BATAM, KLIKKEPRI.com – Aktivitas pematangan lahan di kawasan Kampung Tua Bagan, Sei Beduk, Kota Batam, menjadi sorotan.
Pekerjaan yang diduga untuk Kavling Siap Bangun (KSB) itu disinyalir tanpa kejelasan perizinan.
Pantauan di lokasi, satu unit buldoser terlihat beroperasi meratakan lahan yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
Sebagian pohon mangrove tampak sudah tertimbun tanah, sehingga dikhawatirkan merusak ekosistem pesisir.
Warga setempat menyebut aktivitas tersebut baru berlangsung sekitar tiga minggu terakhir.
“Informasinya mau buat kavling-kavling, Pak. Baru tiga minggu mulai ada pekerjaan di sana,” ujar seorang warga.
Direktur Pengendalian Kawasan BP Batam, Harry Utomo, mengatakan akan melakukan pengecekan ke lokasi.
“Terima kasih informasi ini, biar dicek ke lokasi dulu ya,” kata Harry saat dikonfirmasi, Kamis 9 Oktober 2026.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait legalitas pematangan lahan, dugaan penimbunan mangrove, maupun rencana pemanfaatan kawasan tersebut. ( * )










Discussion about this post