klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Internasional

Proposal damai Iran yang ditolak Trump, dianggap tidak dapat diterima

Redaksi by Redaksi
14 Mei 2026 - 08:26
Reading Time: 3 mins read
0
Proposal damai Iran yang ditolak Trump, dianggap tidak dapat diterima

Penolakan Proposal Damai Iran oleh Presiden AS

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menolak mentah-mentah proposal damai yang diajukan oleh Iran. Penolakan ini disampaikan melalui platform media sosial miliknya, Truth Social. Sikap tersebut kemudian dipertegas kembali saat ia memberikan pernyataan resmi di hadapan publik dengan tegas menyatakan, “SAMA SEKALI TIDAK DAPAT DITERIMA!”

Penolakan ini muncul setelah Teheran mengirimkan proposal balasan melalui mediator Pakistan. Trump menuding Iran bermain-main dan menyebut negara itu telah mempermainkan Amerika Serikat dan dunia selama 47 tahun. Namun, di balik retorika keras, fakta di lapangan menunjukkan bahwa negosiasi telah buntu lebih dari sebulan sejak gencatan senjata sementara berlaku pada 8 April.

Latar Belakang Ketegangan

Blokade de facto Iran atas Selat Hormuz dipandang sebagai respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Di sisi lain, Washington memberlakukan blokade angkatan laut ke pelabuhan Iran, bahkan di tengah gencatan senjata, yang justru memperuncing ketegangan. Aksi saling cegat kapal pun berlanjut, sementara negara-negara Teluk kembali terdampak serangan.

Poin-Poin Usulan Iran dan Alasan Ditolak Trump

  1. Akhiri Perang di Semua Front

    Iran mengusulkan penghentian perang secara menyeluruh, termasuk di Lebanon, tempat Israel melakukan serangan besar dan invasi darat. Teheran ingin “pemanasan permusuhan” (de-escalation) menjadi tahap awal sebelum masuk ke isu-isu strategis. Sumber resmi Iran menyebut respons itu “realistis dan positif” serta menegaskan bola kini ada di tangan Washington.

    Mengapa ditolak?

    Trump menilai pendekatan bertahap tersebut mengulur waktu dan tidak menjamin kepentingan keamanan AS terpenuhi sejak awal.

  2. Keamanan Maritim Teluk & Selat Hormuz

    Tahap pertama negosiasi versi Iran menekankan jaminan keamanan pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz, sebelum pembahasan lanjutan.

    Mengapa ditolak?

    AS menuntut pembukaan Selat Hormuz sebagai prasyarat awal—bukan hasil dari tahap pertama negosiasi.

  3. Uranium Diperkaya: Sebagian Dimusnahkan, Sisanya Dipindah

    Iran disebut mengusulkan agar sebagian dari sekitar 440 kg uranium sangat diperkaya dimusnahkan, sementara sisanya dipindahkan ke negara ketiga. Teheran juga siap menangguhkan pengayaan, namun untuk periode lebih singkat dari moratorium panjang yang diminta AS.

    Mengapa ditolak?

    Washington menuntut pengayaan nol persen dan menolak penggunaan fasilitas nuklir Iran, menilai tawaran Teheran belum cukup menjamin.

  4. Pencabutan Sanksi & Akses Aset

    Menurut kantor berita Tasnim, fokus utama Iran adalah pencabutan sanksi minyak, pembebasan aset luar negeri yang dibekukan, serta penghentian blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran.

    Mengapa ditolak?

    Bagi Trump, pelonggaran sanksi tanpa konsesi nuklir maksimal berisiko melemahkan tekanan yang dianggap efektif.

    Buy JNews
    ADVERTISEMENT

Jalan Buntu yang Kian Terang

Perbedaan pendekatan inilah yang membuat negosiasi kembali macet. Iran ingin urutan: deeskalasi keamanan maritim, isu nuklir & regional. AS memilih kebalikannya: jaminan strategis dulu, baru pembicaraan lanjutan. Dengan Selat Hormuz masih sensitif dan isu nuklir tetap jadi “garis merah”, peluang terobosan tampak tipis, setidaknya selama kedua pihak bersikukuh pada prasyarat masing-masing.


ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Putin Tetapkan Zona Keamanan 660 Kilometer di Ukraina, Tak Masuk Meja Negosiasi
Internasional

Putin Tetapkan Zona Keamanan 660 Kilometer di Ukraina, Tak Masuk Meja Negosiasi

17 Oktober 2026 - 15:49
Ukraina Klaim Cegat Drone KVS Rusia dengan Desain Sayap Cincin
Internasional

Ukraina Klaim Cegat Drone KVS Rusia dengan Desain Sayap Cincin

17 Oktober 2026 - 04:20
Trump Prediksi Konflik dengan Iran Segera Usai, Harga Minyak Bisa Turun Drastis
Internasional

Trump Prediksi Konflik dengan Iran Segera Usai, Harga Minyak Bisa Turun Drastis

15 Oktober 2026 - 21:25
Houthi Mengaku Tembak Jet Tempur Arab Saudi di Langit Saada
Internasional

Houthi Mengaku Tembak Jet Tempur Arab Saudi di Langit Saada

15 Oktober 2026 - 20:32
IRGC Klaim Tanker Minyak Meledak setelah Menabrak Ranjau di Selat Hormuz
Internasional

IRGC Klaim Tanker Minyak Meledak setelah Menabrak Ranjau di Selat Hormuz

12 Oktober 2026 - 17:27
Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakat Hentikan Serangan Energi, Kyiv Minta Penjelasan
Internasional

Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakat Hentikan Serangan Energi, Kyiv Minta Penjelasan

12 Oktober 2026 - 09:30
Next Post
PLUT Batam Sambangi Pulau Pemping, UMKM Pesisir Langsung Bisa Urus NIB di Tempat

PLUT Batam Sambangi Pulau Pemping, UMKM Pesisir Langsung Bisa Urus NIB di Tempat

BP Batam Selesaikan Persoalan UWT 221 Rumah di Puskopar, Pengembang Bayar Tahap Awal 30 Tahun

BP Batam Selesaikan Persoalan UWT 221 Rumah di Puskopar, Pengembang Bayar Tahap Awal 30 Tahun

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com