klikkepri.com
No Result
View All Result
  • Login
SUBSCRIBE
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
    • Lokal
    • BP Batam
    • Batam
    • Anambas
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
    • Edukatif
    • Olahraga
    • Bisnis
    • Otomotif
    • Nasional
    • Lifestyle
    • Sepak Bola
    • Serba Serbi
    • Tech
    • Index
No Result
View All Result
klikkepri.com
  • Breaking News
  • Trending
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Opini
  • Teknologi
  • Travel
  • Lainnya
Home Lokal

Pemprov DKI Cabut KJP 60 Siswa Terlibat Tawuran

Redaksi by Redaksi
31 Mei 2026 - 02:00
Reading Time: 2 mins read
0
Pemprov DKI Cabut KJP 60 Siswa Terlibat Tawuran

Pencabutan Kartu Jakarta Pintar untuk Pelajar Terlibat Tawuran

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil langkah tegas terhadap 60 pelajar yang terbukti terlibat dalam tawuran selama periode 2025 hingga 2026. Langkah ini dilakukan dengan mencabut status penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi para pelajar tersebut. Namun, kebijakan ini tidak dianggap sebagai bentuk hukuman semata, melainkan bagian dari upaya pembinaan agar siswa-siswi tersebut dapat kembali berperilaku lebih baik.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menjelaskan bahwa pencabutan bantuan pendidikan ini dilakukan sebagai bentuk pengajaran dan perbaikan karakter. Menurutnya, tawuran antar pelajar bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga melibatkan faktor lingkungan keluarga, masyarakat, serta pengaruh dunia digital.

“Dalam data kami tahun 2025 sudah 20 orang itu kami batalkan KJP-nya karena tawuran. Di 2026 pun 40 siswa sudah dibatalkan KJP-nya,” ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi E DPRD DKI Jakarta, Senin (25/5/2026).

Nahdiana menekankan bahwa tujuan utama dari pencabutan KJP adalah untuk memastikan para siswa tetap mendapatkan akses pendidikan. Meski bantuan finansial dicabut, mereka tetap diberi kesempatan untuk melanjutkan studi melalui jalur nonformal seperti Program Kursus Belajar Masyarakat (PKBM) atau kursus keterampilan.

“Sudah dikeluarkan. Tapi tadi ingat, semangat kita bukan pada punishment, semangat kita pada pembelajaran,” ucap Nahdiana.

Pendekatan Pendidikan yang Lebih Inklusif

Selain menangani kasus tawuran, Disdik DKI Jakarta juga terus berupaya mengembalikan anak-anak yang putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikan. Beberapa di antaranya memilih jalur pendidikan nonformal seperti PKBM maupun kursus keterampilan.

“Yang di luar sekolah lagi kita masukin, lagi kita tanya mengembalikan kepercayaan mereka, ternyata nggak mau di sekolah formal, mereka maunya di sekolah non-formal misalnya kursus, dan itu kan mereka tetap dapat ijazah di PKBM,” jelas Nahdiana.

Buy JNews
ADVERTISEMENT

Ia menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi fondasi utama dalam membentuk individu yang lebih baik. Oleh karena itu, pihaknya akan terus memastikan bahwa semua siswa yang terlibat tawuran tetap memiliki akses pendidikan, baik melalui jalur formal maupun nonformal.

Fokus pada Pembinaan dan Edukasi

Nahdiana menambahkan bahwa proses pendidikan tidak hanya terletak di sekolah, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan rumah dan masyarakat. Ia menilai bahwa perilaku siswa bisa berbeda di sekolah dan di rumah, sehingga penting untuk memberikan edukasi yang menyeluruh kepada para pelajar.

“Kami sedang terus mengedukasi bahwa proses pendidikan tidak boleh hanya dilihat sekolah, karena anak datang dari rumah dia enggak bisa, enggak bisa skeptis dia di sekolah dia berbuat A, di rumah dia berbuat B,” ujarnya.

Langkah pencabutan KJP ini juga diharapkan mampu menjadi pengingat bagi pelajar lainnya untuk lebih bijak dalam bertindak. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko tawuran dan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pendidikan.

Kesimpulan

Pencabutan status penerima KJP terhadap 60 pelajar yang terlibat tawuran merupakan langkah yang diambil sebagai bentuk pembinaan dan edukasi. Meskipun bantuan pendidikan dicabut, pihak Disdik DKI Jakarta tetap memastikan bahwa para siswa tersebut tetap memiliki akses pendidikan, termasuk melalui jalur nonformal. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pendidikan dan membentuk generasi yang lebih baik.

ShareTweetSend
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah
Lokal

Dua Lansia Di Blora Terancam Hukuman Gara-Gara Salah Paham Sampah

31 Juli 2026 - 09:33
Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini
Lokal

Gempa 3,2 SR Guncang Sukabumi Jawa Barat Pagi Ini

30 Juli 2026 - 09:28
Patung Santo Yusuf Arimatea Buatan Indonesia Sambut Paskah Paus Leo XIV
Lokal

Bupati Arsal Aras Pastikan Anak Pelosok Mamuju Tengah Nikmati Sekolah Layak

29 Juli 2026 - 23:50
Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan
Lokal

Catat Tanggal dan Lokasi, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan

29 Juli 2026 - 11:47
Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Lokal

Perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gresik Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

29 Juli 2026 - 06:58
Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah
Lokal

Warga Surabaya Kaget Temukan Jenazah Bayi di Selokan, Diduga Sampah

29 Juli 2026 - 02:10
Next Post
Cara Melaksanakan Salat Asar 4 Rakaat Lengkap

Cara Melaksanakan Salat Asar 4 Rakaat Lengkap

Jadwal Tinju Dunia: Frank Sanchez Kirim Pesan Tantangan ke Oleksandr Usyk

Jadwal Tinju Dunia: Frank Sanchez Kirim Pesan Tantangan ke Oleksandr Usyk

Discussion about this post

klikkepri.com

Klik Kepri Merupakan Portal Berita yang menyajikan informasi Indeks berita terkini dan terbaru hari ini dari peristiwa, kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia

Copyright© 2026 | Klikkepri.com

  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Teknologi
  • Batam
  • Anambas
  • Bintan
  • Lingga
  • Natuna
  • Tanjung Pinang
  • Karimun
  • Disclamer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Lifestyle
    • Health
    • Travel
    • Opini
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

Copyright© 2026 | Klikkepri.com