klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Lokal

Arak Kakek Terduga Peleceh Cucu di Lombok Barat

Redaksi by Redaksi
4 Juni 2026 - 09:20
Reading Time: 3 mins read
0
Arak Kakek Terduga Peleceh Cucu di Lombok Barat

Warga Lombok Barat Reaksi Keras Terhadap Dugaan Asusila: Kronologi dan Perkembangan Kasus

Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan aksi massa mengarak seorang pria berinisial N di Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Peristiwa yang terjadi pada Jumat malam (29/5/2026) ini sontak menarik perhatian publik. Aksi tersebut dipicu oleh dugaan tindak asusila yang dilakukan N terhadap cucunya sendiri, yang masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar. Kemarahan dan keresahan warga yang menyebar cepat menjadi latar belakang tindakan spontan ini, sebagai respons atas beredarnya informasi pengakuan korban mengenai peristiwa yang dialaminya.

Perkembangan Informasi dan Upaya Awal Keluarga Korban

Kepala Dusun Dasan Geres Pande, Desa Jagaraga, Aripin, membenarkan bahwa informasi mengenai dugaan kasus ini berkembang pesat di kalangan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa keluarga korban sebenarnya telah berupaya menempuh jalur hukum sejak awal munculnya dugaan kejadian pertama. Langkah awal yang diambil adalah membawa korban ke Rumah Sakit Tripat Gerung untuk menjalani pemeriksaan visum.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa proses visum memerlukan pengantar resmi dari kepolisian sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Pada dugaan kejadian pertama, keluarga korban sempat membawa korban ke Rumah Sakit Tripat Gerung untuk dilakukan visum. Namun saat itu pihak rumah sakit menyampaikan bahwa visum harus melalui pengantar dari kepolisian sehingga belum dapat dilakukan,” ujar Aripin saat dikonfirmasi pada Senin (1/6/2026).

Perkembangan Kasus dan Proses Visum Lanjutan

Titik terang baru muncul setelah terjadinya dugaan kejadian kedua. Pada kesempatan ini, korban kembali menjalani pemeriksaan medis dan visum, kali ini di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, dengan mengikuti prosedur yang telah ditentukan. Proses ini diharapkan dapat memberikan bukti medis yang kuat terkait dugaan tindak pidana tersebut.

Hingga saat ini, hasil visum tersebut masih dalam proses. Aripin menyampaikan bahwa pihak terkait tengah menunggu hasil resmi dari pemeriksaan tersebut, yang dijadwalkan akan keluar pada hari Senin.

“Visum yang kedua sudah dilakukan dan hasilnya masih dalam proses. Informasi yang kami terima, hasilnya akan keluar pada hari Senin,” katanya.

Imbauan untuk Menjaga Ketertiban dan Menghormati Proses Hukum

Di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap kasus ini, Aripin mengaku telah berulang kali mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak bertindak gegabah sebelum proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ia menekankan pentingnya menunggu hasil pemeriksaan dan bukti resmi sebelum menarik kesimpulan apapun mengenai kasus ini.

“Saya sudah meminta masyarakat untuk menunggu hasil pemeriksaan terlebih dahulu. Jangan sampai mengambil kesimpulan sebelum ada bukti dan hasil resmi yang keluar,” tegasnya.

Menurut Aripin, laporan yang saat ini ditangani oleh aparat penegak hukum bermula dari pengakuan korban. Namun, kasus ini masih membutuhkan pendalaman lebih lanjut melalui proses penyelidikan yang komprehensif. Oleh karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian.

“Karena itu saya berharap semua pihak menghormati proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian,” pungkasnya.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Tindak Lanjut Aparat Penegak Hukum

Sementara itu, pria berinisial N dikabarkan telah diamankan di Polres Lombok Barat untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta melakukan pendalaman kasus secara menyeluruh. Tujuannya adalah untuk mengungkap fakta yang sebenarnya terkait dugaan tindak asusila yang dilaporkan. Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini akan terus dipantau seiring dengan berjalannya proses hukum.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah
Lokal

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah

31 Juli 2026 - 09:33
Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini
Lokal

Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini

30 Juli 2026 - 09:28
Patung Santo Yusuf Arimatea Buatan Indonesia Sambut Paskah Paus Leo XIV
Lokal

Bupati Arsal Aras Pastikan Anak Pelosok Mamuju Tengah Nikmati Sekolah Layak

29 Juli 2026 - 23:50
Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan
Lokal

Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

29 Juli 2026 - 11:47
Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Lokal

Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

29 Juli 2026 - 06:58
Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah
Lokal

Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah

29 Juli 2026 - 02:10
Next Post
Ekonom: PMI Manufaktur RI Tetap Kontraksi, Ini Sebabnya

Ekonom: PMI Manufaktur RI Tetap Kontraksi, Ini Sebabnya

Jadwal Shalat Tasikmalaya: Selasa, 2 Juni 2026

Jadwal Shalat Tasikmalaya: Selasa, 2 Juni 2026

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com