Kalender Liturgi Katolik untuk Hari Selasa dalam Oktaf Paskah
Hari Selasa dalam Oktaf Paskah memiliki makna penting dalam kalender liturgi Katolik. Warna liturgi yang digunakan pada hari ini adalah putih, yang melambangkan kebersihan dan kebenaran. Hari ini juga menjadi momen penting untuk merenungkan ajaran Yesus Kristus dan memperdalam iman umat Katolik.
Bacaan Hari Selasa
Bacaan-bacaan yang dibacakan pada hari Selasa dalam Oktaf Paskah mencakup beberapa kitab suci, seperti Kitab Kisah Para Rasul (Kis. 2:36-41), Mazmur 33:4-5,18-19,20,22, Injil Yohanes (Yoh. 20:11-18), serta Bacaan Khotbah Orang (BCO) dari Kisah Para Rasul (Kis. 2:1-21). Setiap bacaan memiliki makna dan pesan yang mendalam untuk dipertimbangkan oleh para pembaca.
Bacaan Pertama
Dalam Bacaan Pertama, Kitab Kisah Para Rasul menggambarkan bagaimana Petrus memberikan kesaksian tentang Yesus Kristus kepada orang-orang Israel. Ia menyatakan bahwa Yesus, yang mereka salibkan, telah diangkat menjadi Tuhan dan Kristus. Pesan ini menjadi dasar bagi pengajaran para rasul dan penerimaan iman oleh banyak orang. Peristiwa ini juga menunjukkan pentingnya pertobatan dan baptisan sebagai langkah awal menuju pengampunan dosa.
- Kis 2:36: “Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.”
- Kis 2:37: “Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: ‘Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?’”
- Kis 2:38: “Jawab Petrus kepada mereka: ‘Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.’”
Mazmur Tanggapan
Mazmur 33 mengajak umat Katolik untuk merenungkan kebenaran dan kesetiaan Tuhan. Mazmur ini juga menekankan pentingnya harapan dan kepercayaan terhadap kasih setia Tuhan. Beberapa ayat yang penting antara lain:
- Mzm 33:4: “Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.”
- Mzm 33:5: “Ia senang kepada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia TUHAN.”
- Mzm 33:22: “Kasih setia-Mu, ya TUHAN, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.”
Injil Katolik
Injil Yohanes mengisahkan kisah Maria Magdalena yang datang ke kubur Yesus. Ia menemukan dua malaikat dan akhirnya mengenal Yesus ketika Dia memanggil namanya. Peristiwa ini menjadi bukti bahwa Yesus telah bangkit dan hadir dalam kehidupan umat-Nya.
- Yoh 20:11: “Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu.”
- Yoh 20:16: “Kata Yesus kepadanya: ‘Maria!’ Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: ‘Rabuni!’, artinya Guru.”
- Yoh 20:18: “Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: ‘Aku telah melihat Tuhan!’ dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.”
Bacaan Khotbah Orang (BCO)
Dalam BCO, Kitab Kisah Para Rasul mengisahkan bagaimana Roh Kudus turun pada hari Pentakosta. Para murid mulai berbicara dalam bahasa-bahasa lain, sehingga orang-orang dari berbagai daerah dapat memahami pesan injil. Peristiwa ini menjadi awal dari penyebaran injil ke seluruh dunia.
- Kis 2:1: “Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.”
- Kis 2:3: “Dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.”
- Kis 2:17: “Akan terjadi pada hari-hari terakhir?demikianlah firman Allah?bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat…”










Discussion about this post