Penarikan Pasukan AS dari Jerman Mengundang Kekhawatiran di Eropa
Wakil Luar Negeri Uni Eropa (UE), Kaja Kallas, menyatakan bahwa penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dari Jerman mengejutkan. Ia menekankan pentingnya negara-negara Eropa untuk memperkuat pilar pertahanan mereka.
“Ada dialog yang panjang mengenai penarikan pasukan AS dari Eropa, tapi waktu penarikan ini cukup mengejutkan. Saya pikir ini menunjukkan bahwa kami harus meningkatkan pilar NATO di Eropa dan melakukan lebih,” ujarnya.
Pekan lalu, AS memutuskan untuk menarik sekitar 5 ribu pasukannya di Jerman. Langkah tersebut terjadi setelah perselisihan antara Kanselir Jerman, Friedrich Merz, dan Presiden AS, Donald Trump.
- Sebut tentara AS di Eropa juga atas kepentingan kedua pihak
Kallas menjelaskan bahwa pasukan AS yang ditempatkan di Eropa juga memiliki kepentingan AS sendiri. Penempatan tentara AS tersebut bukan hanya tentang mengamankan kepentingan Eropa.
Dilansir dari Politico, saat ditanya soal kaitan dengan hukuman kepada Merz, Kallas menyebut tidak dapat mengetahui secara pasti apa yang dipikirkan Trump. Ia mengatakan, Trump yang harus menjelaskan langsung keputusannya sendiri.
- Menhan Jerman sebut penarikan tentara AS tidak mengejutkan

Menteri Pertahanan (Menhan) Jerman, Boris Pistorius, mengatakan bahwa penarikan tentara AS dari negaranya tidak mengejutkan. Menurutnya, Trump sudah mengumumkan pengurangan jumlah tentara di Jerman.
“Ini harus masuk dalam perspektif kita bahwa ini tidak mengejutkan. Mungkin hanya waktunya yang mengejutkan. Jika 5 ribu tentara AS ditarik, maka ini memang seperti itu,” ungkapnya.
Pistorius mendorong percepatan produksi persenjataan. Ia menyebut, militer Jerman sudah menggelontorkan dana khusus sebesar 100 miliar euro (Rp2.016 triliun) untuk meningkatkan pertahanan.
- Wali Kota Ramstein peringatkan dampak ekonomi penarikan tentara AS

Wali Kota Ramstein-Miesenbach, Ralf Hechler, mengatakan bahwa penarikan tentara AS akan berdampak kepada komunitas di sekitar pangkalan militer. Menurutnya, penarikan ini akan berdampak pada ekonomi sekitar.
“Penarikan tentara AS hingga 5 ribu personel ini termasuk dengan keluarganya yang bisa mencapai 12 ribu orang. Jika sebanyak itu orang yang meninggalkan kota ini secara permanen, maka ini akan berdampak pada ekonomi,” katanya.
Sekitar hampir 8 ribu warga Amerika tinggal di Ramstein-Miesenbach yang berada di dekat pangkalan militer AS. Keberadaan tentara AS dan keluarganya itu membawa dampak ekonomi hingga 2 miliar dolar AS (Rp34,7 triliun) per tahun.
Tindakan Lanjutan oleh Uni Eropa
Uni Eropa segera akan menyetujui aturan dagang demi menghindari tarif mobil AS. Trump berencana menaikkan tarif impor mobil Uni Eropa menjadi 25 persen.
China juga siap memberikan balasan jika Uni Eropa menyetujui aturan “Made in Europe”. Hal ini menunjukkan bahwa konflik perdagangan antara negara-negara besar semakin memanas.
Beberapa negara Eropa mulai mempertimbangkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat keamanan dan stabilitas ekonomi mereka. Dengan penarikan pasukan AS dari Jerman, banyak pihak khawatir akan dampak jangka panjang terhadap keamanan dan hubungan diplomatik di kawasan Eropa.










Discussion about this post