BATAM, KLIKKEPRI.com — Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam menggelar rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Wali Kota Batam, Senin (6/7/2026).
Pertemuan strategis ini diadakan guna mematangkan persiapan Peringatan Hari Anak Tingkat Kota Batam Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung meriah pada 8 Agustus 2026 mendatang di Dataran Engku Putri, Batamcentre.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Harmonisasi Anak Batam Bahagia (HAMBA)”, yang dirancang khusus sebagai ruang ekspresi yang aman, edukatif, dan inspiratif dengan menempatkan anak-anak sebagai subjek utama kegiatan.
Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, yang memimpin langsung jalannya rapat menegaskan bahwa perayaan ini harus menjadi momentum konkret untuk membahagiakan sekaligus menstimulasi tumbuh kembang serta kreativitas anak-anak di Kota Batam secara optimal.
“Saya ingin anak-anak di Kota Batam bisa memperingati hari mereka. Saya ingin membahagiakan mereka.
Anak-anak perlu diberikan ruang untuk mengekspresikan kreativitas dan menikmati hari istimewa ini,” ujar Erlita Amsakar dalam arahannya di hadapan para kepala OPD.
Erlita menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk memperkuat kolaborasi dan melepaskan ego sektoral.
Setiap instansi diminta mengambil peran aktif sesuai tugas dan fungsi pokoknya agar acara tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan mampu memberikan dampak psikologis yang positif bagi masa depan generasi muda Batam.
Senada dengan hal itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam, Yusfa Hendri, memaparkan sejumlah rangkaian acara yang telah disiapkan.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi unjuk aksi dari Forum Anak Kota Batam, peragaan busana kreasi Batik Batam oleh anak-anak, aneka permainan edukatif tradisional dan modern, hingga pembagian kuis berhadiah (doorprize).
Melalui sinergi erat antara Pemko Batam dan TP-PKK, perhelatan berslogan “HAMBA” ini diharapkan menjadi pijakan kuat dalam memperkokoh status Batam sebagai Kota Layak Anak (KLA), di mana setiap anak mendapatkan jaminan hak dasar untuk tumbuh, belajar, dan dilindungi.(din)










Discussion about this post