klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Bisnis

Investor Tertarik 3 Blok Migas Aceh

Redaksi by Redaksi
28 April 2026 - 11:29
Reading Time: 3 mins read
0
Investor Tertarik 3 Blok Migas Aceh

Minat Investor untuk Kelola Tiga Blok Migas di Aceh

Beberapa investor atau perusahaan migas menunjukkan ketertarikan untuk masuk mengelola tiga blok migas yang ada di wilayah Aceh, baik offshore maupun onshore. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri Djalal, beberapa waktu lalu.

Menurut Nasri, perusahaan atau investor yang melirik potensi migas Aceh mencakup perusahaan asing hingga perusahaan lokal. Hal ini menunjukkan bahwa potensi migas Aceh masih sangat menjanjikan dan kembali mendapat kepercayaan investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Adapun investor yang telah menyatakan minat untuk berinvestasi pada blok migas di Aceh antara lain konsorsium Jepang yang terdiri atas JAPEX (Japan Petroleum Exploration Co., Ltd.) dan JOGMEC (Japan Oil, Gas and Metals National Corporation). Mereka tertarik pada Blok Andaman III yang berada di lepas pantai Pidie Jaya. Blok ini sebelumnya dikelola oleh Repsol, dan kini konsorsium Jepang tersebut melirik potensi migas di sana.

Selain itu, terdapat Blok Lhokseumawe yang kontraknya dengan Zaratex telah berakhir. Kini, blok lepas pantai tersebut dilirik oleh perusahaan lokal, PT Energi Hijau, yang akan melakukan studi bersama (joint study) dengan perusahaan asal Malaysia, Barakah Petroleum.

Terakhir, ada Blok South Block A (SBA) yang berada di Aceh Timur. Blok ini kini diminati oleh BUMD milik Pemerintah Aceh, PT Pembangunan Aceh (PEMA), untuk mengelola. Sebelumnya, blok ini sempat hilang dari peta migas Indonesia karena digabungkan dengan Blok Meuligoe, menjadi Blok Meuseuraya dan bahkan sempat masuk dalam daftar lelang Kementerian ESDM.

Namun, melalui perjuangan panjang dan lobi BPMA, blok tersebut kembali muncul dan kini ditawarkan kepada PEMA. Perusahaan daerah itu pun menyatakan minat untuk mengelolanya.

Tiga Blok Migas yang Dilirik

  • Blok Andaman III

    Diminati oleh Japex dan Jogmec asal Jepang. Mereka tertarik pada blok yang sebelumnya dikelola oleh Repsol.

    Buy JNews
    ADVERTISEMENT
  • Blok Lhokseumawe

    Diminati oleh Energi Hijau dan Barakah Petroleum asal Malaysia. Mereka akan melakukan studi bersama untuk mengeksplorasi potensi migas di sana.

  • Blok SBA

    Diminati oleh Pema, BUMD Aceh. Blok ini kini ditawarkan setelah melalui proses panjang dan lobi BPMA.

Nasri Djalal juga mengungkapkan bahwa masuknya investor dari berbagai latar belakang membuktikan bahwa iklim investasi migas di Aceh semakin membaik. Pihaknya akan terus memberikan dukungan guna menjaga kepercayaan investor agar segera berinvestasi di Aceh, terlebih Indonesia saat ini sedang mengejar target peningkatan pasokan energi.

Minat dari tiga investor tersebut juga semakin menegaskan posisi Aceh sebagai bagian dari pertumbuhan energi nasional.

Perusahaan yang Beroperasi dan Rencana Pengembangan

Selain itu, Nasri menyebutkan bahwa terdapat dua kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang saat ini telah beroperasi dan menunjukkan rencana pengembangan lapangan baru.

  • Medco E&P Melaka

    Selama ini menjadi operator di wilayah kerja A di Aceh Timur. Perusahaan ini berencana melakukan pengeboran pada awal 2027.

  • PT Pema Global Energi (PGE)

    Menjadi operator di wilayah kerja B di Aceh Utara. Perusahaan ini juga berencana melakukan pengeboran baru tahun ini dengan target mendapatkan kondensat dan gas.

  • Triangle Pase

    Menjadi operator di Blok Pase. Perusahaan tersebut juga merencanakan pengeboran sumur-sumur baru tahun ini.

Nasri menargetkan Aceh mampu mencapai lifting sebesar 10 ribu barel minyak per hari, termasuk kondensat. Hal ini merupakan bagian dari upaya mendukung target nasional produksi 1 juta barel per hari.

Oleh karena itu, ia mendorong dua perusahaan yang saat ini telah berstatus produksi, yakni Medco E&P Malaka dan Pema Global Energi, untuk terus meningkatkan kegiatan pengeboran sumur baru, guna menemukan sumber energi tambahan. Ia juga mendorong perusahaan-perusahaan tersebut untuk terus meningkatkan teknologi dan produksi.

Menurutnya, lapangan-lapangan yang dikelola saat ini merupakan lapangan tua dengan sumber daya yang sudah terbatas. Karena itu, peningkatan produksi perlu didukung dengan pengeboran lapangan-lapangan baru di masing-masing wilayah kerja.




ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

BBCA Terkoreksi Tajam Usai Sentimen MSCI, BCA Tegaskan Fokus pada Fundamental
Bisnis

BBCA Terkoreksi Tajam Usai Sentimen MSCI, BCA Tegaskan Fokus pada Fundamental

18 Oktober 2026 - 13:54
Investor Ritel Diminta Menahan Diri Saat IHSG Tertekan Sentimen MSCI
Bisnis

Investor Ritel Diminta Menahan Diri Saat IHSG Tertekan Sentimen MSCI

17 Oktober 2026 - 01:41
OJK Jatuhkan Sanksi Rp2,1 Triliun atas Dugaan Manipulasi Saham DSSA, BREN, dan CUAN
Bisnis

OJK Jatuhkan Sanksi Rp2,1 Triliun atas Dugaan Manipulasi Saham DSSA, BREN, dan CUAN

16 Oktober 2026 - 22:09
BCA Tanggapi Tekanan Saham BBCA Usai Usulan MSCI Ubah Status Pasar Indonesia
Bisnis

BCA Tanggapi Tekanan Saham BBCA Usai Usulan MSCI Ubah Status Pasar Indonesia

16 Oktober 2026 - 21:16
Rosan Roeslani dan Sufmi Dasco Datangi BEI Saat IHSG Tertekan Tajam
Bisnis

Rosan Roeslani dan Sufmi Dasco Datangi BEI Saat IHSG Tertekan Tajam

16 Oktober 2026 - 18:38
Danantara Siap Masuk Saat Saham Blue Chip Tertekan, IHSG Terseret Sentimen MSCI
Bisnis

Danantara Siap Masuk Saat Saham Blue Chip Tertekan, IHSG Terseret Sentimen MSCI

16 Oktober 2026 - 17:44
Next Post
Waspadalah! 3 Perasaan Ini Bisa Jadi Tanda Temanmu Beracun

Waspadalah! 3 Perasaan Ini Bisa Jadi Tanda Temanmu Beracun

Pakta Militer Islam Memperkuat, Iran Menang Tanpa Serangan

Pakta Militer Islam Memperkuat, Iran Menang Tanpa Serangan

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com