TANJUNGPINANG, KLIKKEPRI.com — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan KORPRI sukses melakukan lompatan besar dalam transformasi digital manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Lewat inovasi Online Assessment Center Kepri (OACK), kendala geografis wilayah kepulauan kini berhasil dipangkas melalui sistem penilaian kompetensi berbasis daring yang akurat dan akuntabel.
Kepala BKD dan KORPRI Provinsi Kepri, Yeny Trisia Isabella, menjelaskan bahwa platform digital ini dirancang sebagai solusi efisiensi jarak bagi ASN di berbagai kabupaten dan kota agar tidak perlu lagi datang secara fisik ke pusat ibu kota provinsi hanya untuk mengikuti uji kompetensi.
“Sejak OACK ini kita implementasikan, platform ini telah digunakan untuk melaksanakan penilaian potensi dan kompetensi terhadap 1.720 pegawai di lingkungan Pemprov Kepri.
Metode jarak jauh ini sama sekali tidak mengurangi kualitas, objektivitas, maupun validitas hasil assessment,” ungkap Yeny Trisia Isabella, Senin (6/7/2026).
Menariknya, keunggulan OACK Kepri ini mulai dilirik dan dipercaya oleh pemerintah daerah di luar ekosistem Pemprov Kepri.
Selain telah menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sistem digital ini juga dijadwalkan akan menguji sekitar 1.000 Pegawai Pemerintah Kabupaten Karimun secara bertahap pada bulan Juli, Agustus, hingga September 2026.
Transformasi pelayanan kepegawaian modern ini semakin kukuh setelah UPTD Penilaian Kompetensi Pegawai BKD Korpri Kepri resmi dianugerahi Akreditasi Kategori A dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) berdasarkan Keputusan Kepala BKN Nomor 28 Tahun 2026.
Predikat tertinggi tingkat nasional tersebut menjadi pengakuan mutlak bahwa aspek kelembagaan, metodologi pengujian, penjaminan mutu, hingga kesiapan sumber daya assessor yang dimiliki Pemprov Kepri telah memenuhi standar ketat berskala nasional.
Yeny menegaskan, integrasi antara kecanggihan sistem OACK dan legalitas Akreditasi Kategori A ini akan mempercepat penerapan sistem merit secara radikal dalam birokrasi Kepri.
Hasil pemetaan data kompetensi yang presisi tersebut akan langsung dijadikan basis utama kebijakan promosi, rotasi, mutasi, dan penataan karier ASN guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, bersih, serta profesional.(din)










Discussion about this post