TANJUNGPINANG KLIKKEPRI.com— Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang konsisten menggalakkan aksi gotong royong massal yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di setiap akhir pekan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi strategis pemerintah daerah untuk membangun budaya peduli lingkungan serta menjaga kebersihan di berbagai ruang publik secara berkelanjutan.
Aksi bersih-bersih ini berlangsung secara terjadwal dan berkala dengan menyasar seluruh wilayah kelurahan dan desa di empat kecamatan se-Kota Tanjungpinang secara bergilir setiap hari Sabtu.
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diterjunkan langsung untuk memastikan rutinitas ini menjadi kebiasaan melekat dan bukan sekadar kegiatan seremonial insidental.
Selain menyisir area pemukiman dan fasilitas umum masyarakat, para ASN juga diwajibkan melaksanakan gotong royong internal di lingkungan kantor masing-masing.
Agenda perkantoran ini dijadwalkan secara berkala pada hari Kamis pekan pertama setiap bulannya guna menjaga kerapian area kerja sekaligus menanamkan etos kerja yang peduli lingkungan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menegaskan bahwa gerakan gotong royong ini telah diadopsi penuh sebagai agenda rutin jajaran birokrasi Pemko Tanjungpinang.
“Setiap Sabtu sudah ada jadwal bagi OPD untuk bergotong royong di empat kecamatan secara bergilir.
Jadi, kegiatan ini bukan hanya dilakukan saat ada agenda besar pemerintah, tetapi sudah menjadi rutinitas,” ujar Teguh Susanto, Kamis (2/7/2026).
Teguh menjelaskan, kehadiran ASN yang turun langsung ke lapangan secara berkala diharapkan mampu menjadi stimulan positif dalam memicu kesadaran kolektif warga.
Pemko Tanjungpinang menekankan bahwa pemeliharaan kebersihan fasilitas publik dan drainase kota merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa dibebankan kepada pemerintah saja.
“Yang kami bangun bukan hanya kegiatan gotong royong, tetapi kebiasaan menjaga kebersihan. Kalau ASN rutin turun ke lapangan, harapannya kepedulian itu juga tumbuh di tengah masyarakat. Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Kadiskominfo.(din)










Discussion about this post