klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Human Interest

Pasangan Hanyut di Drainase Puncak: Tragedi Berulang di Cianjur

Redaksi by Redaksi
2 April 2026 - 08:41
Reading Time: 3 mins read
0
Pasangan Hanyut di Drainase Puncak: Tragedi Berulang di Cianjur

Tragedi di Jalur Puncak: Arus Banjir Lahap Korban di Saluran Irigasi, Warga Khawatir Insiden Berulang

Jalur Puncak, Cianjur, Jawa Barat, kembali menjadi saksi bisu tragedi memilukan. Insiden seorang pengendara sepeda motor yang tewas terseret arus banjir di kawasan ini bukanlah kejadian yang baru pertama kali terjadi. Warga setempat mengungkapkan kekhawatiran mendalam, mengingat serangkaian peristiwa serupa yang telah merenggut nyawa dalam beberapa tahun terakhir.

Anwar (58), seorang warga Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, menceritakan kepedihannya saat menyaksikan langsung kejadian yang menimpa pasangan suami istri pemudik asal Bandung pada Minggu petang. “Kejadiannya sama, korban terjatuh dan terseret arus banjir hingga masuk ke saluran irigasi ini dan hilang di sungai,” ujarnya dengan nada prihatin di lokasi kejadian. Ia menambahkan, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, setidaknya telah terjadi tiga kejadian serupa di ruas jalan yang sama.

Sebelum insiden tragis yang menimpa pasutri tersebut, Anwar mengungkapkan bahwa tiga orang pengendara sepeda motor lainnya juga pernah terseret arus banjir. “Waktu itu, satu orang berhasil diselamatkan, namun dua orang lainnya hilang dan beberapa hari kemudian ditemukan meninggal di aliran sungai,” kenangnya dengan getir.

Menurut Anwar, kecelakaan semacam ini umumnya terjadi ketika hujan lebat mengguyur kawasan tersebut. Curah hujan tinggi menyebabkan genangan air yang dalam dan arus deras di badan jalan. Ia menyoroti kondisi saluran air di lokasi kejadian yang sebagian masih dalam keadaan terbuka, sehingga menimbulkan risiko serius bagi para pengendara.

“Kalau bukan warga sini, apalagi pengendara dari jauh, bisa terperosok kalau kondisi jalan sedang tergenang air atau tertutup arus banjir, karena salurannya tidak terlihat,” jelasnya. Ketidakjelasan visual saluran irigasi yang terbuka di tengah genangan air banjir menjadi jebakan mematikan, terutama bagi mereka yang tidak familiar dengan medan.

Sejarah Kelam: Lebih dari Sekadar Insiden Tunggal

Kekhawatiran Anwar diperkuat oleh kesaksian warga lain, Ismail (62). Ia menambahkan bahwa kejadian serupa juga pernah menimpa seorang ibu dan anaknya. Ismail yang turut serta dalam upaya evakuasi saat itu, menceritakan bagaimana korban terseret arus deras dari arah yang sama, terjatuh ke dalam sungai, dan akhirnya hanyut.

“Kebetulan waktu itu saya ikut yang mengevakuasi. Terseret arusnya dari arah sana. Juga sama jatuh ke sungai ini dan hanyut,” ungkap Ismail. Ia melanjutkan, “Jenazah ibunya ditemukan tidak jauh dari sini, kalau anaknya sudah ke sana, ke muara.”

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Ismail membenarkan bahwa kondisi jalan di lokasi tersebut memang kerap digenangi air saat hujan deras. Ia menyebutkan, sebenarnya drainase di area tersebut sempat mendapatkan perbaikan, namun sayangnya belum sepenuhnya tertutup. “Sebenarnya, drainase ini baru saja diperbaiki. Waktu itu katanya mau ditutup atasnya semua, tetapi sampai sekarang belum, masih ada beberapa titik yang kondisinya terbuka seperti ini,” tuturnya.

Faktor Pemicu dan Harapan Warga

Anwar menambahkan bahwa luapan air yang terjadi diperparah oleh kondisi saluran drainase di sisi seberang jalan yang tidak berfungsi secara optimal. “Sebenarnya, kalau drainase di seberang kondisinya baik, air tidak akan meluap sebesar itu seperti kemarin. Tapi kan saluran yang di sana sudah lama kurang berfungsi dengan baik,” katanya.

Kombinasi antara saluran irigasi yang terbuka dan drainase yang tidak berfungsi maksimal menciptakan genangan air yang lebih luas dan arus yang lebih deras saat hujan lebat. Kondisi ini jelas sangat membahayakan keselamatan pengendara, terutama saat jarak pandang terbatas akibat hujan.

Melihat rentetan kejadian yang memilukan ini, warga setempat tak henti-hentinya menyuarakan harapan agar pemerintah segera mengambil tindakan nyata. Mereka mendesak adanya penanganan yang komprehensif agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

“Kan bisa ditutup dengan yang berongga itu atau sisinya dipagari. Pokoknya bagaimana caranya supaya aman saja, kalau dibiarkan seperti ini, berbahaya juga,” ujar Anwar, mewakili aspirasi warga. Ia mengusulkan solusi konkret seperti penutupan saluran dengan material berongga atau pemasangan pagar pengaman di sisi-sisi saluran yang terbuka.

Peristiwa terbaru yang terjadi pada Minggu petang menjadi pengingat getir akan urgensi penanganan masalah ini. Pasangan suami istri pemudik asal Bandung, saat melintas di Jalan Raya Cipanas, Cianjur, di tengah guyuran hujan lebat, harus menghadapi kenyataan pahit. Luapan saluran drainase menyebabkan arus banjir deras yang menggenangi jalan. Sepeda motor yang dikendarai korban diduga kehilangan kendali akibat derasnya arus, sehingga keduanya terjatuh dan terseret ke saluran drainase yang terbuka.

Meskipun warga sempat berupaya memberikan pertolongan, arus banjir yang kuat tak terbendung, menyeret kedua korban hingga menghilang ke aliran sungai. Tim SAR gabungan yang segera dikerahkan melakukan pencarian intensif sejak Minggu malam. Sayangnya, upaya tersebut berujung duka. Kedua korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terpisah, dengan jarak sekitar 25 hingga 35 kilometer dari lokasi kejadian. Tragedi ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi pengingat suram akan kerentanan infrastruktur di jalur yang kerap dilalui masyarakat.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Dua Harimau Bandung Zoo Meninggal, Dedi Mulyadi Turun Tangan untuk Ini
Human Interest

Dua Harimau Bandung Zoo Meninggal, Dedi Mulyadi Turun Tangan untuk Ini

6 April 2026 - 23:49
Kekayaan Wira Arizona Naik Rp300 Juta Tahunan, 4 Tahun Jadi Jaksa
Human Interest

Kekayaan Wira Arizona Naik Rp300 Juta Tahunan, 4 Tahun Jadi Jaksa

6 April 2026 - 17:30
Reaksi Ibu saat Okin Disebut Jual Rumah Anak, Mantan Mertua Rachel Vennya Sedih: Semakin Kacau
Human Interest

Reaksi Ibu saat Okin Disebut Jual Rumah Anak, Mantan Mertua Rachel Vennya Sedih: Semakin Kacau

6 April 2026 - 11:47
Penasihat hukum: Ammar Zoni prioritaskan kesehatan mental anaknya
Human Interest

Penasihat hukum: Ammar Zoni prioritaskan kesehatan mental anaknya

6 April 2026 - 06:11
Kondisi macan tutul di Puncak Bogor diduga berasal dari Gunung Gede Pangrango
Human Interest

Kondisi macan tutul di Puncak Bogor diduga berasal dari Gunung Gede Pangrango

6 April 2026 - 05:24
Anak 9 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo, Warga dan SAR Lakukan Pencarian
Human Interest

Anak 9 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo, Warga dan SAR Lakukan Pencarian

6 April 2026 - 03:43
Next Post
Alpine Town’s Plea: Freedom from Freeman’s Shadow

Alpine Town's Plea: Freedom from Freeman's Shadow

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Kurikulum Merdeka: Pilihan Ganda Bab 4 Hal 91-93

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Kurikulum Merdeka: Pilihan Ganda Bab 4 Hal 91-93

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com