NATUNA, KLIKKEPRI.com— Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menyambut langsung kedatangan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Djamari Chaniago, beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Natuna, Kamis (2/7/2026).
Menko Polkam beserta rombongan mendarat di Lanud Raden Sadjad Natuna dengan menggunakan pesawat Gulfstream IV/SP/PK-TWY. Prosesi penyambutan militer dan adat berlangsung khidmat di Baseops Lanud Raden Sadjad, yang kemudian dilanjutkan dengan agenda ramah tamah terbatas di VIP Room Graha Serasan.
Dalam agenda penyambutan tersebut, Wagub Nyanyang didampingi oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan, Ketua DPRD Natuna Rusdi, Sekda Kabupaten Natuna Boy Wijanarko Varianto, serta jajaran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Natuna.
Kunjungan kerja berskala besar ini juga dikawal langsung oleh sejumlah pejabat tinggi jajaran TNI, di antaranya Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Pangkoarmada RI Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, Pangkoarmar Letjen TNI (Mar.) Dr. Endi Supardi, hingga Pangkoarmada I Laksda TNI Haris Bima Bayuseto beserta unsur pertahanan lainnya.
Wagub Nyanyang menegaskan bahwa kehadiran Menko Polkam di pulau terluar ini merupakan bukti nyata perhatian penuh pemerintah pusat terhadap wilayah perbatasan yang memegang nilai vital bagi pertahanan, keamanan, serta kedaulatan nasional.
“Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan sekaligus menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan seperti Natuna,” ujar Nyanyang Haris Pratamura.
Usai merampungkan sesi ramah tamah di VIP Room Graha Serasan, Menko Polkam Djamari Chaniago bersama seluruh jajaran petinggi TNI bergerak menuju markas Komando Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I untuk meninjau langsung kesiapan operasi pertahanan.
Pemerintah Provinsi Kepri berharap koordinasi lintas sektoral tingkat tinggi ini semakin memperkokoh stabilitas keamanan di Laut Natuna Utara, sekaligus mempercepat realisasi program kesejahteraan guna menjadikan Natuna sebagai beranda terdepan Indonesia yang disegani.(din)










Discussion about this post