klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Berita Utama

Afrika Selatan Akan Deportasi 15 Ribu Imigran Malawi

Redaksi by Redaksi
9 Juli 2026 - 22:14
Reading Time: 2 mins read
0
Afrika Selatan Akan Deportasi 15 Ribu Imigran Malawi

Afrika Selatan Akan Mendeportasi Lebih dari 15 Ribu Imigran Ilegal Asal Malawi

Afrika Selatan (Afsel) akan mendeportasi lebih dari 15 ribu imigran ilegal asal Malawi di negaranya. Keputusan ini terkait dengan semakin memanasnya situasi di Afsel setelah rentetan demonstrasi anti-imigran. Pemerintah Afsel menegaskan bahwa para imigran yang tidak memiliki izin tinggal harus segera meninggalkan negara tersebut sebelum 30 Juni.

Sejumlah Imigran Malawi Lainnya Masih Jalani Proses Verifikasi

Menteri Hukum Afsel, Mmamoloko Kubayi menyatakan bahwa kondisi warga Malawi semakin mengkhawatirkan. Mereka terpaksa mendirikan tenda akibat ketegangan yang disebabkan oleh demonstrasi anti-imigran di Afsel. Sampai saat ini, total ada 15.162 warga negara Malawi yang akan diproses untuk deportasi dan repatriasi. Terdapat sejumlah warga Malawi lainnya yang sedang menjalani proses verifikasi sebelum dideportasi.

Otoritas Afsel menyebut bahwa 90 persen dari warga Malawi yang memutuskan untuk dipulangkan ke negara asalnya. Alasannya adalah mereka datang secara ilegal atau masa berlaku paspornya akan habis.

Warga Asing Takut Menjadi Korban Kekerasan di Afsel

Keputusan ribuan warga Malawi untuk pulang ke negaranya dikarenakan maraknya xenofobia. Terlebih setelah adanya satu warga Malawi dan dua warga Mozambik yang tewas karena menjadi target kekerasan terhadap imigran.

Seorang warga asing di Afsel mengaku memutuskan untuk dipulangkan karena diancam oleh tetangganya. Beberapa imigran lainnya mengatakan bahwa mereka terpaksa pulang kembali ke negaranya meski merasa berat. Kekerasan ini sudah ditujukan kepada imigran asal sejumlah negara di Afrika, seperti Malawi, Zimbabwe, Mozambik, Ghana, Nigeria, Kenya, dan Republik Demokratik Kongo. Mereka dianggap sebagai biang kerok atas masalah ekonomi dan tingginya pengangguran di Afsel.

Presiden Afsel Peringatkan Kelompok Anti-Imigran Tidak Bertindak Buruk

Pada saat yang sama, Presiden Afsel, Cyril Ramaphosa memperingatkan kelompok anti-imigran untuk tidak bertindak di luar batas dan melakukan kekerasan kepada imigran. Ia memastikan bahwa urusan deportasi imigran ilegal hanya boleh dilakukan oleh otoritas Afsel.

Ramaphosa menyatakan bahwa petugas imigrasi sudah siap menegakkan hukum menjelang batas waktu bagi imigran ilegal kembali ke negaranya. Sementara itu, pemerintah Afsel mengaku telah mendeportasi 100 ribu warga asing dalam dua tahun terakhir dan menghentikan 500 ribu imigran yang berusaha masuk secara ilegal.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Penutup

Situasi yang terjadi di Afsel menunjukkan pentingnya kebijakan yang jelas dan tegas terhadap imigrasi ilegal. Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah, diharapkan dapat menurunkan tensi masyarakat dan memberikan rasa aman bagi seluruh penduduk, baik warga negara maupun imigran. Namun, perlu juga diperhatikan hak asasi manusia serta perlindungan terhadap semua individu yang tinggal di negara tersebut.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Irjen  Asep Safrudin Diangkat Jadi Kabareskrim Polri, Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri
Berita Utama

Irjen Asep Safrudin Diangkat Jadi Kabareskrim Polri, Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri

3 Oktober 2026 - 10:24
Dulu Jadi Primadona Wisata, Kini Pantai Desa Teluk Mata Ikan Terancam Lumpur Proyek
Berita Utama

Dulu Jadi Primadona Wisata, Kini Pantai Desa Teluk Mata Ikan Terancam Lumpur Proyek

1 Oktober 2026 - 16:20
GAIA Dental Clinic Hadirkan Pemeriksaan Gigi Gratis di IRIS Badminton Batam
Berita Utama

GAIA Dental Clinic Hadirkan Pemeriksaan Gigi Gratis di IRIS Badminton Batam

30 September 2026 - 15:34
Diduga Imbas Proyek Cut and Fill, Jalan Pattimura Punggur – Batam Center Berlumpur dan Licin
Berita Utama

Diduga Imbas Proyek Cut and Fill, Jalan Pattimura Punggur – Batam Center Berlumpur dan Licin

28 September 2026 - 15:07
Yuniarni Pustoko Weni: Pramuka Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Utama

Yuniarni Pustoko Weni: Pramuka Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

25 September 2026 - 14:47
DPRD dan Pemprov Kepri Sahkan Perda Perubahan APBD 2026 Sebesar Rp3,63 Triliun
Berita Utama

DPRD dan Pemprov Kepri Sahkan Perda Perubahan APBD 2026 Sebesar Rp3,63 Triliun

23 September 2026 - 17:38
Next Post
Wawako, Li Claudia Chandra: OPD Wajib Turun Lapangan Awasi Proyek 2026, Jangan Cuma Lihat Laporan

Wawako, Li Claudia Chandra: OPD Wajib Turun Lapangan Awasi Proyek 2026, Jangan Cuma Lihat Laporan

PGN (PGAS) Siap Terapkan Kebijakan Harga LNG Turun

PGN (PGAS) Siap Terapkan Kebijakan Harga LNG Turun

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com