BATAM, KLIKKEPRI.com — Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengintegrasikan strategi pendekatan humanis dan pelestarian kearifan lokal melalui seni budaya.
Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kepri bersiap menggelar Perlombaan Berbalas Pantun massal berskala regional di Mega Mall Batam pada Minggu, 21 Juni 2026 mendatang.
Agenda bertema besar “Polri untuk Masyarakat” tersebut dirancang gratis untuk umum sebagai instrumen pendingin suasana (cooling system) kamtibmas sekaligus memperkuat identitas budaya Melayu di wilayah perbatasan Kepri.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa penggunaan instrumen pantun dinilai efektif untuk mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan basis massa lintas generasi secara edukatif dan menghibur.
“Melalui perlombaan berbalas pantun ini, Polda Kepri ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melestarikan budaya Melayu sebagai warisan yang sangat berharga.
Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi agar kehadiran Polri semakin dirasakan dan dicintai oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei, Kamis (18/6/2026).
Mekanisme kompetisi akan menggunakan sistem gugur dengan format adu spontanitas satu lawan satu di atas panggung. Dewan juri akan memberikan penilaian ketat berdasarkan kesesuaian rima, ketepatan substansi pesan, serta penguasaan panggung.
Guna menjaga orisinalitas adat, panitia mewajibkan seluruh kontestan mengenakan busana lengkap Melayu selama berkompetisi memperebutkan hadiah uang pembinaan jutaan rupiah, trofi, dan sertifikat.
Polda Kepri menyediakan lima subtema strategis yang wajib diadopsi peserta, mulai dari pengabdian 80 tahun Bhayangkara, literasi cerdas digital pemuda, hingga pengawalan kebhinekaan di Bumi Bunda Tanah Melayu.
Masyarakat yang berminat dapat mendaftarkan diri secara daring melalui tautan resmi yang telah disediakan oleh panitia pelaksana.(din)










Discussion about this post