klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Internasional

Putin Tetapkan Zona Keamanan 660 Kilometer di Ukraina, Tak Masuk Meja Negosiasi

by
17 Oktober 2026 - 15:49
Reading Time: 2 mins read
0
Putin Tetapkan Zona Keamanan 660 Kilometer di Ukraina, Tak Masuk Meja Negosiasi

Presiden Rusia Vladimir Putin menetapkan rencana pembentukan zona keamanan di wilayah Ukraina yang berbatasan langsung dengan Rusia. Area yang disebut Kremlin membentang 660 kilometer itu, menurut Putin, tidak akan dibahas sebagai bagian dari kemungkinan perundingan damai dengan Kyiv. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat meninjau pos komando militer Rusia pada Jumat, 16 Oktober 2026, di tengah perang yang sudah berlangsung sejak Februari 2022.

Dalam kunjungan itu, Putin tampil dengan seragam militer dan menegaskan bahwa pasukannya tengah menjalankan tugas untuk mendorong mundur ancaman dari sisi perbatasan. Ia menyebut militer Rusia tidak hanya diminta mengusir lawan dari wilayahnya, tetapi juga membentuk kawasan penyangga di sisi Ukraina. Menurut dia, target itu sedang dikerjakan dan masuk dalam kepentingan strategis jangka panjang Rusia.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kemudian menjelaskan bahwa zona keamanan yang dimaksud mencakup bentangan sepanjang 660 kilometer. Ia mengatakan sekitar 70 persen dari area yang dituju sudah berada di bawah kendali pasukan Rusia. Meski begitu, Peskov tidak menguraikan seberapa jauh kawasan itu akan masuk ke wilayah Ukraina, sehingga angka tersebut merujuk pada panjang area sasaran, bukan kedalaman penetrasi militer dari garis perbatasan.

Reuters melaporkan, penguasaan yang diincar Rusia berkaitan dengan Provinsi Sumy dan Kharkiv. Dua wilayah itu sama-sama berada di utara dan timur laut Ukraina serta berdekatan dengan Rusia. Sumy berbatasan langsung dengan Kursk, sedangkan Kharkiv dikenal sebagai kawasan industri penting dan sudah lama menjadi salah satu titik tempur utama sejak invasi dimulai.

Langkah Moskow ini memperlihatkan bahwa perang tidak lagi hanya soal mempertahankan wilayah yang sudah diduduki Rusia, tetapi juga soal memperluas kendali dengan dalih keamanan perbatasan. Rusia sebelumnya telah mengklaim aneksasi atas Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson pada 2022, meski klaim itu tidak diterima Ukraina maupun mayoritas negara di dunia. Hingga kini, Moskow belum menyatakan aneksasi resmi terhadap Sumy dan Kharkiv.

Putin menghubungkan keputusan tersebut dengan serangan Ukraina ke Kursk pada 2024 hingga 2025. Operasi lintas batas yang dimulai pada Agustus 2024 itu sempat membuat pasukan Ukraina masuk ke wilayah Rusia dan menguasai sejumlah area untuk sementara. Kyiv saat itu berupaya mengganggu fokus militer Rusia sekaligus memperkuat posisi tawar dalam pembicaraan damai. Namun, Rusia kemudian melancarkan serangan balasan untuk merebut kembali kawasan yang sempat hilang.

Selain zona keamanan, Putin juga menyampaikan perkembangan operasi Rusia di Donetsk dan Zaporizhzhia. Ia mengatakan masih ada sedikit lebih dari 10 persen wilayah Donetsk yang belum dikuasai, sementara di Zaporizhzhia sekitar 16,5 persen masih di luar kendali pasukannya. Seluruh angka itu merupakan klaim dari pihak Rusia dan belum bisa diverifikasi secara independen. Dengan penegasan terbaru ini, peluang kompromi dalam perundingan damai tampak semakin sempit, karena Moskow menempatkan zona penyangga sebagai syarat yang tidak bisa ditawar.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend

Related Posts

Ukraina Klaim Cegat Drone KVS Rusia dengan Desain Sayap Cincin
Internasional

Ukraina Klaim Cegat Drone KVS Rusia dengan Desain Sayap Cincin

17 Oktober 2026 - 04:20
Trump Prediksi Konflik dengan Iran Segera Usai, Harga Minyak Bisa Turun Drastis
Internasional

Trump Prediksi Konflik dengan Iran Segera Usai, Harga Minyak Bisa Turun Drastis

15 Oktober 2026 - 21:25
Houthi Mengaku Tembak Jet Tempur Arab Saudi di Langit Saada
Internasional

Houthi Mengaku Tembak Jet Tempur Arab Saudi di Langit Saada

15 Oktober 2026 - 20:32
IRGC Klaim Tanker Minyak Meledak setelah Menabrak Ranjau di Selat Hormuz
Internasional

IRGC Klaim Tanker Minyak Meledak setelah Menabrak Ranjau di Selat Hormuz

12 Oktober 2026 - 17:27
Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakat Hentikan Serangan Energi, Kyiv Minta Penjelasan
Internasional

Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakat Hentikan Serangan Energi, Kyiv Minta Penjelasan

12 Oktober 2026 - 09:30
Iran Tawarkan Mediasi Saat Ketegangan Houthi dan Saudi Memanas
Internasional

Iran Tawarkan Mediasi Saat Ketegangan Houthi dan Saudi Memanas

12 Oktober 2026 - 08:37
Next Post
Raline Shah Mundur dari Stafsus Menkomdigi, LHKPN Rp56,99 Miliar Kembali Disorot

Raline Shah Mundur dari Stafsus Menkomdigi, LHKPN Rp56,99 Miliar Kembali Disorot

Dukung Ruang Publik Aman, Kapolda Kepri dan Bhayangkari Serahkan Bantuan di Pulau Bertam

Dukung Ruang Publik Aman, Kapolda Kepri dan Bhayangkari Serahkan Bantuan di Pulau Bertam

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com