Tradisi Saro-saro di Halmahera Selatan Berhasil Kumpulkan Uang Rp 420 Juta untuk Pasangan Pengantin Baru
Di Desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat, Halmahera Selatan, Maluku Utara, pasangan pengantin baru Judda dan Yuni menjadi perbincangan hangat setelah melangsungkan pernikahan pada Sabtu (28/3/2026). Acara pernikahan mereka tidak hanya menarik perhatian masyarakat sekitar, tetapi juga mencatatkan rekor dalam tradisi Saro-saro yang dilaksanakan selama kurang lebih tiga jam, dari pukul 11.00 WIT hingga 14.00 WIT.
Dalam acara tersebut, terkumpul uang sebesar Rp 420 juta yang diberikan oleh para tamu undangan melalui tradisi Saro-saro. Para tamu tampak berbondong-bondong menyambangi kedua mempelai dan memberikan uang kertas yang dibalut dengan lidi. Pecahan uang yang umumnya digunakan adalah Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Jumlah ini membuat Judda dan Yuni menjadi pasangan pengantin baru dengan perolehan nilai Saro-saro tertinggi di wilayah Halmahera Selatan.
Abdan Hajirun, anggota keluarga dari kedua mempelai, menjelaskan bahwa Saro-saro merupakan salah satu tradisi penting dalam masyarakat Maluku Utara, termasuk di Desa Busua. Tradisi ini juga menjadi bagian dari adat istiadat pernikahan khusus suku Makian yang tinggal di wilayah Halmahera Selatan.
“Saro-saro bukan sekadar ritual, tetapi bentuk doa restu dan dukungan kepada pengantin baru. Biasanya acara ini diadakan setelah akad nikah atau dalam acara pernikahan,” kata Abdan saat dihubungi, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan bahwa nilai kebersamaan dalam tradisi Saro-saro sangat terasa dalam setiap pemberian hadiah berupa uang dan barang kepada pasangan pengantin. Hal ini juga mencerminkan solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat, sehingga Saro-saro sering kali dilakukan dalam setiap acara pernikahan.
Selain uang tunai, pasangan Judda dan Yuni juga menerima berbagai hadiah seperti satu unit sepeda motor merek Honda Scoopy serta berbagai perlengkapan rumah tangga seperti bokor, penanak nasi, dan kebutuhan lainnya. Menurut Abdan, semua pemberian ini menjadi simbol harapan agar pasangan pengantin dapat membangun rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.
“Semoga ini menjadi awal yang baik bagi rumah tangga mereka berdua. Insyaallah mereka dapat menjadi pasangan sehidup semati,” tambahnya.
Mekanisme dan Makna Tradisi Saro-saro
Tradisi Saro-saro memiliki makna yang mendalam dalam budaya lokal. Prosesi ini biasanya dimulai setelah acara akad nikah atau dalam perayaan pernikahan. Tamu undangan yang hadir akan membawa uang atau barang sebagai bentuk dukungan untuk pasangan pengantin. Uang yang diberikan biasanya dibalut dengan lidi, yang menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan.
Beberapa hal yang terjadi selama prosesi Saro-saro antara lain:
- Tamu undangan datang secara bergiliran dan menyerahkan hadiah kepada kedua mempelai.
- Uang yang diberikan biasanya dalam pecahan kecil, seperti Rp 50 ribu atau Rp 100 ribu.
- Setiap pemberian hadiah dianggap sebagai bentuk doa dan harapan agar pasangan pengantin bisa hidup bahagia.
Selain itu, Saro-saro juga menjadi momen untuk menunjukkan kebersamaan dan solidaritas antar warga. Dengan adanya tradisi ini, masyarakat dapat saling mendukung dan menguatkan ikatan sosial dalam lingkungan sekitar.
Hasil yang Dicapai Pasangan Judda dan Yuni
Dengan total uang sebesar Rp 420 juta yang terkumpul, pasangan Judda dan Yuni berhasil mencatatkan rekor dalam tradisi Saro-saro di wilayah Halmahera Selatan. Angka ini menunjukkan betapa besar perhatian dan dukungan dari masyarakat terhadap pasangan pengantin baru.
Selain uang tunai, pasangan ini juga menerima hadiah berupa barang-barang kebutuhan rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa Saro-saro tidak hanya tentang uang, tetapi juga tentang kepedulian dan dukungan moral terhadap pasangan pengantin.
Kehadiran Saro-saro dalam acara pernikahan ini juga menjadi contoh bagaimana budaya lokal masih dilestarikan dan dihargai oleh masyarakat. Dengan adanya tradisi ini, harapan dan doa dari para tamu undangan dapat menjadi bekal bagi pasangan pengantin dalam menjalani kehidupan bersama.










Discussion about this post