klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Breaking News

Eks Kasat Resnarkoba Kubar Diborgol dan Dipecat, Dibawa ke Jakarta Terkait Peredaran Narkoba

Redaksi by Redaksi
19 Mei 2026 - 20:08
Reading Time: 2 mins read
0
Eks Kasat Resnarkoba Kubar Diborgol dan Dipecat, Dibawa ke Jakarta Terkait Peredaran Narkoba

Mantan Anggota Polri Dibawa ke Bareskrim Jakarta Terkait Kasus Narkoba

Mantan anggota Polri AKP Deky Jonathan Sasiang dibawa ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (18/5/2026), terkait pengembangan kasus narkotika dan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Eks Kasat Resnarkoba Polres Kutai Barat itu tiba sekitar pukul 17.42 WIB dengan pengawalan ketat aparat Bareskrim. Kedua tangannya tampak diborgol saat turun dari kendaraan dan langsung digiring menuju ruang pemeriksaan.

Ketua Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Kevin Leleury, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan aliran dana hasil bisnis narkotika. Menurutnya, pemeriksaan terhadap AKP Deky merupakan pengembangan dari pengungkapan kasus bandar narkoba bernama Ishak yang sebelumnya ditangkap di wilayah Melak, Kutai Barat.

“Yang bersangkutan dibawa ke Bareskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan TPPU dari tindak pidana narkotika,” ujarnya.

Penyidik hingga kini masih menelusuri dugaan aliran uang yang diterima mantan perwira polisi tersebut. Polisi belum membeberkan nominal maupun bentuk keterlibatan AKP Deky dalam jaringan narkoba itu. Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyebut AKP Deky diduga berperan sebagai pelindung peredaran narkotika di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Penyidik menduga ia menerima aliran dana dari bisnis narkotika yang dijalankan jaringan bandar sabu bernama Ishak dan kelompoknya. Dugaan tersebut menjadi dasar Bareskrim membawa AKP Deky ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Yang bersangkutan diduga menerima dana dari hasil tindak pidana narkotika. Saat ini proses pendalaman masih berlangsung,” kata Kevin.

Sidang Etik dan Sanksi yang Dihadapi AKP Deky

Sebelumnya, AKP Deky telah menjalani sidang etik di Polda Kalimantan Timur dan dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri. Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan, sidang kode etik menjatuhkan tiga bentuk sanksi terhadap AKP Deky. Selain diwajibkan meminta maaf di hadapan sidang etik, ia juga menjalani penempatan khusus selama 26 hari sebelum akhirnya resmi dipecat dari kepolisian.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Menurut hasil pemeriksaan internal, AKP Deky dinyatakan terbukti terlibat dalam praktik peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Kalimantan Timur. Kasus tersebut kini ditangani Bareskrim Polri untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lebih besar yang melibatkan oknum aparat maupun bandar narkoba di wilayah Kutai Barat dan sekitarnya.

Proses Penyelidikan dan Kemungkinan Jaringan yang Lebih Besar

Penyidik Bareskrim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatan AKP Deky dalam jaringan narkoba. Meskipun belum ada informasi resmi mengenai jumlah dana yang diterima atau bentuk kontribusi dalam bisnis narkotika, pihak kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

Dalam beberapa waktu terakhir, kasus narkoba di wilayah Kalimantan Timur semakin menjadi perhatian publik. Terlebih, adanya dugaan keterlibatan oknum aparat yang memfasilitasi peredaran narkoba. Hal ini membuat Bareskrim Polri mempercepat proses penyelidikan agar bisa mengungkap jaringan yang lebih luas.



Proses pemeriksaan terhadap AKP Deky diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang bagaimana jaringan narkoba bekerja di wilayah tersebut. Selain itu, investigasi ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam tindak pidana narkotika akan dihukum sesuai hukum yang berlaku.

Seluruh proses ini akan terus dipantau oleh pihak berwenang agar tidak ada celah bagi pelaku kejahatan untuk terus beroperasi. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman dan percaya bahwa sistem hukum di Indonesia tetap berjalan dengan baik.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

DPR Sahkan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Gantikan Listyo Sigit
Breaking News

DPR Sahkan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Gantikan Listyo Sigit

1 Oktober 2026 - 11:31
Ribuan Kubik Pasir di Lahan Kosong Sei Beduk Disorot, Asal-Usul dan Izin Dipertanyakan
Breaking News

Ribuan Kubik Pasir di Lahan Kosong Sei Beduk Disorot, Asal-Usul dan Izin Dipertanyakan

30 September 2026 - 18:48
LRT Jabodebek Alami Rem Mendadak di Cikunir, Penumpang Diarahkan ke Perjalanan Berikutnya
Breaking News

LRT Jabodebek Alami Rem Mendadak di Cikunir, Penumpang Diarahkan ke Perjalanan Berikutnya

29 September 2026 - 19:19
506 Ribu Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Batam, Termasuk Merek Lenox
Breaking News

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Batam, Termasuk Merek Lenox

25 September 2026 - 14:08
Buka Sosialisasi Anti-Korupsi 2026, Sekdaprov Misni Minta OPD Perkuat Sistem Pengendalian Internal
Breaking News

Buka Sosialisasi Anti-Korupsi 2026, Sekdaprov Misni Minta OPD Perkuat Sistem Pengendalian Internal

23 September 2026 - 17:34
Alamak! Mantan Polri Ungkap Dugaan Setoran Bandar Narkoba ke Oknum  Polres Langkat Lewat Medsos
Breaking News

Alamak! Mantan Polri Ungkap Dugaan Setoran Bandar Narkoba ke Oknum Polres Langkat Lewat Medsos

13 September 2026 - 18:26
Next Post
Pep Guardiola Akan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim

Pep Guardiola Akan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim

Dituntut 5 Tahun, Noel Menyesal Tak Korupsi Lebih Banyak

Dituntut 5 Tahun, Noel Menyesal Tak Korupsi Lebih Banyak

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com