TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)
TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mendukung dan mengawasi keterpenuhan standar gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Penegasan tersebut disampaikan Lis saat menghadiri peresmian SPPG Kampung Baru 3T di Jalan Yos Sudarso, Gang Jahan 8, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/10/2026).
Peresmian dapur SPPG Tanjungpinang ini merupakan bagian dari peluncuran serentak 980 dapur SPPG di 16 provinsi oleh Kepala BGN Sudaryono secara daring dari Aceh.
Agenda di Tanjungpinang dihadiri langsung oleh Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono, Wakil Gubernur Kepulauan Riau sekaligus Ketua Satgas BGN Kepri Nyanyang Haris Pratamura, jajaran pimpinan daerah, serta unsur Forkopimda.
Lis memberikan beberapa catatan strategis agar operasional dapur SPPG benar-benar higienis dan sesuai dengan baku standar Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.
Sementara itu, Waka BGN Trenggono menjelaskan bahwa pascaperesmian, SPPG wajib melalui tahap uji coba pelayanan 2-3 hari serta pemenuhan standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL), peralatan, dan SOP sebelum beroperasi penuh.
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura melaporkan progres pelaksanaan MBG Kepri telah mencapai 87 persen dengan penambahan 37 SPPG baru, sekaligus memohon BGN memberi perhatian khusus pada wilayah 3T seperti Kabupaten Lingga yang memiliki angka stunting tinggi.
Peresmian SPPG Kampung Baru 3T ini diselenggarakan guna mempercepat pemenuhan gizi anak sekolah, memberdayakan ekonomi lokal petani dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan, mengikis angka stunting di Kepulauan Riau, serta memastikan standar operasional dapur BGN berjalan higienis.
Penerapan standar operasional ketat dan keterlibatan rantai pasok pangan lokal ini diproyeksikan mampu menjamin kualitas makanan anak sekolah serta menggerakkan roda perekonomian UMKM di Kota Tanjungpinang.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara berkesinambungan. Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi penting yang kami sampaikan sebagai masukan pembenahan agar seluruh layanan dan pengolahan dapur SPPG di Tanjungpinang benar-benar memenuhi kualifikasi standar gizi yang ditetapkan BGN Pusat. Kami ingin memastikan anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang higienis, sehat, dan bergizi seimbang, sementara keberadaan dapur ini juga memberi dampak ekonomi nyata bagi petani, nelayan, dan UMKM lokal di sekitar Tanjungpinang.” ujar Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.
Masyarakat diimbau waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan BGN untuk meminta imbalan uang dalam pembukaan SPPG dan diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Pemko Tanjungpinang siap mendampingi kesiapan teknis seluruh SPPG di wilayahnya. (din)










Discussion about this post