OSO Memotivasi Anggota DPRD Hanura untuk Lebih Berani dan Berkualitas
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta Odang (OSO), memberikan motivasi kepada 525 anggota DPRD Partai Hanura se-Indonesia untuk lebih mengutamakan dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Dalam pidatonya saat pembukaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Anggota DPRD Fraksi Hanura di Pontianak, Kalimantan Barat, OSO menegaskan bahwa para legislator dari Hanura harus lebih berani dan berkualitas.
“Mulai detik ini harus berkualitas, harus berani menegakkan keadilan, berani menegakkan kejujuran, dan berani mengoreksi jalannya pemerintahan daerah untuk kemakmuran masyarakat,” ujar OSO.
Ia juga mengingatkan para kadernya agar tidak menjadikan jabatan sebagai anggota DPRD hanya untuk kepentingan pribadi semata. Menurutnya, anggota DPRD harus memberikan kontribusi besar bagi rakyat, daerah, bangsa, dan negara.
“Jadi, saudara itu bukan hanya menikmati kehidupan sebagai anggota DPRD, sementara masyarakat tidak merasakan manfaatnya,” ucap mantan wakil ketua MPR RI tersebut.
OSO mengkritisi fenomena adanya legislatif yang tidak optimal dalam menjalankan peran dan fungsinya. Ia menilai masih ada anggota dewan yang pasif dan tidak mampu menyuarakan aspirasi masyarakat secara maksimal.
“Banyak orang menjadi anggota dewan, tetapi banyak juga yang tidak berkontribusi, bahkan tidak mampu mengeluarkan inspirasi dari hati nuraninya,” kata OSO.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Gubernur Kalbar Ria Norsan, saat tiba di arena Bimteknas DPRD Hanura se-Indonesia di Pontianak, Kalbar. Foto: Source for JPNN.
Pria kelahiran Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, itu mengungkap bahwa kondisi tersebut menjadi alasan Partai Hanura melakukan perubahan, dengan mengusung tagline baru. Adapun tagline itu lebih menekankan keberpihakan kepada daerah.
OSO menyatakan bahwa setiap anggota DPRD memiliki tanggung jawab langsung terhadap daerah pemilihannya masing-masing. Oleh karena itu, para anggota DPRD harus bisa berjuang untuk kepentingan daerahnya.
“Hanya saudara yang bisa membela daerah saudara. Tidak mungkin daerah lain membela daerah kita. Karena itu, saudara yang dipilih harus berjuang untuk kepentingan daerah,” ungkap OSO di hadapan ratusan anggota DPRD dari Fraksi Hanura.
Dia menekankan bahwa keberpihakan kepada daerah harus diwujudkan melalui upaya nyata dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Hal itu mencakup peningkatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan kemandirian daerah.
“Keberpihakan itu adalah bagaimana saudara memberikan kemakmuran, kehidupan, dan peluang kerja bagi masyarakat di daerah,” kata OSO.
Bimteknas yang digelar 1-3 Mei 2026 itu diikuti oleh 525 anggota DPRD provinsi, kabupaten, kota dari Fraksi Hanura hasil Pemilu 2024. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Gubernur Kalbar Ria Norsan, Sekjen Partai Hanura Benny Rhamdani, hingga filsuf Rocky Gerung.









Discussion about this post