipun demikian, Yesus membutuhkan bantuan para rasul untuk berbagi. Hal ini mengajarkan kita untuk saling berbagi, untuk tidak kikir dengan apa yang kita miliki. Kita berbagi demi kebaikan bersama.  Rasul Paulus menegaskan bahwa cinta Tuhan terlalu kuat untuk kita. Tidak ada apapun yang bisa memisahkan kita dari cinta Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan selalu memperhatikan kita, sama seperti seorang bapa atau ibu yang mencintai dan memperhatikan anak-anaknya.  [hening sejenak]

03. TOBAT DAN PERMOHONAN AMPUN

P  : Marilah menyesali dan mengakui bahwa kita telah berdosa, supaya kita siap mendengarkan Sabda Tuhan, Terang dan Pedoman hidup kita.

U : Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa, dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P : Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

04. MENYANYIKAN LAGU KEMULIAAN

[Dianjurkan untuk memakai Madah Kemuliaan di bawah ini.]

P : Kemuliaan kepada Allah di surga

U : dan damai di bumi  kepada orang yang berkenan pada-Nya.

P : Kami memuji Dikau,

U : Kami meluhurkan Dikau.

P : Kami menyembah Dikau,

U : Kami memuliakan Dikau.

P : Kami bersyukur kepada-Mu, karena kemuliaan-Mu yang besar.

U : Ya Tuhan Allah, raja surgawi, Allah Bapa yang Mahakuasa.

P : Ya Tuhan Yesus Kristus, Putera yang tunggal.

U : Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putera Bapa.

P : Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami.

U : Engkau yang menghapus dosa dunia,kabulkanlah doa kami.

P : Engkau yang duduk di sisi Bapa,kasihanilah kami.

U : Karena hanya Engkaulah kudus.

P : Hanya Engkaulah Tuhan.

U : Hanya Engkaulah Mahatinggi, ya Yesus Kristus.

P : bersama dengan Roh Kudus,

U : dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.

05. DOA PEMBUKA

P : Marilah kita berdoa,  [hening sejenak]  Allah yang mahakuasa, Engkau selalu bermurah hati kepada semua yang menderita dan kesusahan. Kami bersyukur untuk setiap kekuatan yang Engkau berikan kepada kami dalam menghadapi tantangan hidup kami. Semoga kami bisa saling membantu satu sama lain sebagaimana Engkau mengajarkan para rasul membagi-bagi roti kepada yang lain. Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama dengan Dikau dalam  persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.

U  : Amin.

06. AJAKAN MENDENGARKAN SABDA TUHAN

P :  Marilah kita membuka hati kita untuk mendengarkan Sabda Tuhan dan menerimanya agar Sabda Tuhan menjadi pelita iman kita dan tongkat penuntun jalan hidup kita.

[Bacaan dibacakan dari Alkitab]

07. BACAAN PERTAMA (Yes. 55:1-3)

L : Bacaan dari Kitab Yesaya.

Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran! Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan?  Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U  : Syukur kepada Allah.

08. MENDARASKAN MAZMUR TANGGAPAN

Refren (Mzm. 86:5a):

Engkau membuka tangan-Mu, ya Tuhan, dan memuaskan kami.

Mzm. 86:5-6,9-10,15-16a

Ya Tuhan, Engkau sungguh baik dan suka mengampuni   Kasih setia-Mu berlimpah  bagi semua orang yang berseru  kepada-Mu.

Pasanglah telinga kepada doaku, ya TUHAN,   dan perhatikanlah suara permohonanku.  (Refren)

09. BACAAN KEDUA (Rm. 8:35,37-39)

L : Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma

Saudara-saudari, siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelan jangan, atau bahaya, atau pedang? Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang

menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.  Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U  : Syukur kepada Allah.

10. ALLELUIA  (Mat. 4:4b)

P : Alleluia

U : Alleluia

P : Manusia hidup bukan saja dari roti, melainkan juga dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

U : Alleluia

11. INJIL (Mat. 14:13-21)

P : Marilah kita bersama-sama mendengarkan Injil Yesus Kristus menurut Matius.

Pemimpin dan semua yang hadir membuat tanda salib dengan ibu jari pada dahi, mulut, dan dada. Kemudian Pemimpin membacakan Injil.

Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit. Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepadaNya dan berkata: “Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desadesa.” Tetapi Yesus berkata kepada mereka: “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.” Jawab mereka: “Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan.” Yesus berkata: “Bawalah ke mari kepada-Ku.” Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potonganpotongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh. Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.

P : Demikianlah Injil Tuhan.

U  : Terpujilah Kristus.

12. RENUNGAN HARIAN KATOLIK

Bacaan Injil berbicara tentang Yesus yang sangat memperhatikan semua yang mengikuti-Nya. Ia menampakkan kepada kita, wajah Allah yang amat mencintai kita dan yang selalu mendengarkan kita. Kita tidak bisa dipisahkan oleh cinta Allah, karena Allah sangat mencintai kita. Meskipun demikian, permenungan kita dalam kesempatan ini, akan lebih difokuskan pada bagaimana kita bisa meniru sikap Allah yang peduli pada kita, untuk bisa saling memperhatikan sesama.

Pertama, dalam bacaan Injil disebutkan bahwa Yesus meminta para murid untuk memberi makan. Padahal mereka hanya memiliki lima roti dan dua ikan. Apa artinya ini? Yesus lalu mengambil roti dan ikan itu lalu berdoa dan akhirnya semua mereka bisa makan dengan kenyang. Kisah ini mengajarkan kita bahwa Tuhan tidak memerlukan banyaknya materi agar kita bisa saling membantu. Kita bisa saling membantu dengan apa yang kita punya. Yang paling pertama adalah kita bersedia dan membuka diri untuk membantu. Mungkin kita hanya memiliki satu potong roti, tetapi kita berupaya untuk saling berbagi. Ketika Tuhan memperbanyakkan roti, dia juga butuh kerja sama para rasul untuk membagi-bagikan roti itu. Itulah tugas kita. Kita dipakai Tuhan untuk saling berbagi. Kita membagi pengalaman kita, berbagi pengetahuan, dan berbagi kehidupan kita. Tuhan memanggil kita untuk berada bersama sehingga kita tidak menjadi sendirian atau menjadi terasing satu sama lain. Sebaliknya dengan saling membantu, kita sebagai anak-anak Tuhan menghadirkan Tuhan yang senantiasa memperhatikan kita.

Kedua, Ketika semua sudah kenyang, maka dikumpulkan lagi potongan-potongan roti sebanyak 12 bakul penuh. Kita pasti bertanya-tanya, apakah hal ini benar terjadi? Sesungguhnya, angka ini menunjukkan bahwa mereka memang makan sampai kenyang. Banyaknya makanan yang tersisa menandakan bahwa orang memang kekenyangan. Dari kisah ini, kita belajar bahwa ketika kita saling berbagi, maka kita akan berkelimpahan. Sekecil apapun yang kita bagikan, kita saling memperkaya dan saling melengkapi satu sama lain. Bisa jadi ada orang yang tahu tentang satu hal, tetapi orang lain akan membantunya dengan hal yang lain. Sebaliknya, jika kita tidak membagikan pengalaman hidup kita, kita sulit untuk berkembang dalam hidup kita. Hidup kita menjadi miskin dan tertutup. Kita malah menjadikan diri kita sebagai patokan satu-satunya yang benar. Ketika kita membuka diri dan berbagi, kita akan mendapatkan banyak sekali masukan untuk  menjadikan hidup kita menjadi lebih baik. Sesungguhnya, sebagaimana Tuhan mengutus kita menjadi penolong bagi yang lain, maka Tuhan juga mengutus sesama untuk menjadi penolong bagi kita. Itulah mata rantai cinta Tuhan. Semoga pengalaman perbanyakan roti oleh Yesus di hari ini, menginspirasi kita untuk juga saling membagi-bagikan hidup kita dengan sesama kita.

13. HENING SEJENAK

Sabda Tuhan dan

14. SYAHADAT

P : Marilah menanggapi mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada

Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…..

15. DOA UMAT

P : Allah kita adalah Allah yang selalu berjalan bersama kita. Ia adalah sumber segala kegembiraan dan

penghiburan kita. Marilah kita menyampaikan doa-doa permohonan kita kepada-Nya.

P : Semoga Gereja, diteguhkan oleh Roti Ekaristi, mampu mendengarkan dan membantu mereka

yang sedang berjuang mengenal dan mengakrabkan diri dengan Yesus, Roti Yang Hidup.

Marilah kita mohon…

P : Semoga semua lembaga yang berjuang melawan kelaparan di seluruh dunia mendapatkan kekuatan

dan dengan semangat meneruskan karya perutusan mereka.  Marilah kita mohon…

P : Semoga para pemimpin negara dan masyarakat diteguhkan untuk menemukan cara-cara yang baik

dan adil guna meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.  Marilah kita mohon….

P : Semoga kita sekalian tetap saling membagikan apa yang kita miliki untuk membantu sesama kita dalam

mempertahankan kehidupan. Marilah kita mohon….

P : Kita hening sejenak untuk menyerahkan doa dan permohonan pribadi kita masing-masing.

[hening sejenak lalu lanjut].

P : Bapa yang mahabaik, Engkau menyediakan apa yang dibutuhkan oleh kami. Kabulkanlah doa-doa

kami, yang selalu merindukan cinta dan perhatianMu. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.

U : Amin

16. KOLEKTE

[Selanjutnya ada pengumpulan kolekte sebagai perwujudan cinta kepada Sang Sabda dan kepada sesama yang berkekurangan, diiringi lagu yang sesuai. Kolekte dikumpulkan lalu dihantar dan diletakkan di depan mimbar] diiringi lagu persembahan yang bernada Syukur Kepada Tuhan atau Ajakan Berbagi.].

17. DOA PUJIAN

[Sesudah Kolekte, Pemimpin membawakan Doa Pujian sambil berdiri di depan umat, menghadap ke altar dan umat berdiri dan setiap kali mendaraskan aklamasi bersama.]

P : Saudara-saudari yang terkasih, Allah begitu baik kepada kita umat-Nya. Dalam kebaikan-Nya itu, Ia datang melayani kita. Maka marilah kita memuji Dia dan berkata:

Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

P : Allah maha pengasih dan penyayang, Engkaulah penyelenggara segala hal dalam hidup kami. Dalam

kebaikan-Mu yang tak terhingga, Engkau menciptakan kami dan menganugerahi kami kehidupan.

Maka kami memuji Engkau:

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

P : Bapa, amat besarlah cinta-Mu kepada kami. Ketika dalam perjalanan hidup ini kami jatuh, Engkau menyelamatkan kami dengan mengutus Putra-Mu dan Dia mengajarkan kami untuk mencintai. Engkau menyerahkan Dia bagi kami. Maka kami memuji

Engkau.

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

P : Dan betapa besar cinta dan kebaikan-Mu bagi kami. Engkau mencurahkan Roh Kudus-Mu untuk me

nyempurnakan rencana penyelamatan-Mu dalam diri kami. Maka kami memuji Engkau.

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

P : Setiap hari Engkau melimpahi kami dengan karunia dan berkat, sehingga kami dapat menunaikan tugas kami sehari-hari, yakni berbakti bagi-Mu dan melayani sesama lewat karya-karya kami. Maka kami memuji Engkau.

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

P : Maka, bersama seluruh umat beriman, dan dalam kesatuan dengan Bapa Suci Paus Leo XIV, Bapa  Uskup kami [nama Uskup setempat] dan Pastor Paroki kami [nama pastor paroki setempat], kami melambung kan madah pujian bagi-Mu dengan berseru: [menyanyikan satu lagu bertemakan Puji Syukur]

Menyusul Ritus Komuni.

Dalam Ibadah Sabda terdapat dua kemungkinan, yaitu (1) menyambut komuni (lihat cara A), (2) tidak menyambut komuni, tetapi umat diajak menghayati komuni batin/rindu (lihat cara B).

18A. Cara A: DENGAN KOMUNI

Sesudah Doa Pujian, Pemimpin menuju ke altar untuk mempersiapkan komuni. Ia membentangkan kain korporale di atas altar dan kemudian mengambil Sakramen Mahakudus dari tabernakel dan diletakkan di atas kain korporale. Sesudah mempersiapkan segala yang perlu untuk Komuni Kudus, para pemandu/pengantar bersama para pelayan dan umat beriman berlutut menyembah dalam keheningan sesaat. Sesudah itu Pemimpin mengajak umat untuk menyanyikan lagu Bapa Kami

sambil berdiri.

P : Saudara-saudari, meskipun kita tidak merayakan Ekaristi, pada perayaan ini kita memperoleh

kesempatan menyambut Komuni Kudus, maka dalam persatuan dengan saudara-saudari se-paroki yang merayakan Ekaristi, marilah kita menyiapkan hati di hadirat Tuhan. [Hening sejenak]

19A. BAPA KAMI

Berdiri

P : Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran Ilahi, maka beranilah kita berdoa.

U  : Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di

atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Sesudah doa Bapa Kami, dapat juga diadakan Salam damai.

20A. SALAM DAMAI DAN KOMUNI

Bila ada Salam Damai, Pemimpin mengajak Umat, misalnya sebagai berikut:

P : Marilah kita saling memberikan salam damai.  Umat memberikan salam damai kepada saudara-saudari  yang berada paling dekat. Sesudah Salam Damai, Pemimpin berlutut menghormati Sakramen Mahakudus, lalu

menghunjukkan hosti kudus kepada umat, sambil berkata:

P : Inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.

Hosti dan sibori ditunjukkan kepada umat:

Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuanNya.

Pemimpin dan Umat berdoa bersama-sama.

U : Ya Tuhan saya tidak pantas, Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

Dengan khidmat, Pemimpin menyambut Tubuh Tuhan terlebih dulu. Sesudah itu, ia melayani umat yang menyambut komuni, seraya setiap kali berkata:

P : Tubuh Kristus.

U : Amin.

Penyambutan komuni diiringi dengan nyanyian komuni. ———————————————————————————————-

18B. Cara B. TANPA KOMUNI

P : Pada perayaan ini kita tidak menyambut Komuni kudus. Meskipun demikian, marilah kita menghayati

kehadiran Tuhan yang kita rindukan di dalam hati kita masing-masing.

19B. BAPA KAMI

Berdiri

P : Saudara-saudari terkasih, kita telah dipersatukan oleh iman yang sama. Maka sebagai Putra-Putri

Bapa yang satu dan sama, marilah kita berdoa sebagaimana yang diajarkan oleh Putra-Nya sendiri.

U  : Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di

atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Dapat dilaksanakan Salam Damai.

P : Marilah kita saling memberikan salam damai. Umat memberikan salam damai kepada saudara-saudari

yang berada paling dekat saja.

20B. DOA KOMUNI BATIN

Berlutut/berdiri

Pemimpin mengajak semua yang hadir untuk melaksanakan

Komuni Batin dengan rumusan ajakan antara lain sebagai berikut:

P : Kini, mari kita siapkan hati kita untuk menyambut kedatangan Tuhan di dalam hati kita.

P : Yesus bersabda, “Kamu memang sudah bersih karena Firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.” (Yoh. 15:3-4).

[hening sejenak]

P : Yesusku, aku percaya, Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus. Aku mengasihi-Mu lebih dari

segalanya, dan aku merindukan kehadiran-Mu dalam seluruh jiwaku. Karena sekarang aku tak

dapat menyambut-Mu dalam Sakramen Ekaristi, datanglah sekurang-kurangnya secara rohani ke

dalam hatiku, meskipun Engkau selalu telah datang. Aku memeluk-Mu dan mempersatukan diriku sepenuhnya kepada-Mu, jangan biarkan aku terpisah daripada-Mu. Amin. [hening sejenak]

P : Dalam keheningan, marilah kita masing-masing menyatukan diri dengan Tuhan yang hadir saat ini di

sini bersama kita.  Berbicaralah dengan Dia dari hati ke hati dengan mengatakan:

P : Yesus, datanglah, dan tinggallah dalam hatiku.  Jadikanlah hatiku seperti hati-Mu.

U  : Yesus, datanglah, dan tinggallah dalam hatiku.  Jadikanlah hatiku seperti hati-Mu.

▪ Seruan di atas diulangi oleh Pemimpin dan diikuti oleh yang hadir sebanyak tiga kali.

▪ Lalu diberi saat hening secukupnya.

▪ Sesudah Komuni Batin, dapat dinyanyikan satu lagu Syukur.

21. MENDOAKAN MAZMUR 1

[lalu mendoakan Mzm 1,  sedapat mungkin bersamasama. Yang ada Alkitab, bisa membuka Mzm 1]

Berbahagialah orang yang tidak berjalan  menurut nasihat orang fasik,  yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,  dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN,  dan yang merenungkan Taurat itu  siang dan malam.

Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,  yang menghasilkan buahnya pada musimnya,

dan yang tidak layu daunnya;  apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Bukan demikian orang fasik:  mereka seperti sekam yang ditiupkan angin. Sebab itu orang fasik

tidak akan tahan dalam penghakiman,  begitu pula orang berdosa  dalam perkumpulan orang benar; sebab TUHAN mengenal jalan orang benar,  tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

22. AMANAT PENGUTUSAN

P :  Kita telah mendengarkan kisah tentang Yesus memperbanyakkan roti untuk membantu kehidupan banyak orang. Kisah ini mengajarkan kita untuk saling menolong agar kehidupan kita dapat berjalan dengan baik. Mari berbagi dalam kebersamaan kita sehingga kita dapat menjalani kehidupan kita dengan baik karena diteguhkan oleh sesama kita.

23. DOA PENUTUP

P : Marilah kita berdoa, Allah yang kekal, kami berterimakasih untuk kekuatan yang kami peroleh dari perayaan ini. Dampingi dan lindungilah kami selalu. Semoga berkat kemurahan hati-Mu, kami bisa mendapatkan

nafkah yang secukupnya demi kehidupan kami. Semoga kami juga dapat saling berbagi dalam kehidupan kami agar cinta-Mu hidup di tengah tengah kami.

Demi Kristus, Dialah Tuhan dan pengantara kami.

U : Amin

24. MOHON BERKAT TUHAN

P : Sebelum mengakhiri perayaan ini marilah kita menundukkan kepala, memohon berkat Tuhan.

[hening sejenak]

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang

kekal.

[sambil membuat Tanda Salib pada diri sendiri]

DALAM NAMA BAPA, DAN PUTRA, DAN ROH KUDUS.

U : Amin.

P : Perayaan Sabda kita ini sudah selesai.

U  : Syukur kepada Allah.

25. PENGUTUSAN

P : Marilah pergi, kita diutus Tuhan untuk saling berbagi dan saling menghidupkan.

U  : Amin.

26. LAGU PENUTUP.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Kapal Prince Soya Terbakar di Pelabuhan Samarinda
Lifestyle

Kapal Prince Soya Terbakar di Pelabuhan Samarinda

30 Agustus 2026 - 18:02
Ramalan zodiak cinta Sabtu 1 Agustus 2026: Sagittarius coba hal baru bersama pasangan di akhir pekan
Lifestyle

Ramalan zodiak cinta Sabtu 1 Agustus 2026: Sagittarius coba hal baru bersama pasangan di akhir pekan

25 Agustus 2026 - 23:11
Kunci gitar mudah: Chord Pemuja Rahasia Sheila On 7 yang viral di YouTube
Lifestyle

Kunci gitar mudah: Chord Pemuja Rahasia Sheila On 7 yang viral di YouTube

20 Agustus 2026 - 13:22
84 Siswa SDN 1 Tedunan Jepara Belajar di Rumah Warga, Rindu Suasana Kelas
Lifestyle

84 Siswa SDN 1 Tedunan Jepara Belajar di Rumah Warga, Rindu Suasana Kelas

18 Agustus 2026 - 11:26
Renungan Katolik Harian: Lima Roti, Kasih Tak Terbatas 2 Agustus 2026
Lifestyle

Renungan Katolik Harian: Lima Roti, Kasih Tak Terbatas 2 Agustus 2026

18 Agustus 2026 - 06:26
Lifestyle

Bacaan Injil Katolik Minggu 2 Agustus 2026 Lengkap dengan Mazmur Tanggapan

10 Agustus 2026 - 23:40
Next Post
Estafet Kepemimpinan, 3 Kepala SMA Negeri di Batam Resmi Dilantik Sekdaprov Kepri

Estafet Kepemimpinan, 3 Kepala SMA Negeri di Batam Resmi Dilantik Sekdaprov Kepri

BP Batam Kunjungi KIP RI, Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

BP Batam Kunjungi KIP RI, Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com