BATAM, KLIKKEPRI.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam secara resmi menyerahkan Laporan Tahunan Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) kepada Pemerintah Kota Batam, Senin (20/7/2026).
Laporan akuntabilitas keuangan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang hadir mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Kantor Wali Kota Batam.
Langkah ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam menjaga prinsip transparansi, profesionalisme, serta akuntabilitas pengelolaan dana umat.
Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kota Batam mencatatkan penghimpunan dana ZIS yang fantastis yakni mencapai Rp21,076 miliar.
Dari total dana yang terhimpun tersebut, sebanyak Rp21,039 miliar telah didistribusikan secara tepat sasaran kepada para mustahik yang tersebar di delapan golongan (asnaf) penerima sesuai syariat Islam.
“Atas nama Wali Kota Batam, Bapak Amsakar Achmad, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kota Batam yang telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat luas, mulai dari bantuan anak yatim, dhuafa, hingga pengentasan kemiskinan,” ujar Sekda Kota Batam Firmansyah, Senin (20/7/2026).
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Batam, Habib Soleh, yang hadir mendampingi jajaran pimpinan BAZNAS menegaskan bahwa capaian masif ini tidak lepas dari kepercayaan para muzaki, mitra strategis, serta dukungan penuh Pemko Batam.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga. Melalui laporan tahunan dan hasil audit independen ini, kami ingin memastikan setiap rupiah dana ZIS dikelola secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegas Ketua BAZNAS Kota Batam Habib Soleh, Senin (20/7/2026).
Dengan diserahkannya laporan tahunan yang telah diaudit ini, BAZNAS Batam berharap dapat kian memperkuat kepercayaan publik sekaligus memacu potensi pengumpulan ZIS pada periode berikutnya demi menopang program pengentasan kemiskinan di Kota Batam. (din)










Discussion about this post