Inter Miami Masih Kesulitan Menang di Nu Stadium
Dengan Lionel Messi sebagai pemain utama, Inter Miami masih kesulitan meraih kemenangan di kandang barunya, Nu Stadium. Seharusnya, pindah ke tempat baru bisa menjadi awal yang baik bagi klub. Namun, hal tersebut belum terjadi bagi Inter Miami. Sejak berpindah ke Nu Stadium, tim asuhan Diego Alonso belum sekalipun meraih kemenangan.
Laga kandang terbaru Inter Miami berlangsung saat menghadapi New England Revolution dalam pekan kesembilan MLS 2026. Pertandingan digelar pada Minggu (26/4/2026) pagi WIB dan berakhir dengan skor imbang 1-1. Inter Miami tertinggal lebih dulu pada menit ke-56 setelah Carles Gil mencetak gol melalui tendangan jarak dekat setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti.
Tim tamu baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-76. Gol penyama ini tidak dicetak oleh Messi, melainkan oleh Germain Berterame. Pemain asal Meksiko itu berhasil mencetak gol lewat sepakan datar yang mengarah ke pojok kiri gawang setelah menerima umpan terobosan dari area kanan kotak penalti.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Ini merupakan kali ketiga beruntung Inter Miami gagal meraih kemenangan di Nu Stadium. Sebelumnya, mereka juga mengalami hasil seri 2-2 saat menjalani debut di rumah baru melawan Austin. Selanjutnya, Inter Miami juga memetik hasil serupa saat melawan New York Red Bulls.
Kondisi ini membuat para penggemar Inter Miami mulai mempertanyakan apakah Nu Stadium membawa kutukan bagi klub. Banyak warganet di media sosial mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap performa tim. Beberapa komentar seperti:
- “Apakah markas baru membawa kutukan buat Messi dan Inter Miami?”
- “Rumah baru justru bikin mereka sial.”
- “Mungkin ada kutukan di sana.”
Meski begitu, Messi akan berusaha memutus tren negatif tersebut dalam pertandingan mendatang. Ia akan tampil di kandang baru Inter Miami saat menjamu Orlando City dalam pekan ke-11 MLS. Pertemuan antara kedua tim dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei mendatang.
Tren Kekalahan yang Terus Berlanjut
Inter Miami telah mengalami beberapa laga kandang yang berujung imbang. Dari tiga laga terakhir di Nu Stadium, semua berakhir dengan skor imbang. Hal ini memberi tekanan besar kepada pemain dan pelatih untuk segera menemukan kemenangan.
Beberapa faktor bisa menjadi penyebab ketidakberhasilan Inter Miami. Salah satunya adalah kurangnya konsistensi dalam permainan. Meskipun memiliki bintang seperti Messi, tim ini masih kesulitan dalam mengubah dominasi bola menjadi gol yang efektif.
Selain itu, masalah defensif juga menjadi isu utama. Kemasukan gol di laga melawan New England Revolution menunjukkan bahwa lini belakang Inter Miami masih rentan terhadap serangan lawan. Kondisi ini bisa menjadi tantangan besar bagi pelatih untuk segera melakukan perbaikan.
Harapan untuk Masa Depan
Meski sedang dalam fase sulit, Inter Miami tetap memiliki harapan untuk bangkit. Dengan adanya Messi, klub ini masih memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan di masa depan. Pemain asal Argentina ini dikenal mampu mengubah alur pertandingan dalam hitungan detik.
Pertandingan melawan Orlando City akan menjadi ujian penting bagi Inter Miami. Jika bisa meraih kemenangan, maka tim akan kembali percaya diri dan bisa memperbaiki posisi di klasemen MLS. Di sisi lain, kekalahan lagi bisa memperparah tekanan yang dialami klub.
Para penggemar tentu berharap agar Inter Miami dapat segera melewati masa sulit ini. Dengan dukungan penuh dari pendukung, tim ini bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya di Nu Stadium.










Discussion about this post