klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Ekonomi

Celios Soroti Transparansi dan Independensi Bursa di Balik Ancaman Penurunan Status Pasar Saham Indonesia

by
19 Oktober 2026 - 04:55
Reading Time: 2 mins read
0
Celios Soroti Transparansi dan Independensi Bursa di Balik Ancaman Penurunan Status Pasar Saham Indonesia

Jakarta, 18 Oktober 2026 — Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai ada dua persoalan utama yang membuat Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertimbangkan penurunan status pasar saham Indonesia. Menurut dia, isu itu berkaitan dengan akuisisi saham Bayan yang dinilai tidak terbuka serta rencana Danantara masuk ke kepemilikan Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah demutualisasi. Keduanya, kata Bhima, memunculkan pertanyaan besar soal kredibilitas dan independensi pasar modal nasional.

Bhima menjelaskan, dugaan masalah pertama muncul dari transaksi akuisisi saham Bayan yang disebutnya tidak transparan dan diduga melibatkan kredit agunan saham di Bank Mandiri. Ia menilai situasi tersebut mengindikasikan adanya hubungan antar pelaku di bursa yang tidak terlihat jelas oleh publik. Kondisi semacam ini, menurutnya, bisa menjadi sinyal buruk bagi investor global yang menaruh perhatian besar pada keterbukaan transaksi dan kepastian tata kelola.

Faktor kedua yang disorot Celios adalah rencana Danantara membeli saham BEI setelah proses demutualisasi bursa. Bhima menilai langkah itu berpotensi menimbulkan persoalan independensi pengawasan karena pihak yang berperan sebagai pelaku pasar juga bisa memiliki pengaruh pada lembaga yang mengatur. “Pasti ada konflik kepentingan disitu. Pemain dan wasit jadi tercampur,” ujarnya. Ia menekankan, fungsi pengawas dan peserta pasar seharusnya tetap dipisahkan agar kepercayaan investor tidak terkikis.

Di luar dua isu tersebut, Bhima juga mengingatkan bahwa rencana Danantara menjadi penstabil pasar tidak otomatis memperkuat ekonomi riil. Menurut dia, investasi di pasar saham berbeda dengan investasi langsung yang berpotensi membangun pabrik, menyerap tenaga kerja, dan menciptakan efek berganda. Karena itu, ia menilai masuknya dana ke bursa tidak selalu berarti ada dorongan nyata bagi sektor produksi.

Bhima bahkan menyebut langkah itu bisa saja tidak menyentuh akar persoalan, yakni kepercayaan investor asing yang sedang melemah. Ia menilai keluarnya modal dari pasar saham Indonesia lebih banyak dipicu keraguan terhadap kredibilitas pasar, sehingga intervensi seperti Danantara belum tentu memperbaiki ekspektasi. Dalam pandangannya, persoalan mendasar justru harus dibenahi lebih dulu agar arus dana asing kembali masuk.

Bhima juga menyoroti turunnya bobot Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Index dari 1,16 persen menjadi 0,43 persen. Penurunan itu berarti porsi Indonesia menyusut sekitar 63 persen dan berpotensi menekan alokasi dana dari investor global yang menggunakan MSCI sebagai acuan. Ia menilai dampaknya bukan hanya terasa pada investor institusi dan pengelola dana pasif, tetapi juga dapat memengaruhi sentimen investor domestik ketika dana asing keluar dari pasar.

Karena itu, Bhima mendesak pemerintah dan otoritas pasar modal segera menuntaskan persoalan transparansi kepemilikan saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta penguatan bukti penegakan aturan. Menurut dia, pemulihan kepercayaan tidak bisa ditunda jika Indonesia ingin menghindari tekanan lanjutan setelah munculnya sinyal penurunan status dari MSCI.

Buy JNews
ADVERTISEMENT
ShareTweetSend

Related Posts

Celios Kaitkan Akuisisi BYAN dengan Kekhawatiran Turunnya Kelas Pasar Saham Indonesia
Ekonomi

Celios Kaitkan Akuisisi BYAN dengan Kekhawatiran Turunnya Kelas Pasar Saham Indonesia

17 Oktober 2026 - 22:53
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Pasar Cermati Sentimen MSCI dan RDG BI
Ekonomi

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Pasar Cermati Sentimen MSCI dan RDG BI

17 Oktober 2026 - 18:28
Harga BBM Pertamina 17 Oktober 2026 Stabil, Nonsubsidi Masih Tahan di Level September
Ekonomi

Harga BBM Pertamina 17 Oktober 2026 Stabil, Nonsubsidi Masih Tahan di Level September

17 Oktober 2026 - 11:24
Bank Jatim Ingatkan Risiko Jika Gaji ASN Dialihkan ke Koperasi
Ekonomi

Bank Jatim Ingatkan Risiko Jika Gaji ASN Dialihkan ke Koperasi

16 Oktober 2026 - 21:16
Usulan MSCI Ubah Status Indonesia Picu Tekanan Tajam di Bursa Saham
Ekonomi

Usulan MSCI Ubah Status Indonesia Picu Tekanan Tajam di Bursa Saham

16 Oktober 2026 - 17:44
Pemerintah Siapkan Rp12 Triliun untuk BSU 2026, Pekerja Diminta Pantau Kanal Resmi Kemnaker
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Rp12 Triliun untuk BSU 2026, Pekerja Diminta Pantau Kanal Resmi Kemnaker

16 Oktober 2026 - 16:51
Next Post
Como Akhiri Puasa Kemenangan di Markas Fiorentina Berkat Paz dan Liberali

Como Akhiri Puasa Kemenangan di Markas Fiorentina Berkat Paz dan Liberali

Koalisi Sipil Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah Gibran, PKB dan Golkar Ditemui

Koalisi Sipil Desak DPR Sikapi Polemik Ijazah Gibran, PKB dan Golkar Ditemui

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com